• Home
  • Redaksi
  • Info Iklan
Minggu, September 13, 2026
  • Login
peristiwaindonesia.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nusantara
  • Investigasi
  • Selebritis
  • Sportaiment
  • Kesehatan
  • Suara Buruh
  • Daerah
  • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nusantara
  • Investigasi
  • Selebritis
  • Sportaiment
  • Kesehatan
  • Suara Buruh
  • Daerah
  • Pariwisata
No Result
View All Result
peristiwaindonesia.com
No Result
View All Result
Home Nusantara

Pemerintah Masih Mencari Format Pelaksanaan Program Makan Siang Dan Minum Susu Gratis Agar Efisien Dan Efektif

MTPM 01 by MTPM 01
22 Juli 2024
in Nusantara
0
Pemerintah Masih Mencari Format Pelaksanaan Program Makan Siang Dan Minum Susu Gratis Agar Efisien Dan Efektif
0
SHARES
56
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, -PERISTIWAINDONESIA.COM

Jika mengingat kembali penjelasan visi, misi dan program kampanye Prabowo-Gibran saat pilpres 2024 bahwa salah satu program unggulan Prabow Gibran jika terpilih sebagai Presiden/Wakil Presiden tahun 2024-2029 adalah memberikan makan siang dan minum susu gratis kepada para pelajar serta bantuan gizi untuk anak balita dan ibu hamil.

Program tersebut dapat mengatasi beberapa masalah, seperti stunting, kemiskinan, membuka lapangan pekerjaan, membangun dunia pertanian, peternakan, perikanan, mampu meraih swasembada pangan, meningkatkan perekonomian kerakyatan, meningkatkan kesejateraan petani, peternak, nelayan dan untuk jangka panjang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Kampanye Pilpres dimulai bulan November 2023 hingga saat ini, konsep tentang program makan siang dan minum susu gratis sudah mengalami beberapa perubahan, sementara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden tinggal tiga bulan lagi. Beberapa perubahan gagasan dan konsep yang sudah terjadi, adalah :

*Pertama,* adalah perubahan nama program, berawal dari program makan siang dan minum susu gratis, namanya diganti menjadi program makan bergizi dan minum susu gratis.

Perubahan nama program ini sudah sangat tepat karena program ini tidak hanya dilakukan di siang hari tapi juga dilakukan pada pagi hari, kususnya bagi anak yang belum sekolah dan bagi anak-anak pra sekolah, pulang sekolah sekitar jam 10 pagi, termasuk juga program ini menekankan kepada kandungan dan asupan gizinya.

*Kedua,* adalah perubahan besarnya anggaran dan sumber dananya. Saat kampanye Pilpres disebutkan oleh Pak Prabowo bahwa program makan siang dan minum susu gratis membutuhkan dana sekitar 450 trilyun, sumber dana dari APBN, bisa juga diambil dari anggaran pendidikan dan bantuan sosial, karena menurut Pak Prabowo bahwa makan siang dan minum susu juga tidak bisa dilepaskan dari anggaran pendidikan dan bantuan sosial.

Perubahan yang terjadi adalah besarnya anggaran dari 450 trilyun menjadi 71 trilyun, jika program tahun pertama yang masih mencari format terbaik, sebaiknya rencana anggaran 71 trilyun APNB 2025 masih terlalu besar, bisa beresiko dan berpotensi terjadi penyimpangan, sebaiknya anggaran untuk tahun pertama dianggarkan seminimal mungkin, pilih daerah yang sangat membutuhkannya, ada acuan yang bisa diukur yaitu berapa angka stunting dan tingkat kemiskinan di suatu daerah.

*Ketiga,* adalah sampai saat ini belum ada penjelasan yang pasti, siapa pelaksana untuk melaksanakan program ini, jika menyerap anggaran negara tentu harus ada legalitas. Dari info di media on line bahwa ada gambaran pelaksanaannya, dilakukan oleh Badan Pangan Nasional (Basanas), Koperasi atau Badan Usaha Milik Desa dan untuk menyiapkan makanan bergizi dan susu gratis diperlukan dapur umum,

Kesulitan terbesar yang akan dihadapi dalam menyiapkan makanan bergizi dan susu adalah proses menyediakan sumber pangannya dan siapa yang akan menyiapkan makanan dan susu sebanyak itu ? Jika ingin praktis tentu usaha catring yang mampu melaksanakannya, tapi apakah usaha catring ada di daerah terpencil termasuk juga mahalnya biaya transportasi ?

*Keempat,* adalah perubahan minum susu gratis diganti dengan telur ayam. Mengapa ada gagasan tersebut, tentu setelah mengetahui bahwa produksi susu segar nasional masih defisit, tidak mampu memenuhi kebutuhan untuk semua anak pelajar dan ibu hamil.

Yang dikhawatirkan adalah program makan bergizi dan minum susu gratis menjadi ajang bisnis bagi beberapa kelompok tertentu karena adanya berita di media on line bahwa anggaran dari 15.000 per anak turun menjadi 7.500 sampai 9.000 per. Adanya berita tersebut sebuah tanda bahwa belum adanya aturan yang pasti berapa besarnya anggaran dari pemerintah.

Masih ada beberapa tantangan lainnya, seperti sumber pangannya, seperti kebutuhan beras, daging, sayur mayur, buah-buahan dan susu. Secara umum, sumber pangan saat ini masih impor bahkan untuk produksi garam juga masih defisit. Tetapi dari banyaknya tantangan yang ada, pasti ada peluang besar di dalamnya, hanya saja belum bisa diketahui apakah program makan bergizi dan minum susu gratis ini memiliki anggaran untuk pemberdayaan bagi petani, peternak dan nelayan ?

Jika anggaran pemberdayaan tidak diusulkan di dalam RAPBN 2025 berarti program makan bergizi dan minum susu gratis tersebut tujuannya akan bergeser menjadi program bantuan sosial atau menjadi proyek pengadaan barang dan jasa.

Tim/Red

Previous Post

Banyak Ikan Mati Akibat PETI Di Suhaid, Masyarakat Marah,Minta Kapolda Kalbar Berantas Kegiatan PETI Di Sungai Batang

Next Post

Strategi Pemerintah Untuk Meraih Surplus Beras,Apakah Dengan Program Food Estate,Corporate Farming Atau Rice Astate.

MTPM 01

MTPM 01

RelatedPosts

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!
Kesehatan

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Tanpa Dokumen dan Pita Cukai, 73.200 Bungkus Rokok Ilegal Berhasil Diamankan
Nusantara

Tanpa Dokumen dan Pita Cukai, 73.200 Bungkus Rokok Ilegal Berhasil Diamankan

16 Mei 2026
“Koperasi Kuat, Desa Berdaulat”: Kintamani “Gaspol” Koperasi Merah Putih, Semua Pihak Terlibat, Kemandirian Ekonomi Desa Jadi Tujuan Utama!
Nusantara

“Koperasi Kuat, Desa Berdaulat”: Kintamani “Gaspol” Koperasi Merah Putih, Semua Pihak Terlibat, Kemandirian Ekonomi Desa Jadi Tujuan Utama!

30 Januari 2026
Bangli Ulurkan Tangan untuk Denpasar & Badung: TPA Landih Siap Tampung Sampah, Tapi Ada Syaratnya?
Nusantara

Bangli Ulurkan Tangan untuk Denpasar & Badung: TPA Landih Siap Tampung Sampah, Tapi Ada Syaratnya?

5 Januari 2026
Polres Gianyar Bongkar Sindikat Copet Internasional di Ubud, Suami Artis Korea Jadi Korban!
Nusantara

Polres Gianyar Bongkar Sindikat Copet Internasional di Ubud, Suami Artis Korea Jadi Korban!

3 Desember 2025
DPRD Bali Sidak Proyek Hotel Marriot di Payangan: Diduga Langgar Tata Ruang dan Perizinan!
Nusantara

DPRD Bali Sidak Proyek Hotel Marriot di Payangan: Diduga Langgar Tata Ruang dan Perizinan!

27 November 2025
Next Post
Strategi Pemerintah Untuk Meraih Surplus Beras,Apakah Dengan Program Food Estate,Corporate Farming Atau Rice Astate.

Strategi Pemerintah Untuk Meraih Surplus Beras,Apakah Dengan Program Food Estate,Corporate Farming Atau Rice Astate.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sejarah Lahirnya Tahlilan Dalam Upacara Kematian, Khususnya Di Tanah Jawa, Indonesia

Sejarah Lahirnya Tahlilan Dalam Upacara Kematian, Khususnya Di Tanah Jawa, Indonesia

23 Februari 2021
SBSI 1992 Minta Jokowi Berikan Pekerjaan Pengganti 514 Korda dan 7.230 Pendamping BSP Kemensos yang Kehilangan Pekerjaan

SBSI 1992 Minta Jokowi Berikan Pekerjaan Pengganti 514 Korda dan 7.230 Pendamping BSP Kemensos yang Kehilangan Pekerjaan

7 Januari 2022
Ditjen PFM Dihapus, Komisi VIII Berjanji Akan Tindaklanjuti Aspirasi Korda dan Pendamping Kecamatan

Ditjen PFM Dihapus, Komisi VIII Berjanji Akan Tindaklanjuti Aspirasi Korda dan Pendamping Kecamatan

18 Januari 2022
RUU Pertanahan Yang Baru, Hak Milik Dicabut Jika Tanah Tak Dipakai

RUU Pertanahan Yang Baru, Hak Milik Dicabut Jika Tanah Tak Dipakai

7 Agustus 2020
Atasi Krisis Air Bersih, Tapanuli Utara Butuh Dana Rp 60 Miliar

Atasi Krisis Air Bersih, Tapanuli Utara Butuh Dana Rp 60 Miliar

0
Mikie Funland Beroperasi Kembali Dengan Protokol New Normal

Mikie Funland Beroperasi Kembali Dengan Protokol New Normal

0
Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang juga Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menjawab pertanyaan saat wawancara di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (18/6/2020)

Yurianto yang Dijuluki “Pembawa Berita Kematian” karena Sampaikan Data Covid-19

0
Konimex Dukung Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Pandemi & New Normal

Konimex Dukung Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Pandemi & New Normal

0
Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026

Recent News

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026
peristiwaindonesia.com

Penerbit :
PT Rajawali Sukmajaya Pers
SK MENKUMHAM Nomor: AHU-41733.40.10.2014
SIUP Nomor: 2472/2306/1.1/0904/08/2017

Follow Us

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

©2008 www.peristiwaindonesia.com "Mandiri Terpercaya dan Profesional"

No Result
View All Result

©2008 www.peristiwaindonesia.com "Mandiri Terpercaya dan Profesional"

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In