Home / Bisnis / Headline

Kamis, 6 April 2023 - 15:28 WIB

KOPITU Sukses Menyongsong HUT Persahabatan Korea Selatan dan Indonesia ke 50 dengan Rentetan MoU

Penulis : Marjuddin Nazwar
Jakarta | PERISTIWAINDONESIA.COM

Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia Bersatu (KOPiTU) dalam rangka acara Ulang tahun persehabatan Korea Selatan dan Indonesia yang ke 50 Tahun dan bertepatan dengan peresmian kantor KOPITU di Korea. KOPITU menyongsong HUT Persahabatan kedua negara dengan rentetan MoU dalam bidang Sumber Daya Manusia, Kemasan UKM, Bisnis, Pariwisata, Renewable Energi, Pertanian serta banyak lainya yang dapat menguntungkan persahabatan antara Indonesia dan Korea Selatan.

Dikatakan Yoyok Pitoyo Selaku Ketua Umum KOPITU berangkat dan hadir langsung ke Korea Selatan dengan membawa Visi Misi KOPITU termasuk dalam melaksanakan rencana Sister City dan Sister State Kota-Kota di Indonesia dengan kota di Korea Selatan.

MoU yang dilakukan KOPITU setiap harinya selama berada di Korea Selatan tentunya satu tujuan dengan visi misi KOPITU dan tentunya juga sesuai dengan perjanjian Kerjasama Indonesia dan Korea Selatan atau CEPA.

Selama di Korea Selatan, KOPITU menandatangani berbagai macam MoU diantaranya, Pertama adalah MoU dengan Saekyung University Dalam bidang Penddikan yang ditandatangani oleh YoonSook Shim selaku President SaeKyung University, kedua dengan Soongsil University Di Bidang K-Pop Culture, Yang ditandatangani Beomsik Jang, Ph.D. President Soongsil University dan Disaksikan Oleh Bapak Atase Pendidikan Dan Kebudayaan KBRI Seoul, Gogot Suharwoto.

Ketiga dengan Korea Contents Business Center yang di tandatangani oleh Kim Yong Kwan selaku CEO dalam bidang Industri K-Culture dan dengan KEPA (Label Company K-POP). Selanjutnya dengan Sung Kyu Kim selaku President Jeju Tourism University dalam bidan Pendidikan dan pariwisata. Puncaknya adalah MoU dengan Song Young Woon, Ph.D. selaku President Yewon Arts University and Goyang High School of Arts yang disaksikan langsung oleh walikota Koyangsi.

Puncak acara KOPITU di Korea Selatan ditutup degan sambutan Ketua Umum KOPITU di rangkaian acara HUT Kerjasama Indonesia dan Korea Selatan ke 50 Tahun“Saya sangat bangga bisa sampai di titik ini dalam membawa visi misi KOPITU ke langkah Internasional, dan ini merupakan langkah awal KOPITU dalam mengeksekusi program-program yang sudah direncanakan dan akan dikembangkan dalam mendukung Kerjasama antara kedua negara Indonesia dan Korea Selatan” ucap Yoyok Pitoyo.

Dalam kesempatan ini juga, KOPITU diberikan kesempatan menyampaikan sambutan dalam Acara Ulang Tahun persahabatan Korea Selatan dengan Indonesia yang ke 50 Tahun dan KOPITU siap memperkuat program Kerjasama CEPA. (RED)

Share :

Baca Juga

Headline

Tentara Diraja Malaysia Kunjungi Makotis Satgas Pamtas

Bisnis

*Sidang Lanjutan Kasus BBM, Saksi Ahli : Pertalite bukan Jenis BBM Bersubsidi dan Pembelian Pertalite 300 Diperbolehkan* Salatiga, Sidang yang dimulai sekitar pukul 13,00 dengan Terdakwa Pj dan W memasuki persidangan yang ke 9, dipimpin Hakim Ketua Abdullatip, S.H., M.H. Hakim Anggota Devita Wisnu Wardhani, S.H., M.H. dan Hakim Anggota Angggi Maha Cakri, S.H., M.H., bertempat di Pengadilan Negeri Salatiga Jl.Veteran No 4 Kota Salatiga Jawa Tengah, Senin 6 November 2023. Agenda sidang yang rencananya permintaan keterangan ahli kementrian migas yang di hadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan sudah dua kali tidak hadir, akhirnya sidang tetap berjalan meskipun tanpa kehadiran saksi ahli secara bertatap muka langsung, majelis hakim tetap menyidangkannya dengan menghadirkan saksi ahli melalui sidang secara elektronik atau online, tim kuasa hukum Terdakwa Pj dari LBH ADIL Indonesia, Pengacara Yunus, S.H., M.H., C.Med., C.L.A, Ady Putra Cesario S.H.M.H., dan Agustinus Wahyu Pambengkas, S.H, M.H. Di akhir sidang Majelis Hakim Pengadilan Negeri Salatiga mengagendakan kembali sidang lanjutan pada hari kamis tanggal 9 November 2023. Sementara itu tim kuasa hukum PJ saat di mintai tanggapan beberapa awak media terkait jalannya proses persidangan mengatakan. ” Ya mas seperti yang teman teman lihat sendiri saksi ahli dari JPU tidak hadir secara bertatap muka langsung di persidangan tapi melalui sidang zoom online, temen temen juga sudah melihat dan mendengar sendiri jalannya proses persidangan. ” bahwa saksi ahli mengatakan didepan persidangan untuk pembelian pertalite sebesar 300 ribu itu tidak ada masalah karena untuk pembelian pertalite tidak ada batasan terkait dengan besarnya pembelian, artinya pembelian sebesar 300 ribu itu tidak melanggar hukum. ” bahwa saksi ahli juga mengatakan kalau pertalite itu bukan jenis BBM bersubsidi tapi penugasan, yang termasuk jenis BBM bersubsidi itu jenis solar,” terang tim pengacara PJ. “Bahwa ahli juga menyampaikan bahwa pembelian pertalite di SPBU yang pengisiannya langsung ke tangki mobil itu tidak masalah, yang tidak boleh itu ketika pembelian pengisiannya langsung ke jirigen, jadi saya rasa untuk permasalahan klien kami saudara PJ sebenarnya sudah terang benderang klien kami tidak terbukti melakukan perbuatan pidana, artinya perbuatan pidana apa dan atau kesalahan yang mana yang dilakukan klien kami pada saat OTT tersebut, ” tutur tim kuasa hukum PJ. Ditempat terpisah masih di lingkungan PN Salatiga, beberapa Ketua dari berbagai lembaga kontrol sosial Ketua Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah (LP2KP) Jateng, Ketua GNP Tipikor Jateng dan Ketua KANNI Semarang memberikan statmen singkat sehubungan kasus ini,” kami dan beberapa lembaga dan media online yang tersebar diseluruh Indonesia baik itu dari Jateng,Jatim,Jabar, DKI Jakarta, Banten, Sumatera, Aceh, Kalimantan, Sulawesi, Papua dan juga daerah terus mengawal jalannya proses persidangan perkara yang melibatkan teman kita pimpinan redaksi patroli’86 saudara Pj sampai dengan adanya putusan seadil adilnya. “Kemudian, kami juga memantau langsung jalannya proses persidangan, dan sebagai lembaga pengawasan dan kontrol sosial kami berharap hukum ditegakkan seadil adilnya jangan pandang bulu, siapapun yang melakukan perbuatan melanggar hukum berikan saksi hukum dan siapapun yang tidak terbukti melanggar hukum bebaskan mereka dari tuntutan hukum. Kemudian ketika ditanya terkait fakta persidangan Ketua LP2KP Sumakmun mengatakan itu ranahnya tim, ranahnya kuasa hukum PJ untuk menyampaikan berkaitan dengan subtansi perkaranya dan itu sudah dijelaskan. “Kalau kami sebagai lembaga pengawasan dan atau sosial kontrol hanya ingin proses persidangan berjalan objektif saja, “kata makmun. “Kami hanya meminta dan berharap kepada Tim Kuasanya PJ dan juga Majelis Hakim yang memeriksa perkara tersebut agar hal hal berkaitan dengan bukti bukti semua di perlihatkan dipersidangan agar masyarakat mengetahui fakta yang sebenarnya atas peristiwa OTT BBM Bersubsidi yang menghebohkan masyarakat tersebut jangan ada yang ditutup tutupi. “Sebagai lembaga pengawasan dan atau sosial kontrol kami berharap proses hukum harus berjalan dengan objektif, rakyat, APH, pejabat sama saja kedudukannya di hadapan hukum, yang salah katakan salah yang benar katakan benar, yang tidak melanggar hukum ya harusnya bebas dari tuntutan hukum, sebaliknya ketika ada oknum yang bermain main dengan hukum semisal meminta uang dan merekayasa hukum ya harus di proses hukum dan ditindak tegas,” pinta makmun. “Kemudian untuk bukti CCTV atas OTT BBM bersubsidi yang heboh di masyarakat dan sudah disebarluaskan oleh beberapa media yang mengatakan barang bukti (BB) itu milik PJ, di ambil ditempat PJ dan seterusnya itu harus dibuka seluas kuasnya di putar di persidangan biar masyarakat tau hal yang sebenarnya terjadi, semisal ada saksi yang menerangkan didepan persidangan dibawah sumpah tetapi berbeda dengan fakta kejadian seperti dalam CCTV mohon untuk di proses hukum dan ditetapkan sebagai saksi yang memberikan keterangan palsu di depan persidangan, dan saya yakin Majelias Hakim yang menyidangkan perkara tersebut akan bertindak tegas sesuai ketentuan hukum. “Kalau perlu bukti CCTV itu setelah proses persidangan di publishkan di media sosial tik tok ataupun media media lain youtube misalkan supaya masyarakat tau fakta yang sebenarnya,” pungkasnya. (Tim Media)

Headline

Masyarakat Lampung Nobatkan Lenis Kogoya Jadi Tuan Panglima Negara Gelar Laduk Suttan Panglimo Perdamayan

Headline

LMA Minta Pemerintah Libatkan OAP untuk Bekerja di Perusahaan-Perusahaan yang Berdiri di Papua

Headline

LSM BERKORDINASI Temukan Marak Kasus Penyalahgunaan Izin Pertambangan Batubara di Kalimantan Timur

Daerah

ABDI SAPMA DIBATAS NEGERI Disambut Baik Masyarakat Kalbar

Headline

Kerap Jadi Ajang Pemerasan Bagi Petugas Jaga, Ketum SBSI 1992 Minta Kapolri Sigit Awasi Sel Kepolisian

Headline

LSM Berkordinasi Desak KPK Tindaklanjuti Dugaan Kasus Korupsi Gubernur Papua