Home / Nusantara

Selasa, 23 Agustus 2022 - 06:51 WIB

Wakil Gubernur Steven Kandou Terima Audensi PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi

Penulis: James Tuju

Manado, PERISTIWAINDONESI.com |

Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Drs Steven Kandou melaksanakan pertemuan dengan pihak PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi, Senin (22/8/2022).

Mereka membahas soal pembangunan jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Likupang-Paniki.

Di kesempatan itu, pihak PLN menyampaikan beberapa kendala terkait pembangunan proyek tersebut, salah satunya terkait adanya penolakan dari masyarakat.

Wakil Gubernur Sulut Steven Kandou menyatakan pada prinsipnya Gubernur sangat konsen pada kesuksesan proyek ini.

“Jadi dalam pertemuan ini kami selaku pemerintah Provinsi Sulut mendukung penuh supaya Likupang-Paniki ini bisa beroperasi di Bulan November 2022 agar DPSP makin cepat direalisasikan,” harapnya.

Disampaikannya, Pemprov Sulut tetap berpegangan pada ketentuan regulasi yang ada.

Selain itu, Pemprov Sulut juga akan mendukung penuh selama itu berjalan sesuai proses ketentuan dan koridor hukum yang berlaku.

“Progres pembangunan sudah di angka 58-60 persen. Masih ada waktu 4 bulan dan kami yakin hal itu bisa selesai di akhir tahun ini. Selama kendala-kendala ini bisa terselesaikan dan juga didukung dari Forkopimda Kabupaten dan Provinsi,” tuturnya (*)

Share :

Baca Juga

Nusantara

Minta Polres Padang Pariaman Usut Pungli Komite Tanpa Dasar Hukum Di SMA N 1 Sungai Geringging

Nusantara

Nusantara

Peringati Hari Raya Idul Adha 1443 H, Pemkab Lamsel Salurkan 53 Ekor Sapi

Nusantara

Paguyuban Ngudi Laras Dukung Syah Afandin Kembali Pimpin Langkat Periode 2024-2029

Nusantara

Ali Wongso : SOKSI Dukung Penuh Jokowi dan Gibran Berada Di Partai Golkar

Nusantara

Antisipasi Kelangkaan Minyak Goreng, Pemko Medan Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng, Warga : Terimakasih Pak Wali Kota

Nusantara

Harianto Diduga Terlibat Penyimpangan Dandes Dan Sengaja Undurkan Diri Dari Jabatan Sebagai Geuchik Sikerabang Agar Terlepas Dari Jeratan Hukum

Nusantara

Terkait Pemberitaan PNS Bukittinggi Diduga Mesum Akhirnya Laporkan Dua Peristiwa Penganiayaan Terhadap Dirinya Ke Polresta Bukittinggi