• Home
  • Redaksi
  • Info Iklan
Minggu, Agustus 23, 2026
  • Login
peristiwaindonesia.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nusantara
  • Investigasi
  • Selebritis
  • Sportaiment
  • Kesehatan
  • Suara Buruh
  • Daerah
  • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nusantara
  • Investigasi
  • Selebritis
  • Sportaiment
  • Kesehatan
  • Suara Buruh
  • Daerah
  • Pariwisata
No Result
View All Result
peristiwaindonesia.com
No Result
View All Result
Home Headline

SBSI 1992 Meminta Pemerintah Peduli Terhadap Keadaan Buruh Kelapa Sawit di Indonesia

abed nego panjaitan by abed nego panjaitan
20 September 2022
in Headline
0
SBSI 1992 Meminta Pemerintah Peduli Terhadap Keadaan Buruh Kelapa Sawit di Indonesia

Ketua Umum Serikat Buruh Sejahtera Indonesia 1992 Abednego Panjaitan

0
SHARES
269
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Penulis: Marjuddin Nazwar

Jakarta, PERISTIWAINDONESIA.com |

Serikat Buruh Sejahtera Indonesia 1992 (SBSI 1992) meminta pemerintah agar peduli terhadap keadaan Buruh yang bekerja di perkebunan-perkebunan Kelapa Sawit di Indonesia.

Pasalnya, kondisi buruh yang bekerja di perkebunan kelapa sawit tersebut sangat memprihatinkan.

“Hal ini terjadi karena lemahnya pengawasan, lokasi kebun yang sulit terjangkau dan rata-rata pekerjanya berpendidikan rendah,” kata Ketua Umum SBSI 1992 Abednego Panjaitan, Selasa (20/9/2022) di Jakarta.

“Banyak sekali laporan anggota yang merasa teraniaya bekerja di perkebunan-perkebunan Kelapa Sawit. Misalnya upah murah, modus perusahaan memakai istilah Buruh Harian Lepas (BHL) sehingga buruh tidak mendapatkan hak-haknya saat bekerja dan/atau usai di PHK perusahaan, tidak diikutsertakan program BPJS, perumahan yang tidak layak huni, sulitnya mendapatkan air minum (menunggu turun hujan), fasilitas keselamatan kerja yang minim, dan berbagai persoalan ketenagakerjaan lainnya,” terangnya.

Menurutnya, kondisi seperti ini telah lama terjadi dan tampaknya sengaja dibiarkan begitu saja. Padahal, kaum buruh di perkebunan tersebut adalah pahlawan yang turut berperan dalam menyumbangkan pemasukan pajak bagi negara.

“Mereka hidup seperti di jaman penjajahan. Diperas tenaganya, tak dipedulikan kesehatan dan keselamatan jiwanya, bahkan hidup dengan upah yang pas-pasan. Sementara pengusahanya hidup mewah dari kerja keras para buruh dan hasil tanah yang diberikan negara kepada pengusahanya. Ini sangat tidak adil, kenapa tidak kepada perorangan saja dibagi-bagikan tanahnya agar dapat diusahai maksimal,” ujarnya.

Dikatakannya, saat ini puluhan ribu buruh kelapa sawit yang terdaftar sebagai anggota SBSI 1992 meminta organisasi untuk memperjuangkan aspirasi mereka.

Temuan SBSI 1992, kata Abednego, petugas Dinas Tenaga Kerja Kabupaten/Kota dan Propinsi di seluruh Indonesia kerap berkolusi dengan pihak perusahaan kelapa sawit untuk melemahkan tuntutan pengurus Serikat Buruh.

“Pemerintah seharusnya membentuk tim khusus penanganan kasus buruh yang bekerja di perkebunan-perkebunan kelapa sawit. Jangan biarkan dinas tenaga kerja Kabupaten/Kota dan propinsi ikut-ikutan menindas kaum buruh di sektor ini,” harapnya.

Sekretaris Jenderal relawan Doakan Jokowi Menang Satu Kali Lagi ini membandingkan jauhnya kesejahteraan yang didapatkan buruh kelapa sawit yang bekerja di negara tetangga Malaysia.

Pengupahan di Malaysia memang bukan berdasarkan gaji bulanan, melainkan dengan sistem borongan namun penghasilan buruhnya lebih tinggi dibandingkan upah buruh kelapa sawit di Indonesia.

Padahal, buruh kelapa sawit asal Indonesia umumnya bekerja di kebun sawit pribadi milik warga Malaysia dengan penggajian tergantung tinggi dan rendah pohon sawit dan akses ke lokasi kebun tersebut.

“Dalam sehari buruh Indonesia yang bekerja di Malaysia bisa mendapatkan 3 (tiga) ton Tandan Buah Segar (TBS) dengan harga per ton sebesar 55 ringgit atau dirupiahkan berkisar Rp180 ribuan (1 Ringgit Malaysia = 3.290,08 Rupiah Indonesia) sehingga upah per hari bisa berkisar Rp500 ribuan untuk rata-rata tinggi pohon sekitar 25 meter. Beda lagi harga borongan untuk pohon yang lebih rendah, namun penghasilan terendah per harinya berkisar Rp300 ribuan,” jelasnya.

Lebih lanjut Abednego menyebutkan areal perkebunan kelapa sawit di Indonesia sangat luas dan merupakan salah satu pendulang penerimaan pajak tarif Bea Keluar (BK) produk kelapa sawit, selain pajak lain yang timbul akibat sektor usaha di bidang perkebunan kelapa sawit ini.

Disampaikannya, berdasarkan data periode 2017-2021 areal perkebunan Kelapa Sawit yang tersebar di 26 propinsi di Indonesia, kebun sawit nasional mencapai 15.081.021 hektare dan angka ini masih perkiraan saja, karena luas areal perkebunan sawit diduga tidak persis sama dengan izin yang dilaporkan kepada pemerintah.

“Dari 15,08 juta ha tersebut, mayoritas dimiliki oleh Perkebunan Besar Swasta (PBS) yaitu seluas 8,42 juta ha (55,8%), Perkebunan Rakyat (PR) seluas 6,08 juta ha (40,34%) dan Perkebunan Besar Negara (PBN) seluas 579,6 ribu ha (3,84%). Sedangkan jumlah Petani yang terlibat di Kelapa Sawit sebanyak 2.673.810 orang dan jumlah Tenaga Kerja yang bekerja di perkebunan Kelapa Sawit sebanyak 4.425.647 pekerja. Ini berdasarkan data Kementerian Pertanian tahun 2019,” tandasnya (*)

Tags: Headline
Previous Post

Mahfud Md: Dugaan Korupsi Lukas Enembe Bukan Rp 1 M tapi Ratusan Miliar!

Next Post

10 Jenis Produk Unggulan UMKM telah Masuk Ke Pasar Modern, Komitmen Bobby Nasution Jadikan UMKM Berkembang dan Naik Kelas Terbukt

abed nego panjaitan

abed nego panjaitan

RelatedPosts

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal
Headline

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia
Headline

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata
Headline

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026
Anggaran Kelurahan Muara Ampolu Diduga Disalahgunakan, Masyarakat Minta Lurah Dievaluasi
Headline

Anggaran Kelurahan Muara Ampolu Diduga Disalahgunakan, Masyarakat Minta Lurah Dievaluasi

14 Juli 2026
Dugaan Prostitusi Terselubung Sentra Eropa Kotwis: Praktik “Koordinasi” Mencuat, Kinerja Satpol PP Bogor Dipertanyakan
Headline

Dugaan Prostitusi Terselubung Sentra Eropa Kotwis: Praktik “Koordinasi” Mencuat, Kinerja Satpol PP Bogor Dipertanyakan

14 Juli 2026
Diduga Bekingi Mafia BBM Oknum Aparat TNI Aktif Dan POM Sibolga Berkerjasama Dengan Pemilik SPBU   14.225.315 Terancam Dilaporkan Ke BPH Migas dan Puspomad TNI AD Dijakarta
Headline

Diduga Bekingi Mafia BBM Oknum Aparat TNI Aktif Dan POM Sibolga Berkerjasama Dengan Pemilik SPBU 14.225.315 Terancam Dilaporkan Ke BPH Migas dan Puspomad TNI AD Dijakarta

9 Juli 2026
Next Post
10 Jenis Produk Unggulan UMKM telah Masuk Ke Pasar Modern, Komitmen Bobby Nasution Jadikan UMKM Berkembang dan Naik Kelas Terbukt

10 Jenis Produk Unggulan UMKM telah Masuk Ke Pasar Modern, Komitmen Bobby Nasution Jadikan UMKM Berkembang dan Naik Kelas Terbukt

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sejarah Lahirnya Tahlilan Dalam Upacara Kematian, Khususnya Di Tanah Jawa, Indonesia

Sejarah Lahirnya Tahlilan Dalam Upacara Kematian, Khususnya Di Tanah Jawa, Indonesia

23 Februari 2021
SBSI 1992 Minta Jokowi Berikan Pekerjaan Pengganti 514 Korda dan 7.230 Pendamping BSP Kemensos yang Kehilangan Pekerjaan

SBSI 1992 Minta Jokowi Berikan Pekerjaan Pengganti 514 Korda dan 7.230 Pendamping BSP Kemensos yang Kehilangan Pekerjaan

7 Januari 2022
Ditjen PFM Dihapus, Komisi VIII Berjanji Akan Tindaklanjuti Aspirasi Korda dan Pendamping Kecamatan

Ditjen PFM Dihapus, Komisi VIII Berjanji Akan Tindaklanjuti Aspirasi Korda dan Pendamping Kecamatan

18 Januari 2022
RUU Pertanahan Yang Baru, Hak Milik Dicabut Jika Tanah Tak Dipakai

RUU Pertanahan Yang Baru, Hak Milik Dicabut Jika Tanah Tak Dipakai

7 Agustus 2020
Atasi Krisis Air Bersih, Tapanuli Utara Butuh Dana Rp 60 Miliar

Atasi Krisis Air Bersih, Tapanuli Utara Butuh Dana Rp 60 Miliar

0
Mikie Funland Beroperasi Kembali Dengan Protokol New Normal

Mikie Funland Beroperasi Kembali Dengan Protokol New Normal

0
Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang juga Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menjawab pertanyaan saat wawancara di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (18/6/2020)

Yurianto yang Dijuluki “Pembawa Berita Kematian” karena Sampaikan Data Covid-19

0
Konimex Dukung Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Pandemi & New Normal

Konimex Dukung Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Pandemi & New Normal

0
Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026

Recent News

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026
peristiwaindonesia.com

Penerbit :
PT Rajawali Sukmajaya Pers
SK MENKUMHAM Nomor: AHU-41733.40.10.2014
SIUP Nomor: 2472/2306/1.1/0904/08/2017

Follow Us

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

©2008 www.peristiwaindonesia.com "Mandiri Terpercaya dan Profesional"

No Result
View All Result

©2008 www.peristiwaindonesia.com "Mandiri Terpercaya dan Profesional"

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In