• Sel. Apr 23rd, 2024

Di Rokan Hilir, Diduga Mafia Tanah, Ancam Dihabisi Warga Yang Tanahnya Diserobot.

Rokan Hilir, Peristiwaindonesia.com ~
Korban Penyerobotan Tanah oleh Diduga Mafia Tanah, Sarana Intan Situmorang memposting keluhannya dimedia sosial facebook miliknya berharap Khalayak Nusantara yang membaca postingannya dapat membantu dirinya dan keluarga dalam kasus yang dia hadapi, Sabtu sore 31 April 2024.
Dalam postingannya, tolong aparat penegak hukum, khalayak ramai perhatikan kami yang telah diancam oleh mafia tanah yang menggarap tanah kami. Mengancam akan menghabisi nyawa kami bertiga ( Sekeluarga ), ungkapnya. Postingan itu juga diunggah di Group TAPTENG BERSATU UNTUK PERUBAHAN (TBUP) Senin 01/04/2024.
Teman-teman se-Nusantara, Nama ku Sarna Intan Situmorang dan Mamaku Boru Naung Adek Floren Tika Situmorang. Mau di habisi

Lebih lanjut dikatakan, Mafia Tanah ngamuk membawa massa dan berkata: “MAFIA TANAH” kalau marah Rokan Hilir, Jadi Lautan Api dan Lautan Darah.

Jadi tolong Penegak Hukum. Surat-surat kami ada disini satu tas. Asset ini Dibangun oleh Orangtua saya sejak 2095 lalu, keluhnya.

MAFIA TANAH memaksakan mau menghabisi kami bertiga disini.

Bapak-bapak Penegak Hukum, kami tidak perduli dengan nyawa kami lagi, kami hanya mempertahankan Rumah kami dan Ladang kami yang dibangun Bapakku Tahun 2005 sesuai bukti+bukti dan juga tanah kami. katanya dengan menangis.

Ada Bapak-bapak Polisi, tetapi mereka lawan, mereka mau menghabisi kami. Ya… teman-teman se-Nusantara.

Mau anarkis orang itu kepada kami, sudah capek kami. Bantu kami teman-teman. ucapnya dengan selalu menangis.

Kondisi memprihatinkan ini, kiranya Aparat Penegak Hukum proaktif dalam menanggapi kasus ini, agar tidak terjadi tindakan semena-mena. Kebenaran harus ditegakkan, karena hukum adalah Panglima, pinta pegiat LSM S. Marbun kepada media ini menanggapi keluhan warga yang terzolimi itu. ( Red / Tim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *