Home / Nusantara

Kamis, 28 Juli 2022 - 17:24 WIB

F-MIPA USU & Sarjana Pengangguran Audiensi ke Plt Bupati Langkat

Penulis: Muhammad Salim

Langkat, PERISTIWAINDONESIA.com |

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat H Syah Afandin SH menerima audiensi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (F-MIPA) USU program studi S1 Fisika, Selasa (26/7/2022) di ruang Kerja Wakil Bupati Langkat di Stabat.

Audiensi yang dipimpin Ka Prodi S1 Fisika USU DR Tulus Ikhsan Nasution SSi MSC ini bertujuan menjalin sinergitas antara fakultas F-MIPA USU program studi S1 Fisika dengan Pemerintah Kabupaten Langkat, terhadap pelaksanaan program Merdeka Belajar/Kampus Merdeka (MBKM).

Plt Bupati Langkat menyambut baik serta siap mendukung pelaksanaan MBKM. Serta menegaskan pemerintah daerah siap bekerjasama dan membantu pelaksanaannya.

“Nantinya program tersebut akan dikolaborasikan bersama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Langkat,” sebutnya.

Plt Bupati Langkat mengatakan pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa dengan melaksanakan penerapan dan pengembangan Teknologi Tepat Guna (TTG).

Serta kegiatan penelitian Dosen yang akan diaplikasikan bersama Bumdes Berkah Bersama, dalam bentuk terapan pengetahuan dengan menggunakan alat kontrol kualitas air kolam ikan otomatis, alat kontrol kelembaban dan suhu, serta Media Maggot BSF sebagai bahan pengganti pakan (Pelet) ikan.

Diyakini sangat berguna bagi peningkatan pengetahuan masyarakat.

“Hal itu dapat meningkatkan penghasilan dan perekonomian khususnya masyarakat Desa Teluk Meku, Kecamatan Babalan. Juga dapat menjadi contoh bagi masyarakat pembudidaya ikan ditempat lainnya,” imbuhnya.

Sementara Kaprodi S1 Fisika USU DR Tulus Ikhsan Nasution SSi MSC menyebutkan alat tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat pembudidaya ikan.

Dalam mengatasi dampak negatif penurunan kualitas, menurutnya, kelembaban dan suhu air kolam diakibatkan air hujan, yang mengakibatkan tingginya kematian ikan.

Serta media Maggot Black Soldier Fly, untuk menghasilkan maggot dengan produktivitas tinggi.

Dimana maggot BSF ini nantinya akan dimanfaatkan sebagai pakan ikan tinggi protein, sebagai alternatif pengganti pakan ikan (pelet).

Terima Audensi LKMDI

Sebelumnya Plt Bupati Langkat menerima audiensi Lembaga Kajian Masa Depan Indonesia (LKMDI), di Kantor Bupati Langkat, Stabat, Selasa (26/7/2022).

Dipimpin Direktur Eksekutif LKMDI Andi Junianto Barus SH didampingi Ketua Panitia Simposium Sarjana Pengangguran Kabupaten Langkat, Riski Fitri Ramadhani SKom beserta jajaran.

Audiensi mengundang secara resmi kehadiran Plt Bupati Langkat untuk membuka kegiatan Simposium Sarjana Pengangguran Kabupaten Langkat, pada Kamis 11 Agustus 2022, di Gedung PKK Langkat.

Syah Afandin berharap melalui giat simposium dapat memberikan pencerahan pemahaman pola pikir terhadap para sarjana yang masih menganggur.

Menurut Syah Afandin, lulusan sarjana tidak harus bekerja di pemerintahan dan menjadi karyawan perkantoran, tapi menggunakan ilmu yang sudah didapat saat kuliah untuk berkarya guna.

“Buat saya, sarjana itu tidak ada istilah nganggur. Selama kesemuanya tetap pada disiplin ilmu yang telah didapatnya. Ditambah perlunya mengatur mindset (pola pikir) untuk memberdayakan karya ciptanya dari hasil pendidikan yang sudah ditempuh,” ujar Syah Afandin.

Hadir mendampingi Plt Bupati Langkat diantaranya Plh Sekdakab Langkat Drs H Hermansyah MIP, Kepala Bappeda Rina Wahyuni Marpaung SSTP MAP, mewakili Kadis Kominfo, Kabid IKP Diskominfo Langkat M Faisal SE MIkom, dan Kabag Umpel Eka Syahputra Depari SSTP (*)

Share :

Baca Juga

Nusantara

Kapolda Banten Tinjau Pos Pengamanan Lebaran

Nusantara

Kapolri di Rakornas Forkopimda: Beri Pendampingan Penggunaan Anggaran ke Pemda Hingga Kawal Inflasi

Nusantara

Bocah Penggembala Sapi Trauma dan Sesak Nafas Diduga Korban Penganiayaan Pemilik Kebun

Nusantara

Pemerintah Masih Mencari Format Pelaksanaan Program Makan Siang Dan Minum Susu Gratis Agar Efisien Dan Efektif

Nusantara

Yunus HRD Continental Tampil Bacaleg Diduga Dibiayai Bisnis Ilegal Limbah B3

Nusantara

2024, Jalur Layang KA Kuala Namu, Medan & Binjai Dapat Digunakan

Nusantara

Bayi 1,5 tahun Hampir tidak bisa Operasi karena Orang tua Tidak ada Biaya

Nusantara

Lenis Kogoya dan Velix Vernando Wanggai Dinilai Layak Jadi Pejabat Gubernur Daerah Otonomi Baru Papua