• Home
  • Redaksi
  • Info Iklan
Kamis, Agustus 27, 2026
  • Login
peristiwaindonesia.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nusantara
  • Investigasi
  • Selebritis
  • Sportaiment
  • Kesehatan
  • Suara Buruh
  • Daerah
  • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nusantara
  • Investigasi
  • Selebritis
  • Sportaiment
  • Kesehatan
  • Suara Buruh
  • Daerah
  • Pariwisata
No Result
View All Result
peristiwaindonesia.com
No Result
View All Result
Home Nusantara

Faktor Apakah yang Membuat Indonesia Sulit Meraih Surplus Beras?

MTPM 01 by MTPM 01
21 Juni 2024
in Nusantara
0
Faktor Apakah yang Membuat Indonesia Sulit Meraih Surplus Beras?
0
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Penulis: Tonny Saritua Purba

Jakarta, PERISTIWAINDONESIA.com |

Program makan siang dan minum susu gratis adalah salah satu program unggulan Prabowo Gibran saat kampanye Pilpres 2024, diperkirakan program tersebut membutuhkan ketersediaan beras sekitar 6,7 juta ton. Apakah produksi beras dari dalam negeri mampu untuk menyediakannya ?

Tahun 2023 Indonesia impor beras sebanyak 3,3 juta ton, rencananya tahun 2024 akan melakukan impor beras kembali sebanyak 3 juta ton. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa tahun 2023 adalah impor beras terbesar sepanjang 5 tahun terakhir.

Alasan pemerintah melakukan impor beras adalah karena produksi beras dalam negeri tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi nasional dan pemerintah berasumsi bahwa produksi beras nasional akan mengalami penurunan tajam akibat dampak dari Elnino, sehingga pemerintah perlu melakukan impor beras untuk menjaga stok beras nasional dan juga untuk mengendalikan harga beras.

Sudah saatnya pemerintah memikirkan sebuah gagasan yang visioner dan revolusioner agar pemerintah bisa meraih surplus beras, dampak dari bertambahnya jumlah penduduk Indonesia setiap tahun maka produksi beras nasional juga harus ditingkatkan. Di sisi lain luas lahan pertanian setiap tahun selalu berkurang karena dampak alih fungsi lahan pertanian yang dipergunakan untuk pembangunan insfrastruktur, jalan tol, perumahan dan indusrtri.

Berdasarkan data dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyebutkan, terjadi pengurangan luas lahan pertanian yang cukup besar, lahan pertanian di Indonesia berkurang hingga 287 ribu hektar selama tujuh tahun terakhir.

Saat tahun 2023 jumlah penduduk Indonesia hampir 280 juta jiwa, diprediksi jumlah penduduk Indonesia tahun 2045 adalah sekitar 320 juta jiwa, berarti kebutuhan konsumsi beras akan semakin besar jumlahnya, inilah yang menjadi tantangan utama negara Indonesia, masalah ketersediaan beras karena hampir 99 persen masyarakat Indonesia mengkonsumsi nasi sebagai makanan pokok.

Data tahun 2023 dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat luas panen padi diperkirakan sebesar 10,20 juta hektare dengan produksi padi sekitar 53,63 juta ton gabah kering giling (GKG). Jika dikonversikan menjadi beras maka diperkirakan produksi beras pada 2023 sekitar 30,90 juta ton.

Data tahun 2023 dari United States Department of Agriculture (USDA), produksi beras Indonesia lebih rendah dibanding dengan konsumsinya.
Indonesia memproduksi beras sekitar 34 juta ton, sementara konsumsinya sekitar 35,7 juta ton

Pertanyaan yang sangat mendasar adalah apa yang harus dilakukan pemerintah agar produksi beras bisa surplus, produksi beras bisa di atas tingkat konsumsi beras secara nasional ? Jika bicara pertanian tentu tidak bisa dilepaskan dari dua hal, yaitu masalah luas lahan pertanian dan jumlah pelaku taninya. Data tahun 2023 dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah rumah tangga petani Indonesia sebagai petani yang menanam tanaman pangan sekitar 15,5 juta rumah tangga.

Perlu dukungan dari Wakil Rakyat yang ada di DPR RI untuk memberikan gagasan dan ide kepada pemerintah agar.pemerintah mencetak lahan pertanian tadah hujan. Berikan lahannya kepada petani, petani yang mendapatkannya adalah petani yang selama ini hanya penyewa lahan dan kepada petani penggarap.

Jika pemerintah mampu melakukannya maka pemerintah mudah untuk meraih surplus beras, pemerintah tidak perlu menunggu 5 tahun, cukup 2 atau 3 tahun kemudian bisa meraih surplus beras.

Penulis adalah Ketua Bidang Tani dan Nelayan Depinas SOKSI

Previous Post

TANGGAPAN KLARIFIKASI IGNASIUS MURTIKA.

Next Post

Tega Cabuli Anak Kandung Sendiri,Seorang Ayah Dilaporkan ke Polisi

MTPM 01

MTPM 01

RelatedPosts

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!
Kesehatan

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Tanpa Dokumen dan Pita Cukai, 73.200 Bungkus Rokok Ilegal Berhasil Diamankan
Nusantara

Tanpa Dokumen dan Pita Cukai, 73.200 Bungkus Rokok Ilegal Berhasil Diamankan

16 Mei 2026
“Koperasi Kuat, Desa Berdaulat”: Kintamani “Gaspol” Koperasi Merah Putih, Semua Pihak Terlibat, Kemandirian Ekonomi Desa Jadi Tujuan Utama!
Nusantara

“Koperasi Kuat, Desa Berdaulat”: Kintamani “Gaspol” Koperasi Merah Putih, Semua Pihak Terlibat, Kemandirian Ekonomi Desa Jadi Tujuan Utama!

30 Januari 2026
Bangli Ulurkan Tangan untuk Denpasar & Badung: TPA Landih Siap Tampung Sampah, Tapi Ada Syaratnya?
Nusantara

Bangli Ulurkan Tangan untuk Denpasar & Badung: TPA Landih Siap Tampung Sampah, Tapi Ada Syaratnya?

5 Januari 2026
Polres Gianyar Bongkar Sindikat Copet Internasional di Ubud, Suami Artis Korea Jadi Korban!
Nusantara

Polres Gianyar Bongkar Sindikat Copet Internasional di Ubud, Suami Artis Korea Jadi Korban!

3 Desember 2025
DPRD Bali Sidak Proyek Hotel Marriot di Payangan: Diduga Langgar Tata Ruang dan Perizinan!
Nusantara

DPRD Bali Sidak Proyek Hotel Marriot di Payangan: Diduga Langgar Tata Ruang dan Perizinan!

27 November 2025
Next Post
Tega Cabuli Anak Kandung Sendiri,Seorang Ayah Dilaporkan ke Polisi

Tega Cabuli Anak Kandung Sendiri,Seorang Ayah Dilaporkan ke Polisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sejarah Lahirnya Tahlilan Dalam Upacara Kematian, Khususnya Di Tanah Jawa, Indonesia

Sejarah Lahirnya Tahlilan Dalam Upacara Kematian, Khususnya Di Tanah Jawa, Indonesia

23 Februari 2021
SBSI 1992 Minta Jokowi Berikan Pekerjaan Pengganti 514 Korda dan 7.230 Pendamping BSP Kemensos yang Kehilangan Pekerjaan

SBSI 1992 Minta Jokowi Berikan Pekerjaan Pengganti 514 Korda dan 7.230 Pendamping BSP Kemensos yang Kehilangan Pekerjaan

7 Januari 2022
Ditjen PFM Dihapus, Komisi VIII Berjanji Akan Tindaklanjuti Aspirasi Korda dan Pendamping Kecamatan

Ditjen PFM Dihapus, Komisi VIII Berjanji Akan Tindaklanjuti Aspirasi Korda dan Pendamping Kecamatan

18 Januari 2022
RUU Pertanahan Yang Baru, Hak Milik Dicabut Jika Tanah Tak Dipakai

RUU Pertanahan Yang Baru, Hak Milik Dicabut Jika Tanah Tak Dipakai

7 Agustus 2020
Atasi Krisis Air Bersih, Tapanuli Utara Butuh Dana Rp 60 Miliar

Atasi Krisis Air Bersih, Tapanuli Utara Butuh Dana Rp 60 Miliar

0
Mikie Funland Beroperasi Kembali Dengan Protokol New Normal

Mikie Funland Beroperasi Kembali Dengan Protokol New Normal

0
Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang juga Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menjawab pertanyaan saat wawancara di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (18/6/2020)

Yurianto yang Dijuluki “Pembawa Berita Kematian” karena Sampaikan Data Covid-19

0
Konimex Dukung Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Pandemi & New Normal

Konimex Dukung Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Pandemi & New Normal

0
Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026

Recent News

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026
peristiwaindonesia.com

Penerbit :
PT Rajawali Sukmajaya Pers
SK MENKUMHAM Nomor: AHU-41733.40.10.2014
SIUP Nomor: 2472/2306/1.1/0904/08/2017

Follow Us

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

©2008 www.peristiwaindonesia.com "Mandiri Terpercaya dan Profesional"

No Result
View All Result

©2008 www.peristiwaindonesia.com "Mandiri Terpercaya dan Profesional"

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In