• Home
  • Redaksi
  • Info Iklan
Sabtu, September 12, 2026
  • Login
peristiwaindonesia.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nusantara
  • Investigasi
  • Selebritis
  • Sportaiment
  • Kesehatan
  • Suara Buruh
  • Daerah
  • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nusantara
  • Investigasi
  • Selebritis
  • Sportaiment
  • Kesehatan
  • Suara Buruh
  • Daerah
  • Pariwisata
No Result
View All Result
peristiwaindonesia.com
No Result
View All Result
Home Headline

Gawat, Dinas Dukcapil Kota Padangsidimpuan Urus e-KTP Minta Bayaran ke Warga

abed nego panjaitan by abed nego panjaitan
19 Desember 2021
in Headline
0
Gawat, Dinas Dukcapil Kota Padangsidimpuan Urus e-KTP Minta Bayaran ke Warga
0
SHARES
293
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Penulis: Friska Harahap

Padangsidimpuan, PERISTIWAINDONESIA.com |

Di lain tempat awak media mengkonfirmasi

Beberapa warga masyarakat Kota Padangsidimpuan kepada kru Media ini melaporkan, bahwa Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Padangsidimpuan meminta bayaran untuk pembuatan e-KTP.

Hal ini disampaikan sejumlah warga yang enggan namanya disebutkan, Sabtu (18/12/2021) di Padangsidimpuan.

Salah satu warga berinitial MB mengakui terpaksa membayar agar langsung mendapatkan KTP.

“Kami sekeluarga membuat KTP ke Dinas Dukcapil Padangsidimpuan, tapi harus membayar Rp50.000 per orang agar langsung mendapatkan KTP. Jika tidak membayar, maka pegawai Dukcapil bagian pendataan dan di ruang pengurusan KTP selalu menyatakan Blanko tidak ada. Kami hanya diberi secarik kertas. Sehingga kami sering bolak-balik ke kantor Dukcapil untuk mengurus KTP kami, dan selalu dikatakan blanko tidak ada. Bahkan sampai setahun lebih kami tidak memiliki KTP, dengan alasan blanko tidak ada,” terangnya.

Menurut MB, selama blanko e-KTP tidak ada, maka dia dan keluarganya hanya menggunakan secarik kertas sebagai tanda warga Kota Padangsidimpuan.

“Sampai kertas yang kami pegang koyak-koyakpun tetap blanko tidak ada. Karena butuhnya kami KTP, maka dengan terpaksa kami membayar Rp50.000 per orang supaya blanko dikeluarkan. Dan lucunya setelah dibayar,  tiba-tiba blanko hari itu sudah ada dan KTP kami diserahkan,”ungkapnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya.

“Perkataan MB itu bukan rahasia umum lagi. Kami pun membuat KTP membayar Rp50.000 per orang. Saya sendiri baru mengurus KTP bayar Rp50.000, dan hari itu juga langsung keluar blanco KTP-nya. Anehnya, beberapa jam kemudian saudara saya mengurus KTP ke kantor Dukcapil Padangsidimpuan, karena tidak memiliki uang hari itu, alhasil saudara saya hanya mendapatkan secarik kertas. Menurut petugas Dukcapil, blanko tidak ada. Lah, tentu saja saya kaget mendengarnya. Masa sih dalam jangka 2 jam saja dengan saya, blanko KTP sudah tidak ada,” beber warga ini.

Menurutnya, Pungutan Liar (Pungli) pada Dinas Dukcapil Padangsidimpuan sudah sangat mengakar.

“Dari dulu sampai sekarang, taka da yang gratis. Kalau dulu kita maklumlah karena sistem manual. Tapi sekarang sudah sistem online, kenapa harus pungli terus-terusan? Masa blanko KTP nggak pernah ada di Dukcapil? Namun kalau ada membayar barulah tersedia blankonya. Ini anehkan?” tambah warga berinisial TS ini.

Warga lainnya berinitial SS meminta kepada Presiden Republik Indonesia Jokowi agar memperhatikan warga sipil di Kota Padangsidimpuan.

Pasalnya, untuk membuat KTP saja warga harus membayar.

“Kami dipungli oleh oknum-oknum pegawai Dukcapil, bahkan kalau kami bertanya kepada Kabid Dukcapil, kenapa kami tidak mendapat blanko KTP hari itu juga, selalu disebutkan memang blanko tidak ada. Tunggu sampai datang blanko, sabar saja,” kata SS meniru jawaban Kabid Dukcapil.

Menurut SS, Pejabat Kabid ini seolah-olah mendukung terjadinya pungli di lingkungan Dinas Dukcapil Padangsidimpuan.

Ironisnya, kata SS, kekacauan semakin parah ketika e-KTP warga terblokir dan tidak terdaftar di Dukcapil Kemendagri.

“Betapa sakitnya hati kami melihat perilaku oknum-oknum pegawai Dukcapil tersebut. Setelah uang kami diambil, KTP kami tidak didaftar (divalidasi) pula atau terblokir. Atau apalah istilahnya di Dukcapil Kemendagri sehingga kami tidak tercatat sebagai warga Negara Indonesia di pusat. Buktinya NIK kami tidak terdaftar,” sesal SS.

Oleh karena itu, warga meminta Presiden Jokowi untuk menindak tegas oknum Pegawai Dinas Dukcapil Padangsidimpuan yang diduga bertindak nakal dan melakukan pungli.

“Hanya untuk sebuah blanko KTP, tetap harus dibayar Rp50.000. Dengarkanlah jeritan kami ini Bapak Jokowi. Kami warga lemah, pantaslah kami tidak mendapatkan bantuan program pemerintah dari pemerintah pusat, ternyata sekarang kami bukan warga negara Indonesia,” keluhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Dukcapil Kota Padangsidimpuan Roni G Rambe, saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya membantah semua tudingan yang menyatakan bahwa e-KTP milik warga terblokir.

Pihaknya mengaku, tidak pernah mengeluarkan statement atau pernyataan bahwa, e-KTP warga terblokir.

“Berita (informasi e-KTP warga terblokir) tersebut, dinyatakan tidak benar. Tidak pernah ada statement tersebut,” tegasnya.

Namun demikian, pihaknya menyarankan, apabila ada nomor induk KTP (NIK) milik warga yang tidak bisa diakses dari pihak ketiga, maka Dinas Dukcapil akan melakukan konsolidasi secara manual ke data ware house (DWH) ke pusat. Paling cepat 1×24 jam atau paling lambat 2×24 jam, NIK itu sudah bisa diakses kembali.

Kemudian, Roni juga menjelaskan, apabila ada NIK warga yang tak bisa diakses, baik itu ketika hendak mengurus/mendaftar BPJS, Bank, SIM, kartu prabayar, CPNS, dan lainnya, bisa segera menghubungi bagian konsolidasi NIK dan Kartu Keluarga (KK) di Halo Disdukcapil dengan Nomor 1500537.

Selain itu, bisa juga menghubungi via WhatsApp/SMS ke Nomor 08118005373 dan email: callcenter.dukcapil@gmail.com atau boleh juga mendatangi langsung Dinas Dukcapil Kota Padangsidimpuan di Jalan Cempaka No 5 Kota Padangsidimpuan (*)

Tags: Headline
Previous Post

Tak Bisa Mendaftar NIB, Ratusan e-KTP Warga Padangsidimpuan Terblokir

Next Post

Pemkab Yalimo Panen Raya Ubi Jalar di Kampung Wutlarin Distrik Abenaho

abed nego panjaitan

abed nego panjaitan

RelatedPosts

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal
Headline

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia
Headline

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata
Headline

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026
Anggaran Kelurahan Muara Ampolu Diduga Disalahgunakan, Masyarakat Minta Lurah Dievaluasi
Headline

Anggaran Kelurahan Muara Ampolu Diduga Disalahgunakan, Masyarakat Minta Lurah Dievaluasi

14 Juli 2026
Dugaan Prostitusi Terselubung Sentra Eropa Kotwis: Praktik “Koordinasi” Mencuat, Kinerja Satpol PP Bogor Dipertanyakan
Headline

Dugaan Prostitusi Terselubung Sentra Eropa Kotwis: Praktik “Koordinasi” Mencuat, Kinerja Satpol PP Bogor Dipertanyakan

14 Juli 2026
Diduga Bekingi Mafia BBM Oknum Aparat TNI Aktif Dan POM Sibolga Berkerjasama Dengan Pemilik SPBU   14.225.315 Terancam Dilaporkan Ke BPH Migas dan Puspomad TNI AD Dijakarta
Headline

Diduga Bekingi Mafia BBM Oknum Aparat TNI Aktif Dan POM Sibolga Berkerjasama Dengan Pemilik SPBU 14.225.315 Terancam Dilaporkan Ke BPH Migas dan Puspomad TNI AD Dijakarta

9 Juli 2026
Next Post
Pemkab Yalimo Panen Raya Ubi Jalar di Kampung Wutlarin Distrik Abenaho

Pemkab Yalimo Panen Raya Ubi Jalar di Kampung Wutlarin Distrik Abenaho

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sejarah Lahirnya Tahlilan Dalam Upacara Kematian, Khususnya Di Tanah Jawa, Indonesia

Sejarah Lahirnya Tahlilan Dalam Upacara Kematian, Khususnya Di Tanah Jawa, Indonesia

23 Februari 2021
SBSI 1992 Minta Jokowi Berikan Pekerjaan Pengganti 514 Korda dan 7.230 Pendamping BSP Kemensos yang Kehilangan Pekerjaan

SBSI 1992 Minta Jokowi Berikan Pekerjaan Pengganti 514 Korda dan 7.230 Pendamping BSP Kemensos yang Kehilangan Pekerjaan

7 Januari 2022
Ditjen PFM Dihapus, Komisi VIII Berjanji Akan Tindaklanjuti Aspirasi Korda dan Pendamping Kecamatan

Ditjen PFM Dihapus, Komisi VIII Berjanji Akan Tindaklanjuti Aspirasi Korda dan Pendamping Kecamatan

18 Januari 2022
RUU Pertanahan Yang Baru, Hak Milik Dicabut Jika Tanah Tak Dipakai

RUU Pertanahan Yang Baru, Hak Milik Dicabut Jika Tanah Tak Dipakai

7 Agustus 2020
Atasi Krisis Air Bersih, Tapanuli Utara Butuh Dana Rp 60 Miliar

Atasi Krisis Air Bersih, Tapanuli Utara Butuh Dana Rp 60 Miliar

0
Mikie Funland Beroperasi Kembali Dengan Protokol New Normal

Mikie Funland Beroperasi Kembali Dengan Protokol New Normal

0
Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang juga Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menjawab pertanyaan saat wawancara di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (18/6/2020)

Yurianto yang Dijuluki “Pembawa Berita Kematian” karena Sampaikan Data Covid-19

0
Konimex Dukung Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Pandemi & New Normal

Konimex Dukung Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Pandemi & New Normal

0
Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026

Recent News

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026
peristiwaindonesia.com

Penerbit :
PT Rajawali Sukmajaya Pers
SK MENKUMHAM Nomor: AHU-41733.40.10.2014
SIUP Nomor: 2472/2306/1.1/0904/08/2017

Follow Us

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

©2008 www.peristiwaindonesia.com "Mandiri Terpercaya dan Profesional"

No Result
View All Result

©2008 www.peristiwaindonesia.com "Mandiri Terpercaya dan Profesional"

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In