Home / Headline

Jumat, 12 Maret 2021 - 10:32 WIB

Selalu Melayani Dengan Hati, Sosok Moeldoko Layak Jadi Presiden Ke-8 Indonesia

Kepala Suku asal Papua Dr Lenis Kogoya MHum

Kepala Suku asal Papua Dr Lenis Kogoya MHum

Penulis: Sri Karyati

Jakarta, PERISTIWAINDONESIA.com |

Jenderal TNI Purn Moeldoko sangat layak menjadi Presiden ke-8 Republik Indonesia, karena kepemimpinannya mirip Jokowi yang selalu melayani dengan hati.

Hal ini disampaikan Kepala Suku dari Papua Dr Lenis Kogoya, yang juga Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua, Jumat (12/3/2021) di Jakarta.

“Pak Moeldoko selalu mengatakan bahwa Kantor Istana Kepresidenan adalah pintu terakhir untuk melayani rakyat. Siapa lagi yang diharapkan rakyat kalau bukan kita. Itulah kata-kata yang selalu disampaikan pak Moeldoko kepada kami di Istana dalam berbagai kesempatan,” ungkap Lenis Kogoya.

Karena itu, menurut Lenis Kogoya, Jenderal Purn TNI Moeldoko telah disiapkan Tuhan untuk memimpin Indonesia ke depan.

Diakui Lenis Kogoya, rakyat telah melihat kepemimpinan Jokowi yang mengedepankan kepentingan Negara di atas segala-galanya. Lawan-lawan politik pun dirangkul untuk keutuhan Negara.

Sama halnya dengan Indonesia, membutuhkan sosok pemimpin seperti Jenderal Moeldoko yang siap melayani rakyat dengan hati.

“Indonesia butuh sosok yang tulus seperti pak Moeldoko, yang selalu melayani seperti Jokowi. Kalau rakyat ingin berjumpa pun tidak sulit karena sosok beliau yang selalu rendah hati,” tandasnya.

Lenis Kogoya berharap segenap rakyat Indonesia saling bergandengan tangan dalam membangun Indonesia menjadi Negara yang lebih kuat dan maju.

“Marilah kita berdoa bersama kiranya sosok pemimpin seperti pak Moeldoko menjadi harapan masa depan Indonesia yang telah dipersiapkan Tuhan untuk Indonesia,” harapnya.

Selain itu, Lenis Kogoya menghimbau masyarakat agar jangan saling menjelekkan satu sama lainnya.

“Kita sebagai anak bangsa perlu menjaga wibawa Istana. Harus dibedakan urusan Negara dengan organisasi atau Partai Politik. Jangan dikait-kaitkan jabatan Negara dengan keinginan masyarakat. Toh, pak Moeldoko tak punya ambisi berlebihan. Beliau kan diminta oleh pemilik suara untuk menjadi pemimpin. Jadi mari kita hargai aspirasi setiap orang,” ujar mantan Staf Khusus Presiden ini.

Lenis Kogoya berharap, persoalan politik kiranya diselesaikan dengan hati dingin dan mengedepankan konsep kasih persaudaraan (*)

Share :

Baca Juga

Headline

Mantan Ketua MK Hamdan Zoelva Ingatkan UU Tidak Wajibkan Ormas Terdaftar Atau Berbadan Hukum

Headline

Warga Desa Namodindang Berneh Kabupaten Karo Berharap Jambur Mereka Diperbaiki

Headline

Tak Pernah Diundang Rapat Soal Pembangunan Jalan Lingkar Siborongborong, DR Capt Anthon Sihombing Tuntut Keadilan

Headline

Soal Tolak Perpanjangan Izin PT PLS, Aspirasi Masyarakat Desa Gunung Baringin Tapsel Diterima Istana

Headline

Soal Pemotongan Pajak, Kegiatan PEN Taput Diduga Langgar Perjanjian Antara PT SMI Dengan Pemerintah Daerah

Headline

Pemekaran Kabupaten/Kota di Papua Akan Wujudkan Perdamaian dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Headline

Dana Desa Tidak Dibayarkan, 30 Kades di Kabupaten Mamuju Ajukan Protes Kepada Bupati

Bisnis

KOPITU Sukses Menyongsong HUT Persahabatan Korea Selatan dan Indonesia ke 50 dengan Rentetan MoU