• Home
  • Redaksi
  • Info Iklan
Sabtu, Agustus 22, 2026
  • Login
peristiwaindonesia.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nusantara
  • Investigasi
  • Selebritis
  • Sportaiment
  • Kesehatan
  • Suara Buruh
  • Daerah
  • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nusantara
  • Investigasi
  • Selebritis
  • Sportaiment
  • Kesehatan
  • Suara Buruh
  • Daerah
  • Pariwisata
No Result
View All Result
peristiwaindonesia.com
No Result
View All Result
Home Headline

“APAKAH TAHUN 2025 INDONESIA BISA MERAIH SURPLUS BERAS DAN TIDAK IMPOR BERAS LAGI” ?

MTPM 01 by MTPM 01
30 Mei 2025
in Headline, Nasional, Politik
0
“APAKAH TAHUN 2025 INDONESIA BISA MERAIH SURPLUS BERAS DAN TIDAK IMPOR BERAS LAGI” ?
0
SHARES
37
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, peristiwaindonesia.com –Menurut data BPS tahun 2024, tercatat luas panen padi diperkirakan sekitar 10,05 juta hektar, jika mengacu kepada luas baku sawah nasional tahun 2020, berdasarkan data Kementerian ATR/BPN seluas 7,4 juta hektar. Berapa sebenarnya luas sawah saat ini ? Saya belum menemukan data luas sawah, data yang ada adalah luas panen tahun 2024 sekitar 10,05 juta hektar.

Hal lain yang perlu dicermati adalah terkait produksi beras di Indonesia, dalam 5 tahun terakhir, sejak tahun 2020 sampai dengan tahun 2024 mengalami fluktuasi, dengan tren yang menunjukkan penurunan produksi. Data dari BPS mencatat produksi beras tahun 2023 sebanyak 31,45 juta ton mengalami penurunan tahun 2024 menjadi 30,34 juta ton.

Salah satu penyebat terjadi penurunan produksi beras karena luas sawah yang berkurang dan menyusutnya luas panen padi karena adanya alih fungsi lahan dan dampak perubahan iklim seperti El Nino. Data BPS mencatat produksi beras selama 5 tahun terakhir, sejak tahun 2020 adalah 31,36 juta ton, 31,33 juta ton, 31,10 juta ton, 31,45 juta ton dan tahun 2024 sebanyak 30,34 juta ton.

*Indonesia telah surplus beras dari bulan Januari sampai dengan bulan Mei 2025*

Pemerintah telah mencatat adanya surplus beras hingga bulan Mei 2025 sebanyak 3,5 juta ton, artinya produksi beras sudah lebih besar dari konsumsi beras nasional sejak bulan Januari 2025 sampai dengan bulan Mei 2025.

Cadangan beras pemerintah sebanyak 3,5 juta ton merupakan ekor tertinggi dalam 57 tahun terakhir. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga menyebutkan bahwa pencapaian ini sebagai sejarah ketahanan pangan nasional, sekaligus bukti keberhasilan kebijakan pemerintah dan kerja keras para petani.

*Apakah tahun 2025 Indonesia bisa meraih surplus beras dan berapa produksi beras yang harus dicapai ?*

Makna kalimat surplus beras adalah sebuah kondisi di mana jumlah produksi beras lebih besar jika dibandingkan dengan tingkat kebutuhan konsumsi beras, bisa diukur per bulan, per triwulan, per semester atau per tahun di suatu wilayah atau sebuah negara. Kata lain dari surplus beras adalah adanya kelebihan produksi beras dikurang konsumsi masyarakat.

Rata-rata produksi beras nasional setiap tahun adalah sekitar 30 hingga 31 juta ton, sementara kebutuhan konsumsi beras nasional berada di kisaran 31 juta ton per tahun dengan tingkat kebutuhan beras per bulan sebanyak 2,6 juta ton

Agar Indonesia surplus beras maka produksi beras per tahun haruslah lebih banyak 5 juta ton dari konsumsi nasional. Pemerintah harus memproduksi beras diatas dari kebutuhan nasional, jika kebutuhan beras nasional sebanyak 31 juta ton, maka produksi beras setidaknya lebih besar 5 ton, sehingga pemerintah harus memproduksi beras tahun 2025 sebanyak 36 juta ton.

Jika produksi beras nasional tahun 2025 bisa meraih sebanyak 36 juta ton maka Indonesia surplus beras, tidak perlu impor beras, cadangan beras sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, termasuk adanya cadangan beras jika terjadi krisis pangan atau gangguan produksi karena adanya perubahan iklim.

*Produksi beras bukan hanya tanggung jawab Kementerian Pertanian, ada peran Kementerian Kehutanan, pengusaha sawit dan pengusaha tanaman industri*

Terkait produksi beras merupakan tanggung jawab utama dari Kementerian Pertanian yang memiliki peran penting dalam memastikan produksi beras dan ketersediaan beras bagi seluruh rakyat Indonesia.

Beberapa hal utama yang dilakukan Kementerian Pertanian untuk memproduksi beras nasional adalah melakukan perluasan lahan sawah dengan program cetak sawah, melakukan optimalisasi hasil panen dari lahan sawah irigasi, sawah tadah hujan dan lahan rawa dengan menerapkan bibit unggul dan tehnologi.

Peran lainnya adalah Departemen kehutanan, potensi kawasan hutan sangat luas, kawasan bisa digarap oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) untuk menanam padi gogo, dengan konsep tumpang sari antara padi gogo dengan pohon berbuah, asal kelestarian hutan tetap dijaga, pohon yang ada tidak boleh ditebang, hutan harus tetap dijaga kelestariannya

Termasuk juga ada peran pengusaha tanaman industri dan pengusaha sawit, lahan yang ada bisa dimanfaatkan dengan tumpang sari antara padi gogo dengan pohon ekaliptus dan tumpang sari antara padi gogo dengan pohon sawit.

(Tonny Saritua Purba)

– Anggota Pokja Bidang Tani dan Nelayan DPP Partai Golkar

– Ketua Bidang Tani dan Nelayan Depinas SOKSI

 

Previous Post

‎”2.830 Bidang Tanah Terancam Tak Bersertifikat, Transparansi Dana Rp566 Juta Dipertanyakan” ‎

Next Post

‎”Warga dan Pemerintah Desa Kuta Mekar Protes Pelanggaran Prosedur Proyek Bendungan Cibeet oleh PT Waskita”

MTPM 01

MTPM 01

RelatedPosts

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal
Headline

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!
Kesehatan

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia
Headline

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata
Headline

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026
Anggaran Kelurahan Muara Ampolu Diduga Disalahgunakan, Masyarakat Minta Lurah Dievaluasi
Headline

Anggaran Kelurahan Muara Ampolu Diduga Disalahgunakan, Masyarakat Minta Lurah Dievaluasi

14 Juli 2026
Dugaan Prostitusi Terselubung Sentra Eropa Kotwis: Praktik “Koordinasi” Mencuat, Kinerja Satpol PP Bogor Dipertanyakan
Headline

Dugaan Prostitusi Terselubung Sentra Eropa Kotwis: Praktik “Koordinasi” Mencuat, Kinerja Satpol PP Bogor Dipertanyakan

14 Juli 2026
Next Post
‎”Warga dan Pemerintah Desa Kuta Mekar Protes Pelanggaran Prosedur Proyek Bendungan Cibeet oleh PT Waskita”

‎"Warga dan Pemerintah Desa Kuta Mekar Protes Pelanggaran Prosedur Proyek Bendungan Cibeet oleh PT Waskita"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sejarah Lahirnya Tahlilan Dalam Upacara Kematian, Khususnya Di Tanah Jawa, Indonesia

Sejarah Lahirnya Tahlilan Dalam Upacara Kematian, Khususnya Di Tanah Jawa, Indonesia

23 Februari 2021
SBSI 1992 Minta Jokowi Berikan Pekerjaan Pengganti 514 Korda dan 7.230 Pendamping BSP Kemensos yang Kehilangan Pekerjaan

SBSI 1992 Minta Jokowi Berikan Pekerjaan Pengganti 514 Korda dan 7.230 Pendamping BSP Kemensos yang Kehilangan Pekerjaan

7 Januari 2022
Ditjen PFM Dihapus, Komisi VIII Berjanji Akan Tindaklanjuti Aspirasi Korda dan Pendamping Kecamatan

Ditjen PFM Dihapus, Komisi VIII Berjanji Akan Tindaklanjuti Aspirasi Korda dan Pendamping Kecamatan

18 Januari 2022
RUU Pertanahan Yang Baru, Hak Milik Dicabut Jika Tanah Tak Dipakai

RUU Pertanahan Yang Baru, Hak Milik Dicabut Jika Tanah Tak Dipakai

7 Agustus 2020
Atasi Krisis Air Bersih, Tapanuli Utara Butuh Dana Rp 60 Miliar

Atasi Krisis Air Bersih, Tapanuli Utara Butuh Dana Rp 60 Miliar

0
Mikie Funland Beroperasi Kembali Dengan Protokol New Normal

Mikie Funland Beroperasi Kembali Dengan Protokol New Normal

0
Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang juga Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menjawab pertanyaan saat wawancara di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (18/6/2020)

Yurianto yang Dijuluki “Pembawa Berita Kematian” karena Sampaikan Data Covid-19

0
Konimex Dukung Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Pandemi & New Normal

Konimex Dukung Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Pandemi & New Normal

0
Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026

Recent News

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026
peristiwaindonesia.com

Penerbit :
PT Rajawali Sukmajaya Pers
SK MENKUMHAM Nomor: AHU-41733.40.10.2014
SIUP Nomor: 2472/2306/1.1/0904/08/2017

Follow Us

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

©2008 www.peristiwaindonesia.com "Mandiri Terpercaya dan Profesional"

No Result
View All Result

©2008 www.peristiwaindonesia.com "Mandiri Terpercaya dan Profesional"

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In