• Rab. Feb 28th, 2024

Kapolda Sulbar Kunjungi Posko Pengungsian di Malunda

Byabed nego panjaitan

Jan 17, 2021

Penulis: Kiyosi Bombang

Mamuju, PERISTIWAINDONESIA.com |

Memasuki hari ke-4 pasca gempa yang mengguncang daerah Majene dan Mamuju Provensi Sulawesi Barat (Sulbar), Kapolda Sulbar Irjen Pol Dr Eko Budi Sampurno MSi bersama Wakapolda Sulbar mengunjungi wilayah Majene tepatnya di Malunda yang juga mengalami kerusakan parah akibat dampak gempa dengan skala Magnetudo 6,2.

Kunjungan tersebut baru sempat dilakukan karena wilayah Mamuju juga mengalami kerusakan yang cukup parah. Apalagi Kapolda terus menerima kunjungan dari Pemerintah Pusat seperti Menteri yang datang untuk memberikan bantuan kepada para korban.

Kapolda Sulbar tiba di lapangan sepak bola Tassinara Kecamatan Malunda dengan menggunakan Helikopter Bell 412 dari Baharkam Mabes Polri, selanjutnya mengunjungi Dusun Aholeang Desa Mekatta dimana lokasi tersebut diketahui menimbun 3 orang dan merusakkan rumah sebanyak 10 KK.

Hanya saja, kondisi jalan menuju lokasi masih sulit dilalui karena timbunan longsor sehingga Kapolda dan rombongan beralih ke Posko pengungsian di Batu Lotong Kota Tinggi dan Posko SMK Kota Tinggi menuju Posko Induk Bukit Tinggi guna mengecek Kekuatan Personil, ketersediaan bahan makanan dan Dapur umum serta bantuan sembako yang ada, Minggu (17/1/2021).

Hal ini disampaikan langsung oleh Kabid Humas Kombes Pol Syamsu Ridwan saat dikonfirmasi kru PERISTIWAINDONESIA.com.

Kapolda menyampaikan terkait gempa pihak BMKG masih memberikan status Siaga di wilayah Sulawesi Barat khususnya di Kecamatan Malunda Kabupaten Majene dan belum mencabut status aman.

Untuk itu, para warga yang masih tetap dilokasi diminta untuk mengevakuasi diri ke area ketinggian namun tetap menjauhi daerah perbukitan yang rawan longsor.

Bersamaan dengan itu, pihaknya juga meminta kepada para pengungsi agar tidak khawatir dengan persediaan.

“Kami pastikan setiap bantuan akan tersalurkan secara merata hingga kondisi kembali normal. Setiap pendistribusian logistik akan dikawal oleh Kepolisian guna menghindari penjarahan di jalanan,” tutur Kapolda.

Kapolda juga meminta agar dapur umum menyediakan makanan bergizi seperti sayur-sayuran dan lauk pauk yang memadai untuk personil dan relawan yang berada di posko.

Kapolda dan rombongan melanjutkan perjalanan lewat darat memantau sekaligus mengecek situasi dan kondisi Posko pengungsian di sepanjang jalan (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *