Home / Nusantara

Sabtu, 23 Juli 2022 - 00:57 WIB

Kejati Sulut Laksanakan Upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-62 Tahun 2022 di Manado

Penulis : James Tuju

Manado, PERISTIWAINDONESIA.com |

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) melaksanakan upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-62 Tahun 2022, Jumat (22/7/2022) di lapangan Kantor Kejati di Manado.

Adapun tema Hari Bhakti Adhyaksa Tahun 2022 ini “Kepastian Hukum Humanis, Menuju Pemulihan Ekonomi”.

Dalam Upacara ini, Kepala Kejati Sulawesi Utara, Edy Birton SH MH bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Upacara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Korps Adhyaksa.

Dalam upacara ini, Kajati membacakan amanat Jaksa Agung RI.

Setelah Upacara selesai, Kajati Sulut didampingi Wakajati, Ketua Panitia HBA ke-62 Kejati Sulut, para Asisten, Kajari Manado dan Kasi Penkum Kejati Sulut langsung mengadakan Door Stop dengan Adhyaksa Pers Sulut di lapangan upacara kantor Kejati Sulut.

Dalam Door stop tersebut, Kajati Sulut menyampaikan arahan Jaksa Agung sebagaimana telah didengarkan lewat amanat yang disampaikan dalam upacara tadi, yang pada pokoknya menegaskan:

Pertama, bahwa atas nama penegakan hukum harus bisa memberikan keadilan bagi masyarakat.

Kedua, ini tahun politik ASN, khususnya Kejaksaan tidak boleh memihak salah satu pihak dan harus memaksimalkan penegakan hukum yang betul-betul sesuai dengan situasi dan kondisi serta kearifan lokal.

“Yang salah ya salah, yang benar ya benar,” jelasnya.

Kajati Sulut mengatakan bahwa saat ini Kejagung meluncurkan program Restorative Justice, disitu ada kriteria-kriteria tindak pidana atau tindakan apa yang harus di Restorative Justice.

Tujuan intinya, menurut Kajati adalah untuk mengembalikan harmonisasi di dalam kehidupan masyarakat, karena penghukuman tidak berarti terus bisa menyelesaikan masalah tapi juga bisa menimbulkan permasalahan-permasalahan baru.

“Mungkin karena terpidananya merasa dendam kepada keluarga korban. Restorative justice bertujuan agar situasinya dikembalikan untuk kembali normal,, harmonisasi biar terjaga antara warga satu dengan yang lain,” imbuhnya.

Dijelaskannya, terdapat 27 (dua puluh tujuh) perkara yang di Restorative Justice pada tahun 2022.

Lebih lanjut Kajati menyampaikan, penanganan kasus Korupsi yang telah ditangani adalah dugaan tipikor biaya operasional kantor BRI Unit Ulu Siau dan telah menyita tanah seluas 169 hektar.

Selain itu, dugaan tipikor Pengalihan Hak atas tanah negara ex HGU Puskud Propinsi Sulut, dimana disinyalir ada mafia tanah.

“Dan ada beberapa perkara yang sementara tahap Penuntutan di persidangan,” tandasnya.

Hadir dalam Upacara ini, Wakil Kepala Kejati Sulawesi Utara Fredy Runtu SH, Ketua Panitia Hari Bhakti Adhyaksa ke-62 Tahun 2022 Jeffry Paultje Maukar, SH MH yang juga Asisten Tindak Pidana Umum, Asisten Pembinaan Topik Gunawan SH MH, Asisten Intelijen Stanley Yos Bukara SH MH, Asisten Pengawasan Fatkhuri SH, Asisten Perdata Dan Tata Usaha Negara Rivo C M Madellu SH MH, Ketua IAD wilayah Sulawesi Utara Ny Lilien Birton, Wakil Ketua IAD wilayah Sulawesi Utara Ny Enda Fredy Runtu, Pengurus dan anggota IAD wilayah Sulawesi Utara, Kabag TU Reinhard TololiuSH MH, Kepala Kejaksaan Negeri Manado Esther PT Sibuea SH MH, para Koordinator, Keluarga Besar Purna Adhyaksa (KBPA), para Kasi, serta seluruh Pegawai Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara bersama seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Manado.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 (*)

Share :

Baca Juga

Nusantara

Syah Afandin Terima Audiensi Kepala BPN Langkat

Nusantara

Dukung Kampanye Politik Memenangkan PRABOWO GIBRAN RAKABUMING RAKA, RELAWAN PRABOWO-GIBRAN Yang Tergabung Dalam Kelompok IBU PRABU

Nusantara

Forkopimda Singkil Sambut Kunjungan Kapolda Aceh

Nusantara

Dinas PU Kota Medan Perbaiki Jalan Petunia, Warga Semakin Mudah Beraktifitas

Nusantara

Tingkatkan Kedisiplinan Anak, SMPIT dan SMAIT Raja Gelar Smart Camp

Nusantara

Musyawarah Adat dan Deklarasi Daerah Otonomi Khusus Papua Akan Diadakan 30-31 Mei S/d 1 Juni Di Wamena

Nusantara

Afandin Ikut Bagikan 70 Paket Sembako kepada Warga Stabat Lama

Nusantara

Diduga Pungli, Perpisahan Kelas VI Dijadikan Ajang Bisnis Oknum Guru SDN 01 SM : Semua Murid Wajib Bayar 50 Ribu dan 700 Ribu !!