Home / Nusantara

Sabtu, 30 Juli 2022 - 20:36 WIB

Komitmen PLN Dukung Kelistrikan DPSP Likupang, Sandiaga Uno: Wisata Bahari Likupang Bukan Kaleng-kaleng

Penulis : James Tuju

MINUT, PERISTIWAINDONESIA.com |

Sebagai bagian dari upaya memperkenalkan dan memaksimalkan Likupang yang sudah dicanangkan pemerintah, Likupang Tourism Festival 2022 digelar meriah

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno meresmikan Likupang Tourism Festival (LTF) 2022 sebagai bagian dari rangkaian acara tingkat internasional yang digagas oleh pemerintah dalam memberikan daya tarik bagi Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang.

Hadir pula Odo RM Manuhutu selaku Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dan General Manager Unit Induk Wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah Dan Gorontalo (UIW Suluttenggo) yang diwakili oleh Edi Saparta selaku Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manado.

Acara yang digelar mulai tanggal 29 hingga 31 Juli 2022 ini menampilkan berbagai sajian khas Likupang, mulai dari Lomba Musik Tradisional, Penanaman Mangrove, Pameran UMKM, Pentas Seni Budaya Dan Musik, hingga aksi Pelestarian Lingkungan yang melibatkan berbagai komunitas pecinta alam yang memanfaatkan sampah dari acara gelaran LTF 2022 menjadi bahan daur ulang.

Gelaran ini diharapkan dapat menjadi magnet wisatawan domestik dan juga masyarakat sekitar dengan target tiga puluh hingga empat puluh ribu pengunjung selama gelaran berlangsung.

Sandi menyampaikan harapan dan tujuan terbesar pada gelaran LTF 2022 ini adalah mengembalikan manfaat ekonomi kepada masyarakat Likupang sendiri dengan terciptanya peluang ekonomi yang potensial.

“Likupang pada tahun 2024 dapat menjadi destinasi yang betul-betul unggulan, destinasi yang bisa membuka peluang usaha dan lapangan kerja, destinasi yang bisa mensejahterakan masyarakatnya”, ujar Sandi.

Sandiaga Uno pun menyampaikan pemerintah akan hadir dengan dukungan program yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu salah satunya lewat gelaran event internasional untuk mempromosikan Likupang dan juga penyediaan infrastruktur pendukung.

“Likupang Tourism Festival 2022 berhasil menembus Kharisma Event Nusantara 2022, hal ini yang menjadi kebanggaan kita semua”, terangnya.

Edi Saparta yang ditemui disela-sela kegiatan menyampaikan komitmen PLN dalam terus mengawal dan mendukung kesiapan infrastruktur kelistrikan di daerah DPSP Likupang.

“Kami menyadari energi listrik menjadi salah satu fondasi terbesar suksesnya Program DPSP Likupang”, ucap Edi.

Disampaikan Edi, layaknya layanan listrik kelas 1 tanpa kedip yang disediakan agar Likupang Tourism Festival dapat sukses digelar, ini juga yang jadi jaminan untuk setiap gelaran acara dalam mendukung gema Likupang hingga ke kancah internasional.

Sandiaga Uno menyampaikan optimismenya program DPSP Likupang dapat berhasil dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat di sekitarnya.

“Luar biasa dan ini bukan kaleng-kaleng, kita punya peluang sangat besar untuk wisata bahari di Likupang ini”, tutupnya.

Berbagai dukungan dan penyediaan infrastruktur kelistrikan oleh PLN dalam mendukung pembangunan Nasional dapat dipantau langsung dari aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh secara gratis dari Play Store dan App Store (*)

Share :

Baca Juga

Nusantara

Syafarahman Angkat Bicara Terkait Pemilik SPBU 64.783.09 Sungai Ambawang Diduga Langgar Aturan My Pertamina

Nusantara

PASI Langkat Dilantik, Syah Afandin Yakin Banyak Atletik di Pedesaan

Nusantara

Aksi unjuk rasa Laskar Suku Betawi melawan mafia tambang

Headline

Soal Gaji Guru Tertunggak, Aulia Rachman: Ini Hari Harus Segera Dituntaskan

Nusantara

Masyarakat Subang Bangga, DPC SBSI 1992 Berikan Piagam Penghargaan kepada Kadinkes Subang dr Maxi

Nusantara

Koperasi Konsumen Wanita Tawar Sejuk Laksanakan RAT Tahunan yang ke-20

Nusantara

Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani Laksanakan Sholat Idul Fitri Dan Halal Bi Halal Bersama Masyarakat Di Perbatasan RI-Malaysia.

Nusantara

Ricuh Aksi Demo di Nabire, Dua Masyarakat Tak Terlibat Aksi Jadi Korban Penganiayaan Massa