Home / Nusantara

Sabtu, 28 Mei 2022 - 07:10 WIB

Polres Kabupaten Bekasi Terkesan Enggan Menangkap Para Pelaku Penganiayaan

Koordinator Nasional DPP LSM Berkoordinasi Marjuddin Nazwar

Koordinator Nasional DPP LSM Berkoordinasi Marjuddin Nazwar

LSM Berkordinasi : Terkait Salah Tangkap Disertai Tindakkan Penganiayaan Oleh Para Pelaku Bersama Diduga Oknum Polisi Jelas Sangat Tidak Manusiawi dan Akal Akalan Untuk Itu Polri Dalam Hal ini Harus Bertindak Tegas.

Penulis : Paulus Witomo

Bekasi Persia.Com

Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Bekasi dinilai lambat menangani kasus pengeroyokan yang terjadi di kampung Pekopen RT 03 RW 05 Kecamatan Tambun Selatan Kabupten Bekasi Bekasi Jawa Barat, Tiga Bulan yang lalu.

Mewakili pelapor, Junardi paman korban Olan Saputra sekaligus ayah dari saksi Aria Aprilia Wahyudi kecewa, lantaran pelaku dalam kasus pengeroyokan ponakan dan anaknya belum juga ditangkap.

“Sudah lebih dari tiga bulan, pelakunya belum ada yang ditangkap. Artinya penanganan kasusnya lambat,” kata Junardi yang akrab disapa Aseng kepada Media Indonews Jumat (27-5-2022).

Aseng berharap keseriusan dari pihak kepolisian dalam menangani kasus tersebut. Karena menurut informasi yang didapatkan pihak korban, para pelaku dalam kasus itu, Diduga adalah cepu/kaki tangan polisi dan diduga juga ada oknum Intel Polres kabupaten Bekasi yang terlibat sesuai yang terlihat adegan video penangkapan,

“Kalau sampai tidak ada tindakan dari Polres Kabupaten Bekasi, kita mau melapor ke Polda dan Propam bahkan kalau perlu kita akan lapor juga ke Mabes Polri soalnya kasus ini kalau melihat dalam vidio rekaman CCTV saat pengeroyokan bahwa salah satu dari dugaan pelakunya sempat buang tembakan senjata api ke atas dan dugaan kuat itu adalah oknum intel,” tegasnya.

“Soalnya akibat pengeroyokan itu korban Olan Saputra hingga kini salah satu kupingnya pendengarannya jadi agak terganggu, dan anak saya jadi trauma takut kalo mau keluar malam,” imbuhnya

Saya minta pada Kapolres kabupaten Bekasi dan jajarannya untuk bekerja serius agar bisa mengungkap kasus ini, Kok susah banget ya? padahal ada rekaman CCTV saat kejadian Pengeroyokan, tapi dah tiga bulan lebih tak ada perkembangan yang signifikan,”pintanya.

Ditempat terpisah, Koordinator DPP LSM Berkoordinasi Marjuddin Nazwar menyayangkan atas Kinerja dari anggota Polres Kabupaten Bekasi yang terkesan lambat dalam menangani kasus tersebut, Padahal Surat SP2HP ketiga sudah keluar tapi hingga kini belum ada kabar gelar perkara atau kejelasan setatusnya Lidik atau Sidik atas tindakkan pidana yang dilakukan para terlapor,

“Sangat disayangkan sudah tiga bulan lebih pelaku dugaan pengeroyokan tersebut belum ditangkap, SP2HP ketiga sudah keluar akan tetapi hingga kini belum ada kejelasan kasusnya,”ujarnya

Menurutnya, Sebagai sebuah instansi yang menjadi Garda terdepan penanganan sebuah kasus pelanggaran Tindak Pidana, semestinya Kepolisian sebagai lembaga hukum yang bisa di harapkan oleh masyarakat sebagai pengayom dan pelayan terutama dalam bidang pelanggaran hukum dapat segera memberikan efek jera bagi para pelaku.

“Hal ini tentu harus selaras dengan kinerja yang baik dan profisional juga akuntabel sehingga tercipta kondisi yang stabil di masyarakat terutama adanya laporan masyarakat tentang tindakan perbuatan melawan hukum yang harus di tangani secara cepat dan tepat juga terbuka, sehingga masyarakat tidak bertanya tanya”terangnya

Lanjut dirinya, kalo kinerjanya lambat begini tak sesuai dengan slogan Kapolri saat ini yaitu PRESISI, saya minta kepada Kapolres Kabupaten Bekasi kasus ini harus menjadi atensi dan harus menjadi Prioritas apalagi ada dugaan Kesalahan SOP anggotanya dalam kasus ini, terlebih dalam aksi pengeroyokan ada yang menembakan senjata api, ini harus ditangani dengan serius, jika tidak akan menjadi catatan buruk dimasyarakat,” terangnya.

Sebelumnya untuk diketahui, Bahwa Dua Remaja Asal Palembang Menjadi Korban Pengeroyokan Orang Tak Dikenal (OTK) -Peristiwa itu, terjadi di jalan Pekopen RT 03 RW 05 Kecamatan Tambun Selatan Kabupten Bekasi Bekasi Jawa Barat. Tepatnya dipinggir jalan didepan pertokoan Malam Selasa (22/2/2022) jam 00:32 Wib, Yang telah melaporkan kejadian tersebut dengan No LP/B/443/II/2022/SPKT/Polres Metro Bekasi/Polda Jawa Barat pada Rabu tanggal 23 Februari 2022

Adapun korban yakni Olanda Saputra (26) dan Aria Aprilia Wahyudi (20). Keduanya merupakan warga Asal Palembang yang berdomisli Jalan Setiadarma Kampung Darma Jaya Nomor 87 RT 002 RW 03 kabupaten Bekasi.(Rel)

Share :

Baca Juga

Nusantara

Diduga Tidak Miliki Dokumen Pendukung IPK, PT MKS Terancam Dilaporkan. GPN 08 : Kejagung, Usut Kerugian Negara

Nusantara

Polres Kayong Utara Datangi TKP adanya aduan masyarakat tentang Kebakaran Di Kawasan Hutan di Pangkalan Pendaratan Ikan

Nusantara

DPP LSM BERKORDINASI : Keperihatinan Bersama Untuk Kelanjutan Generasi Penerus Anak Bangsa Yang Terkesan Terancam Perkembangannya Oleh Gerakan Masif dan Tersetrukturnya PPDB Kota Bekasi

Nusantara

Dirpamobvit Polda Banten, Dampingi Danrem 064/MY Kegiatan Sail dan Touring Sekeseler Siliwangi ke Pulau Panjang

Nusantara

Diduga Tak Tepat Sasaran. Ketua GM Pujakesuma Langkat Soroti Penyaluran Dana Bantuan Sosial Desa Paluh Pakih Babussalam

Nusantara

Wujudkan Implementasi JKN-KIS, Gayo Lues Raih Penghargaan UHC Award 2023

Nusantara

Munadi Herlambang: Jasa Raharja Partisipasi Penanaman 20.000 Pohon di Seluruh Indonesia

Nusantara

Hadiri Isra Mi’raj di Gebang, Afandin Didukung Terus Pimpin Langkat Hingga 2029