Home / Headline

Senin, 14 September 2020 - 16:39 WIB

Sadis, Orangtua Bunuh Anak Sendiri Pinjam Cangkul Tetangga Dalih Ngubur Kucing

Penulis : Sukma Panjaitan

Lebak, PERISTIWAINDONESIA.com |

Geger, warga masyarakat sekitar TPU Gunung Keneng, Desa Cipalabuh, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Propinsi Banten menemukan sosok mayat dikubur masih mengenakan pakaian lengkap, Sabtu (12/9/2020).

“Awalnya ada laporan dari warga masyarakat setempat. Ditemukan gundukan tanah seperti baru digali di TPU, sehingga mereka merasa kaget dan langsung melaporkannya ke pihak berwajib. Akhirnya kita bongkar sama-sama, baru digali setengah kelihatan kakinya,” kata Kapolsek Cijaku, AKP Zaenudin, Minggu (13/9/2020) di Lebak.

Zaenudi menjelaskan, saat ditemukan kondisi mayat sudah rusak sehingga sulit dikenali dan didalami ciri-cirinya. Meski demikian, tim forensik bisa mengambil kesimpulan bahwa korban tewas dibunuh.

Dibunuh Orangtua Sendiri

Kasat Reskrim Polres Lebak AKP David Adhi Kusuma menduga bocah perempuan itu diduga dibunuh oleh kedua orang tuanya berinisial IS (27) dan LH (26).

Hal ini berdasarkan keterangan tetangga yang mengaku cangkulnya sempat dipinjam oleh orang tua korban.

“Menurut keterangan saksi, IS meminjam cangkul dengan alasan akan mengubur kucing. Kita dapat informasi itu dari warga karena ada yang meminjam cangkul, dari sana kami lakukan lidik,” AKP David Adhi Kusuma.

Kasat menjelaskan, berdasarkan pengakuan pelaku, yang nerupakan orangtua korban sendiri, bahwa mereka membunuh anaknya pada 26 Agustus 2020.

Setelah itu mereka membawa korban yang masih berpakaian lengkap ke kuburan dengan menggunakan sepeda motor.

Kemudian, korban dikubur dengan pakaian lengkap dalam lubang sedalam setengah meter di TPU Gunung Keneng.

Jasad korban sengaja dikuburkan di TPU Keneng tersebut untuk menghilangkan jejak.

Curiga Galian Baru di Makam

Terungkapnya misteri ini ketika warga sekitar menemukan gundukan tanah seperti galian baru di makam tersebut.

Merasa curiga tidak ada masyarakat setempat yang meninggal dalam waktu dekat, lalu warga mencoba menggalinya. Saat menggali mencapai setengah lubang, ditemukan anggota badan manusia dengan pakaian masih utuh.

Kemudian mayat korban dibawa ke RSUD dr Adjidarmo untuk diautopsi. Saat dibawa korban masih terlihat mengenakan baju oranye lengan panjang putih merek Hoya. Korban menggunakan celana panjang hitam dan kerudung hijau motif bunga.

Menurut keterangan tim forensik, korban masih berusia sekitar delapan tahun, dengan tinggi badan sekitar 117 sentimeter.

Keterangan Pelaku

Orangtua korban mengaku membunuh korban. Keduanya mengaku menganiaya korban pada 26 Agusutus 2020 lalu hingga tewas.

Untuk meninggalkan jejak, mereka kemudian membawa jenazah korban ke Cijaku, Lebak, Banten dengan menggunakan sepeda motor.

Tiba di TPU Keneng, kemudian jenazah dikubur dengan pakaian lengkap dalam lubang sedalam setengah meter.

“Mereka menganiaya korban hingga mengakibatkan meninggal dunia. TKP-nya di kontrakannya di Jakarta. Karena panik dan dia merasa aman Polisi tidak mengetahui, maka dia menguburkan di wilayah Cijaku,” kata Kasat Reskrim Polres Lebak AKP David Adhi Kusuma di Polres Lebak, Minggu (13/9/2020) (*)

Share :

Baca Juga

Headline

Ketum SBSI 1992 Minta Kapolri Ambil Alih Kasus Dugaan Kriminalisasi Oknum Ketua DPD SBSI 1992 Propinsi NTB

Headline

Diduga Sudin SDA Jakarta Timur “Sewakan Pompa Air” Milik Pemerintah ke Pihak Kontraktor

Headline

Ketua dan Sekretaris DPC SBSI 1992 Kabupaten Kubu Raya Dipanggil Polisi Usai Demo Tuntut Penghapusan Upah Murah

Headline

Ormas Indonesia Bersatu Tiga Pilar Minta Menteri Agama Evaluasi Proses Pengangkatan Pejabat Daerah

Headline

Tanggapi Laporan Prof Yusuf Leonard Henuk MRur Sc PhD Terkait Gelar “Drs” Nikson Nababan, Mendagri Surati Gubsu

Headline

DPC SBSI 1992 Terima Tanda Bukti Pencatatan dari Dinas Tenaga Kerja Kota Batam

Headline

Komunitas Ojol Seroja Himbau Waspadai Berita Hoax Dalam Pemilu 2024.

Headline

Tak Serap Partisipasi Publik, SBSI 1992 Nilai Program JKP Kurang Akomodir Kepentingan Buruh