Penulis: Suradi-Dede Ahmad
LAMSEL, PERISTIWAINDONESIA.com |
Yuliana (12) penderita penyakit katub jantung bocor (Rhd Mr Sevese) alhamdulillah sudah sehat dan bermain seperti biasanya, Jum’at (27/11/2020).
Yuliana anak pasangan suami istri dari Budi Yanto (33) dan Sukaisih (30) penduduk RT 05 Dusun Buring Desa Sukabaru Kecamatan Penengahan kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).
Waktu itu sempat di rawat di RSUD Bob Bazar Kalianda lalu disarankan ke RSUD Urip Sumoharjo Bandar Lampung.
Setelah itu, pihak rumah sakit kembali menyarankan harus dirujuk ke Unit Pelaksana Fungsional (UPF) Diagnostik Non invasif pusat jantung nasional “Harapan kita” di Jakarta Jl S Parman kav 87 Jakarta Barat untuk menjalani operasi.
Pada Senin (09/11/2020) pasien menjalani operasi di RS Harapan Kita Jakarta sekira pukul 09.00 WIB pagi dan alhamdulillah operasi berjalan dengan lancer.
Akhirnya pasien pulang ke Lampung pada Rabu (25/11/2020) untuk masa pemulihan dan akan kembali kontrol di RS Harapan kita Jakarta pada tanggal 20 Februari 2021.
Demikian penjelasan Sukaisih kepada Dede Ahmad wartawan PERSIA mewakili rekan media.
“Mewakili keluarga besar, kami mengucapkan ribuan terima kasih karena anak kami telah dioperasi dan sekarang dalam keadaan sehat, terkhusus kepada Bapak Bupati H Nanang Ermanto berserta jajarannya kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, semoga Allah membalas kebaikan Bapak-bapak dan saudara semuanya. Aamiin yarobal’alamin,” kata Budi Yanto didampingi isterinya Sukaisih.
Selain itu, Budi Yanto juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintahan Desa Sukabaru Sopiyan Yakub beserta jajarannya, Camat Penengahan beserta jajarannya, Dinas Kesehatan Lamsel dan Firman selaku pengurus rumah singgah beserta kepada instansi- instansi terkait, para dermawan, insan Pers dan seluruh pihak yang sudah membantu selama ini sehingga Yuliana dapat sembuh dari penyakit yang dialaminya.
Sementara itu, Kepala Desa Sukabaru Sopiyan Yakub diwakili Sekdes Hudrotul ikhwan berharap apa yang dialami keluarga Budiyanto ini jangan terulang lagi ke depan.
“Yakinlah, bahwa di balik ini semua ada hikmah yang baik buat keluarga dan buat kita semua. Amin,” imbuhnya.
Disampaikan, agar jangan mudah berputus asa, karena dimana ada kemauan, disitu pasti ada jalan.
“Kami juga berterima kasih kepada Dede dan para rekan media yang sudah membantu warga. Kami berharap kepada media untuk terus menyampaikan informasi-informasi yang sifatnya memberi motivasi kepada warga dan informasi berguna lainnya seperti mengenai kesejahteraan sosial. Jadi kami mengucapkan terima kasih sampaikan kepada keluarga korban. Sebatas itulah kemampuan kami untuk memberi bantuan,” tandasnya (*)