Home / Headline

Sabtu, 9 Oktober 2021 - 18:14 WIB

Bima Tabagsel Kembali Unjuk Rasa Minta Kejari Padangsidimpuan Usut Dugaan Dana Fiktif Desa Batang Bahal

Penulis: Ridwan Effendi Pohan

Padangsidimpuan, PERISTIWAINDONESIA.com |

Mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Barisan Independen Mahasiswa (Bima) Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejari Kota Padangsidimpuan, Rabu (8/10/2021).

Mereka menuntut Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan segera mengusut tuntas dugaan dana fiktif Desa Batang Bahal, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Propinsi Sumatera Utara (Sumut).

Menurut Bima Tabagsel, dugaan dana fiktif terjadi pada penyelenggaraan kegiatan olahraga TA 2020 berbiaya Rp99.850.000.-

Selainitu, pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) TA 2020 dengan alokasi anggaran sebesar Rp617.575.758.- juga diduga tidak sepenuhnya disalurkan.

Baca Juga  Inilah Daftar Upah Minimum Provinsi (UMP) 34 Provinsi Indonesia

Kemudian, dugaan Mark Up anggaran Pembinaan Karang Taruna dan Pemuda TA 2020 berbiaya Rp43.604.651.-  sumber dana dari Dana Desa Batang Bahal.

Di kesempatan itu, kedatangan Bima Tabagsel diterima Staf Inteligen Kejari Kota Padangsidimpuan M Zul Syafran Hasibuan SH.

M Zul Syafran Hasibuan menghimbau Bima Tabagsel segera membuat laporan resmi, sehingga pihak Kejari Padangsidimpuan dapat melakukan pemeriksaan terhadap oknum Kepala Desa Batang Bahal.

“Besar harapan kami untuk adek-adek mahasiswa agar membuat laporan resmi terkait kasus yang membelit Kepala Desa Batang Bahal tersebut. Kita akan melakukan proses hukum, karena tegaknya hukum di Kota Padangsidimpuan adalah tanggung jawab seluruh warga negara,” ujar Zul Syafran.

Baca Juga  Diguyur Hujan, Semarang Dan Sejumlah Daerah di Jawa Tengah Dilanda Banjir

Menanggapi hal tersebut, Randa Pohan selaku demisioner Bima Tabagsel menyampaikan pihaknya segera akan merapikan segala alat bukti yang diperlukan, sehingga dapat mempercepat penegakan proses hukum.

“Saya mewakili Bima Tabagsel bersedia membuat pelaporan dan segera akan menyiapkan segala keperluan yang di butuhkan Kejari Kota Padangsidimpuan. Harapan kami, Kejari Kota Padangsidimpuan segera melakukan pengembangan dari alat bukti awal yang sudah berhasil dikumpulkan oleh Bima Tabagsel,” tandas Randa Pohan (*)

Share :

Baca Juga

Headline

Warga Cemas Dan Takut Penderita Sesak Napas Dan Jantung Divonis Rumah Sakit Menjadi Covid-19

Headline

Serikat Buruh Minta Kapolri Turun Tangan Usut Kasus Kriminalisasi Buruh di Gunungsitoli

Headline

Mengapa UU Cipta Kerja Omnibus Law Ditolak Oleh SBSI 1992

Headline

Jalan Rusak Parah, Warga Desa Negeraya Kutalimbaru Minta Bupati Deli Serdang Segera Memperbaikinya

Headline

Polri Cekal Rizieq Shihab dan Tersangka Lainnya ke Luar Negeri

Headline

Pembentukan DOB Akan Dapat Merubah Keterbelakangan Masyarakat Papua

Headline

Sah, KPU Tetapkan Paslon Nomor Satu Nanang-Pandu Sebagai Pemenang Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan

Headline

Mulai Dibangun Tahun ini, Krakatau Park Ditarget Rampung 2022