Home / Daerah

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:04 WIB

Kadis PMD Tapanuli Tengah Henry H Sitinjak, S.TP Minta Kades Dan Aparat Desa Jangan Anti Kritik.

Tapteng. Peristiwaindonesia.com.

Masyarakat Desa Nauli dan Desa Pardamean, Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli (Tengah) Tapteng Sumut hadir di Kantor Dinas PMD Tapteng. Selasa, (20/02024).

Kehadiran masyarakat adalah mempertanyakan pengangkatan dan pemberhentian dan penggajian Aparat Desa dan Badan Permasyarakatan Desa (BPD) juga SK dari Aparat Desa yang bertugas di Desa masing-masing.

Terkait SK dari Aparat Desa dan BPD Desa Nauli sudah ada dan hanya masuk di Tapem dengan nomor: 279/TAPEM/2020. Namun belum masuk di Dinas PMD.

Mengenai Aparat Desa yang duoble job atau merangkap dua jabatan Kadis PMD Henry H. Sitinjak, S.TP, meminta Aparat tersebut memilih salah satu dari Jabatan yg diemban.

Dan terkait penggajian honor Aparat Desa tidak boleh ada potongan apapun kecuali BPJS, ujar Henry.

Desa Nauli salah satu Aparat Desa yang menjabat sebagai Kasi Pemerintahan.

Arifin Simanjuntak Kasi Pemerintahan Desa Nauli, mengaku gajinya dipotong. menerima gaji Rp. 4 juta 500 Ribu per 3 bulan, sementara honor aparat Desa Rp. 2 juta 22 Ribu per bulannya.

Henry, meminta Kades Nauli Megawati Situmeang untuk segera mengembalikan hak yang seharusnya diterima Arafin, tegasnya.

Juga Hendrik mengatakan, bagi Aparat Desa yang menerima gaji double termasuk aparat yang doubel job segera mengembalikan honor yang telah diterima secara full dalam waktu secepatnya,

jika aparat tidak dapat mengembalikan maka saya sendiri yang akan membawa ke jalur rana pidana, tegasnya.

Henry juga meminta Aparat Desa agar tidak ada anti kritik dan harus lapang dada menanggapi masyarakat, dikarenakan Aparat Desa adalah orang yang terbaik. Maka berperilakulah yang terbaik bagi masyarakat.

Masyarakat yang mengatakan “setiap ada rapat dan masyarakat mengkritik dan memberi saran Aparat Desa dan Kades selalu beranggapan ada permusuhan antara sipengkritik dengan Aparat Desa maupun kepala desa, ungkap Henry.

Mengenai musyawarah Henry meminta Kades beserta Aparat Desa membuat undangan yang disebar ataupun ditempel di Warung-warung minimal 2 hari sebelum hari yang ditentukan, jangan mengundang masyarakat secara dor to dor.

Terkait honor dan aparat yang doubel job maslan simanjuntak meminta kadis PMD agar segera merealisasikan permasalahan tersebut. Jika hal tersebut tidak cepat direalisasikan masyarakat akan mengangkat hal tersebut ke rana hukum.

Sahiluddin

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Karo dan Forkopimda Peringati Hari Kesaktian Pancasila Secara Virtual

Daerah

Kabupaten Karo Raih Ranking Tiga Innovative Government Award Sumatera Utara

Daerah

Pj. Sekdakab Tapanuli Tengah, Serahkan Alat Kebersihan Kepada Petugas Dinas Lingkungan Hidup

Daerah

Kapolsek Makimi Gelar Coffee Morning Bersama Penyelenggara Pilkada Nabire

Daerah

Babinsa Koramil 1509/Kayoa Bagikan Nasi Kotak Dalam Jumat Berkah

Daerah

Plh Bupati Buka Musrenbang RKPD Tahun 2022 di Kecamatan Merbau Mataram

Daerah

Forkopimda Sulut Antar Komisi III Dan Rombongan ke Bandara

Daerah

Kades Pardamean Nyelonong Masuk, Saat Kadis PMD Pertemuan Dengan Masyarakat Pardamean dan Pananggahan Tapanuli Tengah.