Home / Hukum / Investigasi / Nasional

Selasa, 19 Maret 2024 - 08:06 WIB

Lapor Pak Kapolri ; Tambang Emas Ilegal di Desa Sungai Besar dan Desa Matang Gadong, Kec.Matan Hilir Selatan,Kab.Ketapang, Semakin Terkesan Kebal Hukum*

Ketapang, Kalimantan barat, Peristiwaindonesia.com ~ Tambang emas ilegal di Desa Sungai Besar dan Desa Matang Gadong, Kec.Matan Hilir Selatan, Kab.Ketapang, Kalimantan Barat yang dikoordinir oleh R.Z, Kabupaten Ketapang, semakin terkesan kebal hukum.

Hal ini menjadi perhatian serius bagi DPP Lidik Krimsus RI Kalimantan Barat yang mengusut kasus ini.

Menurut informasi yang dihimpun, tambang emas ilegal yang dikendalikan oleh Ahin telah beroperasi lama.

Pada awalnya, keberadaan tambang ini belum begitu menimbulkan masalah, namun seiring berjalannya waktu, dampak negatif yang ditimbulkan semakin terasa dan nyata.

Permukaan tanah yang digali untuk mencari emas semakin luas, tambang yang tidak terkelola dengan baik menimbulkan polusi dan kerusakan lingkungan yang serius.

Meskipun telah dilakukan investigasi oleh DPP Lidik Krimsus RI Kalimantan Barat, tambang emas ilegal ini belum juga tanda-tanda penertiban.

Hal ini menimbulkan dugaan bahwa tambang emas ini didukung oleh Oknum oknum tertentu, sehingga keberadaannya terlihat kebal hukum dan dapat terus beroperasi tanpa takut akan konsekuensi hukum yang lebih serius.

Abdullah (pak ustadz) dari DPP Lidik Krimsus RI Kalimantan Barat menyampaikan harapannya agar Mabes Polri turun tangan untuk menindak tegas tambang emas ilegal di Kabupaten Ketapang.

Sebagai lembaga yang berwenang dalam hal penegakan hukum, Mabes Polri diharapkan dapat menegakkan keadilan Supremasi hukum dan menindak berbagai bentuk kegiatan ilegal yang merugikan masyarakat.

Kegiatan tambang emas ilegal tidak hanya merusak lingkungan, namun juga merugikan masyarakat sekitar.

Oleh karena itu, perlu adanya tindakan tegas dari pemerintah dan penegak hukum untuk menertibkan tambang emas ilegal ini.

Selain itu, juga perlu adanya langkah-langkah untuk mengedukasi masyarakat agar tidak terlibat dalam praktik pertambangan yang merugikan lingkungan dan masyarakat.

Karena pada akhirnya, dampak dari kegiatan tambang emas ilegal ini tidak hanya dirasakan oleh satu pihak, tetapi seluruh masyarakat dan lingkungan akan terkena dampaknya.

DPP Lidik Krimsus RI Abdullah (pak ustadz) Kalimantan Barat berharap pemerintah dan pihak berwenang dapat menunjukkan komitmen yang kuat dalam menindak tegas kegiatan tambang emas ilegal yang merusak lingkungan dan merugikan masyarakat.

Semua pihak harus bekerja sama untuk menjaga keberlangsungan lingkungan dan masyarakat yang lebih baik untuk generasi yang akan datang.

Saat¬† dikonfirmasi peristiwaindonesia.com via WhatsApp kepada koordinator Tambang Illegal ( milik Pak Ahin ) inisial R Z menyarankan agar menghubungi Bos nya saja Pak Ahin.¬† Kalau saya yang di WhatsApp, saya itu hanya bisa hal” biasa saja orang yang mau minta bantu atau berteman. ( Red ).

Laporan : Hadi Mulyani.

Share :

Baca Juga

Hukum

Buron 4 Tahun, Kejati Sulbar Kembali Tangkap DPO Kasus Narkoba

Daerah

APH di Kota Sibolga Diduga Tutup Mata, Judi Berkedok Tembak Ikan Bebas Beroperasi.

Hukum

Perkumpulan Radar Pembangunan Indonesia Meminta Jaksa Agung RI Mendesak Kajati DKI Segera Menindaklanjuti Pengaduan Masyarakat.

Daerah

Biadab! Dua Pria di Tapteng Cabuli Anak Dibawah Umur Hingga Melahirkan

Hukum

Kajati Sulbar Tetapkan Tiga Tersangka Pengalihan Hak pada Hutan Lindung

Nasional

Polisi Pastikan Anggota Brimob yang Meninggal Dunia Karena Covid-19, Bukan Akibat Vaksin

Nasional

SPBU Nomor 6478501 Sosok Kabupaten Sanggau Langgar Undang-Undang Migas

Nasional

Hari Ketiga, 81 Meninggal Dunia Korban Gempa di Sulbar