Home / Bisnis

Senin, 20 Februari 2023 - 15:57 WIB

Menjadi Lokasi Resmi Kejurnas Speed Offroad 2023 PEPSO Hills Circuit Bogor Siap Sambut Pebalap pada 25 Februari 2023

 

BOGOR – Sirkuit offroad terbaru di Indonesia, PEPSO Hills Circuit Bogor resmi diperkenalkan kepada publik dan pecinta motorsport dengan menjadi lokasi resmi Kejuaraan Nasional Speed Offroad 2023 pada 25-26 Februari 2023 yang sebentar lagi akan digelar.

Berlokasi di kawasan hunian Puncakdua Eco Park, Kec. Citeureup, Bogor, hidden circuit ini menyuguhkan trek cukup menantang dengan mengusung konsep lintasan ganda (double track) disertai banyak tikungan (winding) yang mampu memacu adrenalin para pebalap untuk bermanuver dengan kecepatan tinggi.

Sirkuit PEPSO hills ini merupakan sirkuit bersifat temprorary (nonpermanen) yang secara eksklusif dibangun untuk ajang Kejurnas Speed Offroad 2023. Memiliki panjang lintasan 4,2 km dengan profil trek lurus sepanjang 300 meter untuk clockwise dan 500 meter untuk anti-clock, sirkuit PEPSO hills dilengkapi 13 tikungan untuk bermanuver cepat dan lebar trek yang mumpuni untuk mengamplifikasi skill para pebalap offroad dan rally.

Bambang Prihadi Irianto, Direktur Utama PT. Internusa Jayaraya Abadi Perkasa selaku Perwakilan dari Puncakdua Eco Park (PEP) menuturkan,
“Dengan bangga kami mempersembahkan PEPSO Hills yang dapat dikatakan sebagai sebuah hidden circuit karena sirkuit ini terletak di area Puncakdua Eco Park dengan akses masih terbatas, namun memiliki potensi sangat tinggi. Sebagai hasil kerja sama antara PT. Internusa Jayaraya Abadi Perkasa bersama Kementerian Pertahanan RI, area Puncakdua Eco Park dengan luas 152 hektar ini memiliki rencana jangka panjang yang akan menjadi sebuah kawasan hunian berbentuk kavling siap bangun.” ungkapnya pada awak media Senin(20/2/23).

Menjadi official arena Kejurnas Speed Offroad 2023.
Melanjutkan seri Kejurnas Speed Offroad pada tahun sebelumnya, edisi tahun ini para peserta offroader akan beradu cepat di lintasan tanah PEPSO Hills circuit dengan permukaan gravel berkarakter cepat, dilengkapi bridge dan underpass penuh dengan tantangan untuk driver maupun navigator.
Terletak di kawasan Puncak dua Eco park sirkuit ini merupakan sebuah “Hidden Circuit” yang menawarkan trek menantang, lnskap alam dan panorama yg indah.

Ajang Kejurnas Speed Offroad 2023 ini direalisasikan atas hasil kolaborasi antara sirkuit PEPSOHILLS yang dimiliki oleh Puncakdua Ecopark (PEP) dan CIPARAI (Cipta Para Juara Indonesia), sebuah klub otomotif baru di bawah naungan IMI Provinsi DKI Jakarta yang digawangi oleh penggiat otomotif Wijaya Kusuma Subroto dan Ahmad Badawi.

Prasetyo Edi Marsudi selaku Dewan Pembina IMI Pusat menyambut baik kesiapan pihak PEP dalam merancang sirkuit ini sedemikian rupa sebagai medan pembuktian para offroader bersaing dalam kompetisi ini.
“Untuk terus menggairahkan semangat para offroader Tanah Air, ajang Kejurnas Speed Offroad akan kembali digelar di sirkuit baru yang khusus dibangun untuk kegiatan ini. Tentunya, karakter unik lintasan dan suasana alam di sirkuit ini diharapkan akan menyokong semangat para penggemar speed offroad di Indonesia dan akan mewarnai pengalaman mereka dalam beraksi adu cepat,” tutur Prasetyo Adi saat kunjungan tim PEPSO Hill pada 16 Januari 2023.

Sirkuit Pepsohills adalah sirkuit yang baru bagi para pembala. Balapan di double track berbentuk gravel dan berliku-liku lengkap dengan tunnel, jumpingan, tikungan, turunan dan tanjakan ekstrim memerlukan driving technique, kecermatan dan kecerdasan yang tinggi untuk melewatinya. Sirkuit yang dibuat alami diantara bukit-bukit di lingkungan Puncak Dua Ecopark memiliki keindahan yang luar biasa.

Dari posisi rencana HQ, panitia RC dapat melihat hampir ¾ jalur sirkuit 360 terlihat dengan jelas. “Sirkuit sangat baik dan sesuai dengan standard Kejurnas untuk Speed Offroad bahkan Sprint Rally” kata Unggul Prakoso Ketua Komisi Speed Offroad yang diamini Anondo Eko Ketua Pengprop IMI DKI di lokasi setelah menjajal track Sirkuit Pepsohills.

Dengan persiapan maksimal untuk memenuhi standar keamanan yang memprioritaskan keselamatan para pebalap, penonton dan juga panitia, sirkuit PEPSO Hills siap menyambut para pebalap offroad dan rally pada perhelatan Kejurnas yang sebentar lagi akan digelar.

Tentang Puncakdua Eco Park
Kawasan hunian eksklusif Puncakdua Eco Park yang terletak di jalan alternatif Puncak Dua, kecamatan Citeureup, Bogor ini merupakan hasil atas kerja sama antara PT. Internusa Jayaraya Abadi Perkasa bersama Kementerian Pertahanan RI. Dengan area pengembangan seluas 152 hektar, Puncakdua Eco Park akan menjadi sebuah kawasan terpadu berkonsep ecopark dilengkapi dengan fasilitas lengkap dan lahan terbuka hijau. Untuk informasi lebih lanjut seputar Puncakdua Eco Park, silakan mengakses website www.internusapuncakduaecopark.co.id dan akun resmi Instagram Puncakdua Eco Park: @puncakduaecoparkofficial

 

Tentang PEPSO Hills Circuit
Berdiri di atas lahan Puncakdua Eco Park, sirkuit multipurpose track PEPSO Hills digarap oleh para konsultan otomotif handal dan terpercaya dalam proses pembangunannya. Penggarapan PEPSO Hills Circuit merupakan bentuk inisiasi dari Puncakdua Eco Park guna menjadi wadah dalam mendukung semangat para offroader dan pereli untuk terus menyalurkan bakat dan mengasah kemampuan mereka di kancah balap offroad dan rally. Untuk informasi lebih lanjut seputar PEPSO Hills Circuit, silakan mengakses website pepsohillscircuit.id dan akun resmi Instagram PEPSO Hills Circuit: @pepsohillscircuit.
(Ys)

 

Share :

Baca Juga

Bisnis

Koperasi Lampung Maju Mandiri Dukung Erick Thohir Benahi BUMN

Bisnis

BUMA Papua Gelar Acara Syukuran Ekspor Kayu Merbau Olahan Perdana

Bisnis

Kementan Bagikan 1.000 Ekor Sapi di Lamsel

Bisnis

Alpokat dan Labusian dari Wamena Dikirim ke PT Freeport Indonesia

Bisnis

Asosiasi Florist Medan Akan Rayakan HUT yang Ke-4

Bisnis

*Sidang Lanjutan Kasus BBM, Saksi Ahli : Pertalite bukan Jenis BBM Bersubsidi dan Pembelian Pertalite 300 Diperbolehkan* Salatiga, Sidang yang dimulai sekitar pukul 13,00 dengan Terdakwa Pj dan W memasuki persidangan yang ke 9, dipimpin Hakim Ketua Abdullatip, S.H., M.H. Hakim Anggota Devita Wisnu Wardhani, S.H., M.H. dan Hakim Anggota Angggi Maha Cakri, S.H., M.H., bertempat di Pengadilan Negeri Salatiga Jl.Veteran No 4 Kota Salatiga Jawa Tengah, Senin 6 November 2023. Agenda sidang yang rencananya permintaan keterangan ahli kementrian migas yang di hadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan sudah dua kali tidak hadir, akhirnya sidang tetap berjalan meskipun tanpa kehadiran saksi ahli secara bertatap muka langsung, majelis hakim tetap menyidangkannya dengan menghadirkan saksi ahli melalui sidang secara elektronik atau online, tim kuasa hukum Terdakwa Pj dari LBH ADIL Indonesia, Pengacara Yunus, S.H., M.H., C.Med., C.L.A, Ady Putra Cesario S.H.M.H., dan Agustinus Wahyu Pambengkas, S.H, M.H. Di akhir sidang Majelis Hakim Pengadilan Negeri Salatiga mengagendakan kembali sidang lanjutan pada hari kamis tanggal 9 November 2023. Sementara itu tim kuasa hukum PJ saat di mintai tanggapan beberapa awak media terkait jalannya proses persidangan mengatakan. ” Ya mas seperti yang teman teman lihat sendiri saksi ahli dari JPU tidak hadir secara bertatap muka langsung di persidangan tapi melalui sidang zoom online, temen temen juga sudah melihat dan mendengar sendiri jalannya proses persidangan. ” bahwa saksi ahli mengatakan didepan persidangan untuk pembelian pertalite sebesar 300 ribu itu tidak ada masalah karena untuk pembelian pertalite tidak ada batasan terkait dengan besarnya pembelian, artinya pembelian sebesar 300 ribu itu tidak melanggar hukum. ” bahwa saksi ahli juga mengatakan kalau pertalite itu bukan jenis BBM bersubsidi tapi penugasan, yang termasuk jenis BBM bersubsidi itu jenis solar,” terang tim pengacara PJ. “Bahwa ahli juga menyampaikan bahwa pembelian pertalite di SPBU yang pengisiannya langsung ke tangki mobil itu tidak masalah, yang tidak boleh itu ketika pembelian pengisiannya langsung ke jirigen, jadi saya rasa untuk permasalahan klien kami saudara PJ sebenarnya sudah terang benderang klien kami tidak terbukti melakukan perbuatan pidana, artinya perbuatan pidana apa dan atau kesalahan yang mana yang dilakukan klien kami pada saat OTT tersebut, ” tutur tim kuasa hukum PJ. Ditempat terpisah masih di lingkungan PN Salatiga, beberapa Ketua dari berbagai lembaga kontrol sosial Ketua Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah (LP2KP) Jateng, Ketua GNP Tipikor Jateng dan Ketua KANNI Semarang memberikan statmen singkat sehubungan kasus ini,” kami dan beberapa lembaga dan media online yang tersebar diseluruh Indonesia baik itu dari Jateng,Jatim,Jabar, DKI Jakarta, Banten, Sumatera, Aceh, Kalimantan, Sulawesi, Papua dan juga daerah terus mengawal jalannya proses persidangan perkara yang melibatkan teman kita pimpinan redaksi patroli’86 saudara Pj sampai dengan adanya putusan seadil adilnya. “Kemudian, kami juga memantau langsung jalannya proses persidangan, dan sebagai lembaga pengawasan dan kontrol sosial kami berharap hukum ditegakkan seadil adilnya jangan pandang bulu, siapapun yang melakukan perbuatan melanggar hukum berikan saksi hukum dan siapapun yang tidak terbukti melanggar hukum bebaskan mereka dari tuntutan hukum. Kemudian ketika ditanya terkait fakta persidangan Ketua LP2KP Sumakmun mengatakan itu ranahnya tim, ranahnya kuasa hukum PJ untuk menyampaikan berkaitan dengan subtansi perkaranya dan itu sudah dijelaskan. “Kalau kami sebagai lembaga pengawasan dan atau sosial kontrol hanya ingin proses persidangan berjalan objektif saja, “kata makmun. “Kami hanya meminta dan berharap kepada Tim Kuasanya PJ dan juga Majelis Hakim yang memeriksa perkara tersebut agar hal hal berkaitan dengan bukti bukti semua di perlihatkan dipersidangan agar masyarakat mengetahui fakta yang sebenarnya atas peristiwa OTT BBM Bersubsidi yang menghebohkan masyarakat tersebut jangan ada yang ditutup tutupi. “Sebagai lembaga pengawasan dan atau sosial kontrol kami berharap proses hukum harus berjalan dengan objektif, rakyat, APH, pejabat sama saja kedudukannya di hadapan hukum, yang salah katakan salah yang benar katakan benar, yang tidak melanggar hukum ya harusnya bebas dari tuntutan hukum, sebaliknya ketika ada oknum yang bermain main dengan hukum semisal meminta uang dan merekayasa hukum ya harus di proses hukum dan ditindak tegas,” pinta makmun. “Kemudian untuk bukti CCTV atas OTT BBM bersubsidi yang heboh di masyarakat dan sudah disebarluaskan oleh beberapa media yang mengatakan barang bukti (BB) itu milik PJ, di ambil ditempat PJ dan seterusnya itu harus dibuka seluas kuasnya di putar di persidangan biar masyarakat tau hal yang sebenarnya terjadi, semisal ada saksi yang menerangkan didepan persidangan dibawah sumpah tetapi berbeda dengan fakta kejadian seperti dalam CCTV mohon untuk di proses hukum dan ditetapkan sebagai saksi yang memberikan keterangan palsu di depan persidangan, dan saya yakin Majelias Hakim yang menyidangkan perkara tersebut akan bertindak tegas sesuai ketentuan hukum. “Kalau perlu bukti CCTV itu setelah proses persidangan di publishkan di media sosial tik tok ataupun media media lain youtube misalkan supaya masyarakat tau fakta yang sebenarnya,” pungkasnya. (Tim Media)

Bisnis

KOPITU Sukses Menyongsong HUT Persahabatan Korea Selatan dan Indonesia ke 50 dengan Rentetan MoU

Bisnis

Proposal Kata Yang Tidak Asing, Kali Ini Berbeda Buat Warga Kota Medan