• Home
  • Redaksi
  • Info Iklan
Minggu, Agustus 23, 2026
  • Login
peristiwaindonesia.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nusantara
  • Investigasi
  • Selebritis
  • Sportaiment
  • Kesehatan
  • Suara Buruh
  • Daerah
  • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nusantara
  • Investigasi
  • Selebritis
  • Sportaiment
  • Kesehatan
  • Suara Buruh
  • Daerah
  • Pariwisata
No Result
View All Result
peristiwaindonesia.com
No Result
View All Result
Home Nusantara

PERINGATAN HARI PUISI NASIONAL 2023: FSP-TIM dan Komunitas Sastra se-Jabodetabek Tandatangani Petisi “Cikini Raya 73” untuk DKJ

MTPM 01 by MTPM 01
2 Mei 2023
in Nusantara
0
PERINGATAN HARI PUISI NASIONAL 2023: FSP-TIM dan Komunitas Sastra se-Jabodetabek Tandatangani Petisi “Cikini Raya 73” untuk DKJ
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,  PERISTIWA_INDONESIA.com

Para penyair dan aktivis sastra dari sejumlah komunitas sastra yang bergiat di Jabodetabek, seperti Dapur Sastra Jakarta, Taman Inspirasi Sastra Indonesia, Sastra Reboan, Bengkel Deklamasi, Ruang Puisi Kita, Jagat Sastra Milenial, Komunitas Sastra Semesta, Forum Seniman Indonesia, Komunitas Menteng Jakarta, Komunitas Planet Senen, Penyair Seksih, Teater Jalanan Nusantara, Koloni Seniman Ngopi Semeja/Kesengsem-Depok, Sastra Senja, Geng Sendal Jepit, Komunitas Indonesia Kreatif/KEPIK, Kampung Seni Jakarta, FSP-TIM, dan beberapa lainnya, ramai-ramai menandatangani Petisi yang ditujukan kepada Dewan Kesenian Jakarta (DKJ).

Mereka hadir menghangatkan perhelatan Hari Puisi Nasional dengan tema “Panjang Umur Puisi Indonesia” yang digelar oleh FSP-TIM, Sabtu malam (28/4), yang dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana, di Posko #saveTIM, di kawasan Pusat Kesenian Jakarta – Taman Ismail Marzuki. Diantara para penyair, terlihat juga budayawan Taufik Rahzen, Iwan Burnani (aktor senior Bengkel Teater Rendra), Effendi Saman, SH (kuasa hukum FSP-TIM).

Penyair Sutardji Calzoum Bachri menjadi pengisi acara utama dengan menyampaikan Amanat Kebudayaan. Selama lebih kurang dua puluh menit, penerima Penghargaan SEA Write Award dari Raja Thailand itu, mengemukakan ketokohan Chairil Anwar, yang tanggal wafatnya dijadikan Hari Puisi Nasional, baik sebagai penyair muda maupun sebagai manusia Indonesia yang memiliki sikap dan integritas tinggi dalam urusan politik, dan kebudayaan. “Chairil itu penyair pesanan zaman!” tegasnya. Lebih jauh Sutardji membedah perkembangan sastra, perpuisian, dan pergulatan pemikiran kebudayaan Indonesia, dengan tokoh-tokohnya, antara lain Chairil Anwar, H.B. Jassin, Sutan Takdir Alisyahbana, Sanusi Pane, hingga era Taufik Ismail, Rendra, Wiji Thukul, dan era digital sekarang.

Pada bagian akhir amanahnya, dengan emosional, Sutardji yang kini berusia 81 tahun, menyampaikan penyesalan dan kegeramannya berkenaan dengan nasib Taman Ismail Marzuki, yang seakan sudah bukan lagi ruang yang lapang dan merdeka bagi para seniman. Apalagi, sesaat sebelum ia menyampaikan amanahnya, hujan gerimis sempat membasahi tempat acara.

“Saya bersedih lihat begini. Saya bersedih. Kita punya gedung yang begitu hebat, ya. Tapi kena hujan tadi, kita nyisir. Kita kayak gembel. Dan yang lebih sedih lagi, saya tak bisa ikut berjuang bersama kalian yang muda-muda. Saya sudah terlalu tua. Lelah saya. Sebab saya, pikiran saya, makan sehari-hari saja sudah susah betul! Jadi saya, dua kali sedih. Sedih melihat diri sendiri. Juga sedih melihat keadaan ini. Lucu sekali! Alangkah menyedihkan. Tetapi apakah kita memikirkan itu?”

Kepada para seniman, ia berpesan agar terus-menerus meningkatkan nilai dan makna sebagai manusia. “Jadi, kalau kau bilang manusia ini lemah, karena berasal dari tanah, ya, jangan kau berhenti hanya menjadi tanah. Tapi dari tanah itu, jadilah mulia. Kau bisa jadi batu mulia. Jiwamu jadi mulia. Kata-katamu jadi mulia. Tapi, kemuliaan itu hanya bisa tercapai, kalau kau letakkan dirimu pada kemuliaan itu. Ada keterhubungan dengan kemuliaan, dengan zat yang mulia.”

Adapun petisi yang dibacakan ditengah acara, oleh Exan Zen, Romo Marthin, David Karo-Karo, Tatan Daniel, Nuyang Jaimee, Mogan Pasaribu, Sihar Ramses Simatupang, Sari Chikata, Joe Marbun, dan Eko Prakoso, yang ditujukan kepada Dewan Kesenian Jakarta, menurut Ketua Umum Federasi Pekerja Seni Indonesia (FPSI), Mujib Hermani, dilatar belakangi oleh mencuatnya sejumlah persoalan genting yang menjadi perbincangan di kalangan publik. “Sekarang ini sudah berkembang fenomena tidak sehat yang mengancam ekosistem kesenian di Jakarta. Kami menilai, kondisi buruk itu sangat potensial mengganggu jalannya kegiatan kreatif dalam proses penciptaan seni di kalangan seniman. Termasuk marwah Taman Ismail Marzuki, yang saat ini masih dikuasai oleh PT Jakpro! Mengenai kasus TIM ini, Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid sudah mengatakan itu lewat tulisannya di harian Kompas. Kami sangat prihatin. Tapi DKJ sepertinya sama sekali tidak peduli. Begitu pula dengan Akademi Jakarta..”

Para seniman, dengan diinisiasi oleh Forum Seniman Peduli Taman Ismail Marzuki (FSP-TIM), menyampaikan “Petisi Cikini Raya 73” sebagai pernyataan keprihatinan yang dalam atas sikap dan kebijakan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) selama ini. Para seniman, baik yang bergiat di bidang sastra, teater, musik, tari, film, menilai Dewan Kesenian Jakarta tidak berpikir dan bekerja dengan benar, dalam menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai perwakilan kepentingan seniman, dan dalam menjaga ruang-ruang ekspresi kesenian di TIM, dan di lima wilayah Jakarta, termasuk Gelanggang Remaja.

Petisi yang akan segera dikirim kepada DKJ dan Akademi Jakarta itu, menuntut Dewan Kesenian Jakarta agar tidak melakukan pembiaran terhadap penyimpangan proses dan hasil revitalisasi fisik dan non fisik Taman Ismail Marzuki yang dilakukan oleh PT Jakarta Propertindo, yang ditengarai mengandung permasalahan teknis dan non-teknis, malpraktik perencanaan, malpraktik pembangunan, dan malfungsi. Kesalahan merancang dan membangun, yang diakui oleh Dirut PT Jakpro, sebagai “nasi sudah jadi bubur.”

Dewan Kesenian Jakarta juga dituntut agar secara tegas menolak tarif penyewaan ruang dan bangunan yang ditetapkan sepihak oleh PT Jakarta Propertindo, agar segera melaksanakan rekomendasi Musyawarah Kesenian Jakarta 2022, yaitu revisi regulasi Peraturan Gubernur Nomor 4 Tahun 2020 tentang Akademi Jakarta dan Dewan Kesenian Jakarta, dan rumusan Rencana Strategis Pengembangan Kesenian di Jakarta, yang sampai hari ini belum dituntaskan, begitu pula dengan rekomendasi Musyawarah Kesenian Jakarta tentang kandidat anggota Dewan Kesenian Jakarta periode 2023-2026 yang saat ini di tangan Akademi Jakarta.

Selain itu, Dewan Kesenian Jakarta dituntut untuk melaksanakan tugas kuratorial terhadap aktivitas yang berlangsung di kawasan Taman Ismail Marzuki, dan segera mengupayakan agar ruang dan gedung khususnya yang dikuasai dan dikelola oleh PT Jakarta Propertindo, segera dibuka untuk dapat dipergunakan oleh para seniman. Para seniman juga menuntut Dewan Kesenian Jakarta untuk mencantumkan nama Ajip Rosidi (sebagai pendiri TIM), dan Huriah Adam, untuk ruangan atau gedung yang ada di TIM.

Kewajiban advokasi juga harus dilaksanakan oleh DKJ menyangkut nasib Joel Thaher sebagai karyawan tetap Dewan Kesenian Jakarta yang diberhentikan secara tidak benar, tanpa alasan yang jelas. Para seniman menuntut agar Dewan Kesenian Jakarta memberikan pertanggungjawaban, pembelaan dan perlindungan.

Acara yang berakhir sebelum tengah malam, dirayakan dengan pembacaan puisi oleh Nestor Rico Tambun, Narima Beryl Ivana, Romo Marthin, Sihar Ramses Simatupang, Jose Rizal Manua, Remmy Novaris, Riri Satria, Ireng Halimun, Moktavianus Masheka, Wig SM, Eki Thadan, Nurhayati, Dyah Kencono Puspito, Nuri Laksmi, Theodora Polar Hutadjulu, Nanang R. Supriyatin, Megawati Nurdin, Mita Katoyo, Iwoe Banyu Gesang, Giyanto Subagio, Endin SAS, Rachma Effendi, Ayu, Nunung Noor El Niel. Pentas “Nyanyi” puisi disajikan dengan menarik oleh Qthink Cakrawala dari Geng Sendal Jepit, dan Iyus Jayadibumi dari kelompok Kromatik.

Sebelumnya, Tatan Daniel, aktivis FSP-TIM yang juga peserta Musyawarah Kesenian Jakarta 2022, mengenalkan empat kandidat anggota Komite Sastra Dewan Kesenian Jakarta periode yang akan datang, yang direkomendasikan oleh Musyawarah Kesenian Jakarta; masing-masing Sihar Ramses Simatupang, Exan Zen, Imam Maarif, dan Nuyang Jaimee. Keempat mereka adalah pegiat sastra yang dikenal aktif diberbagai komunitas se-Jabodetabek.

Previous Post

Perayaan Perdana Hari Buruh Sedunia oleh Exco Partai Buruh Kota Pematang Siantar

Next Post

PETISI UNTUK DKJ PANASKAN HARI PUISI NASIONAL 2023 DI TIM

MTPM 01

MTPM 01

RelatedPosts

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!
Kesehatan

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Tanpa Dokumen dan Pita Cukai, 73.200 Bungkus Rokok Ilegal Berhasil Diamankan
Nusantara

Tanpa Dokumen dan Pita Cukai, 73.200 Bungkus Rokok Ilegal Berhasil Diamankan

16 Mei 2026
“Koperasi Kuat, Desa Berdaulat”: Kintamani “Gaspol” Koperasi Merah Putih, Semua Pihak Terlibat, Kemandirian Ekonomi Desa Jadi Tujuan Utama!
Nusantara

“Koperasi Kuat, Desa Berdaulat”: Kintamani “Gaspol” Koperasi Merah Putih, Semua Pihak Terlibat, Kemandirian Ekonomi Desa Jadi Tujuan Utama!

30 Januari 2026
Bangli Ulurkan Tangan untuk Denpasar & Badung: TPA Landih Siap Tampung Sampah, Tapi Ada Syaratnya?
Nusantara

Bangli Ulurkan Tangan untuk Denpasar & Badung: TPA Landih Siap Tampung Sampah, Tapi Ada Syaratnya?

5 Januari 2026
Polres Gianyar Bongkar Sindikat Copet Internasional di Ubud, Suami Artis Korea Jadi Korban!
Nusantara

Polres Gianyar Bongkar Sindikat Copet Internasional di Ubud, Suami Artis Korea Jadi Korban!

3 Desember 2025
DPRD Bali Sidak Proyek Hotel Marriot di Payangan: Diduga Langgar Tata Ruang dan Perizinan!
Nusantara

DPRD Bali Sidak Proyek Hotel Marriot di Payangan: Diduga Langgar Tata Ruang dan Perizinan!

27 November 2025
Next Post
PETISI UNTUK DKJ PANASKAN HARI PUISI NASIONAL 2023 DI TIM

PETISI UNTUK DKJ PANASKAN HARI PUISI NASIONAL 2023 DI TIM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sejarah Lahirnya Tahlilan Dalam Upacara Kematian, Khususnya Di Tanah Jawa, Indonesia

Sejarah Lahirnya Tahlilan Dalam Upacara Kematian, Khususnya Di Tanah Jawa, Indonesia

23 Februari 2021
SBSI 1992 Minta Jokowi Berikan Pekerjaan Pengganti 514 Korda dan 7.230 Pendamping BSP Kemensos yang Kehilangan Pekerjaan

SBSI 1992 Minta Jokowi Berikan Pekerjaan Pengganti 514 Korda dan 7.230 Pendamping BSP Kemensos yang Kehilangan Pekerjaan

7 Januari 2022
Ditjen PFM Dihapus, Komisi VIII Berjanji Akan Tindaklanjuti Aspirasi Korda dan Pendamping Kecamatan

Ditjen PFM Dihapus, Komisi VIII Berjanji Akan Tindaklanjuti Aspirasi Korda dan Pendamping Kecamatan

18 Januari 2022
RUU Pertanahan Yang Baru, Hak Milik Dicabut Jika Tanah Tak Dipakai

RUU Pertanahan Yang Baru, Hak Milik Dicabut Jika Tanah Tak Dipakai

7 Agustus 2020
Atasi Krisis Air Bersih, Tapanuli Utara Butuh Dana Rp 60 Miliar

Atasi Krisis Air Bersih, Tapanuli Utara Butuh Dana Rp 60 Miliar

0
Mikie Funland Beroperasi Kembali Dengan Protokol New Normal

Mikie Funland Beroperasi Kembali Dengan Protokol New Normal

0
Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang juga Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menjawab pertanyaan saat wawancara di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (18/6/2020)

Yurianto yang Dijuluki “Pembawa Berita Kematian” karena Sampaikan Data Covid-19

0
Konimex Dukung Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Pandemi & New Normal

Konimex Dukung Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Pandemi & New Normal

0
Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026

Recent News

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026
peristiwaindonesia.com

Penerbit :
PT Rajawali Sukmajaya Pers
SK MENKUMHAM Nomor: AHU-41733.40.10.2014
SIUP Nomor: 2472/2306/1.1/0904/08/2017

Follow Us

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

©2008 www.peristiwaindonesia.com "Mandiri Terpercaya dan Profesional"

No Result
View All Result

©2008 www.peristiwaindonesia.com "Mandiri Terpercaya dan Profesional"

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In