Home / Nasional

Kamis, 30 Juni 2022 - 16:37 WIB

STN Lotara Dampingi Kasus Sengketa Tanah Warga Melawan Perusahaan LSA

Penulis: Yardianto

LOTARA, PERISTIWAINDONESIA.com |

Ahli waris Amaq Kertalip didampingi kuasa hukum dan pengurus Serikat Tani Nelayan Lombok Utara (STN LOTARA) mendatangi lahan sengketa guna memasang plang himbauan, Kamis (30/6/2022) di dusun Teluk Dalem Kern Desa Medana tepatnya di depan Oboroi Hotel.

Ketua Serikat Tani Nelayan Novian kepada awak media mengatakan, pihaknya dari STN Lombok Utara bersama Kuasa Hukum akan mendampingi ahli waris Kertalip, yakni Kartini CS.

“Saya bersama tim sudah sepakat membantu dan mendampingi Kartini CS anak dari (alm) Kertalip untuk mendapatkan kembali tanahnya, terlebih lagi yang dihadapi orang asing dan sekarang obyek tanah sengketa di kuasai oleh PT. Lombok Serasi Anggun, masak iya kita mau dikuasai oleh orang asing, cukuplah kita dijajah masa lalu,“ ujar Ovan sapaannya setiap hari.

Kuasa hukum ahli waris Amaq Kertalip Kartini CS Da Malik SH menjelaskan kegiatan hari ini adalah pemasangan plang himbauan bahwa obyek tanah tersebut masih dalam sengketa di pengadilan negeri Mataram dengan perkara No: 4/pdt.g/2022.

“Kami kuatirkan obyek tanah tersebut dijual, dibangun atau dijaminkan kepada orang lain oleh pihak PT Lombok Serasi Anggun, yang sekarang menguasai obyek tanah. Makanya kami buat plang agar semua pihak mengetahuinya,” ungkapnya.

Tanah yang disengketakan dalam dokumen SHM No. 15/Medana, dengan luas 86 are.

Masih dikatakan DA, pihaknya sudah menyiapkan bukti dan saksi untuk memenangkan perkara ini.

Ditempat yang sama kartini (56 thn) menyampaikan tanah yang bersengketa adalah milik orang tuanya dan karena itulah mereka berjuang mempertahankan hak tersebut.

“Kami tidak pernah menjual tanah ini ke siapapun. Maka dengan itu, kami memperjuangkannya untuk memperolehnya kembali dari pengklaiman pihak lain,” tuturnya menitikkan air mata (*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegaskan Soal Keadilan Hati Nurani

Nasional

PSU Yalimo Menunggu Putusan Mahkamah Konstitusi

Nasional

Desakan Seleksi Terbuka Menguat, Plt Dirjen Albertus Dinilai Tidak Layak Jadi Dirjen Bimas Katolik Definitif

Nasional

Konferensi Pers Organisasi Lintas Iman, Menunggu Detik-detik Putusan Sengketa PHPU di MK Besok.

Nasional

Blusukan Anggota DPRD DIY Stevanus Christian Handoko Cepat Tanggap Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat

Nasional

Gedung Perpustakaan Nasional Senilai Rp10 Miliar Akan Dibangun di Langkat

Nasional

KRI ALbakhora Evakuasi 78 Penumpang Kapal KM Sumber Raya 04 Yang Mengalami Gangguan Mesin Ditengah Lautan

Hukum

Lapor Pak Kapolri ; Tambang Emas Ilegal di Desa Sungai Besar dan Desa Matang Gadong, Kec.Matan Hilir Selatan,Kab.Ketapang, Semakin Terkesan Kebal Hukum*