• Home
  • Redaksi
  • Info Iklan
Minggu, Agustus 23, 2026
  • Login
peristiwaindonesia.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nusantara
  • Investigasi
  • Selebritis
  • Sportaiment
  • Kesehatan
  • Suara Buruh
  • Daerah
  • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nusantara
  • Investigasi
  • Selebritis
  • Sportaiment
  • Kesehatan
  • Suara Buruh
  • Daerah
  • Pariwisata
No Result
View All Result
peristiwaindonesia.com
No Result
View All Result
Home Headline

Warga Cemas Dan Takut Penderita Sesak Napas Dan Jantung Divonis Rumah Sakit Menjadi Covid-19

abed nego panjaitan by abed nego panjaitan
18 Oktober 2020
in Headline
0
Warga Cemas Dan Takut Penderita Sesak Napas Dan Jantung Divonis Rumah Sakit Menjadi Covid-19
0
SHARES
216
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Penulis : WH Butar-butar

Simalungun, PERISTIWAINDONESIA.com |

Warga masyarakat Desa Wono Rejo Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Propinsi Sumatera Utara mengaku cemas dan takut, karena salah satu Rumas Sakit di Simalungun memvonis penderita penyakit jantung dan sesak napas menjadi Covid-19.

“Ibu itu penyakit jantung dan sesak napas, eh malah divonis Covid-19,” ujar salah seorang keluarga korban, Sabtu (17/10/2020) di desa Wono Rejo.

Menurutnya, Ibu EN (50 tahun), warga Desa Wono Rejo telah lama mengidap penyakit sesak napas dan jantung. Namun, setelah meninggal dunia, Ibu EN dikuburkan sesuai proses pemakaman kepada jenazah pasien Covid-19.

“Drakula Covid-19 telah tiba di Desa kami. Belum tentu terinfeksi Covid-19, tapi prosesi penguburan telah dikerjakan seperti kepada korban Covid-19. Ini sangat menakutkan,” sebut warga.

Sementara menurut UN, suami Ibu EN. Ketika penyakit istrinya EN kumat, ia bersama anak-anaknya melarikan korban ke salah satu Rumah Sakit Umum di Kabupaten Simalungun.

Tiba di rumah sakit, Ibu EN di perlakukan seperti terinfeksi Covid-19. Akhirnya, ibu EN meninggal dunia. Setelah itu, pihak Rumah Sakit memperlakukan jenazah ibu EN seperti layaknya orang meninggal dunia akibat covid-19.

Jenazah diisolasi dan sanak keluarga tidak bisa melihatnya. Selanjutnya, jenazah dimandikan dan dìkafani kemudian di bungkus plastik dan di masukkan ke dalam peti jenazah.

Anak-anak Ibu EN beserta sanak keluarga lainnya tidak di perbolehkan melihat jenazah untuk yang terakhir kalinya. Ironisnya, jenazah juga tidak di perbolehkan singgah di rumah duka.

Dari Rumah Sakit, jenazah langsung dibawa ke tanah wakaf Tempat Peņguburan Umum (TPU) desa Wono Rejo.

Padahal suami korban UN sehari-hari bekerja di Puskesmas Pematang Bandar sebagai KTU.

Kepada kru media ini, UN mengaku tidak dapat berbuat apa-apa. Apalagi sebagai PNS, kata UN, harus tunduk kepada pimpinan.

Melihat kejanggalan ini, kru media ini bertanya kepada salah seorang Petugas pengangkat peti jenazah.

“Bang, kalau jenazah ibu EN ini meninggal akibat Covid-19, mengapa warga disini ramai-ramai menyaksikan penguburannya?” tanya Awak media kepada Petugas dengan muka tertutup itu.

“Ibu EN ini meninggal belum tentu akibat Covid-19, sebab hasil sweb-nya pun belum ada untuk memastikan ibu EN meninggal akibat Covid-19,” jawab Petugas yang enggan menyebutkan namanya itu.

Kru media ini bertanya lagi, “kalau ibu EN meninggal belum tentu akibat Covid-19, lalu kenapa cara penguburannya sama seperti penguburan korban Covid-19?”. Petugas tersebut tidak dapat memberikan jawaban yang diminta.

“Kami hanya bawahan bang. Kami makan gaji dan harus patuh kepada pimpinan,” balas Petugas tersebut.

Di kesempatan itu, salah seorang ibu paruh baya yang tidak ingin disebutkan namanya menjelaskan, ibu EN sudah lama mengidap penyakit jantung dan sesak napas. Begitu pula orang tua dari Ibu EN meninggal dunia juga akibat sakit jantung dan sesak napas.

“Jadi sebenarnya sudah ada penyakit turunan dari orang tua Ibu EN,” ungkapnya.

Melihat cara penguburan ibu EN ini, warga desa Wono Rejo Kecamatan Pematang Bandar mengaku cemas dan takut dan memohon kepada Satgas kasus Covid-19 agar menyelidiki kasus ini karena kuat dugaan pihak Rumah Sakit mempermainkan status korban menjadi terinfeksi Covid-19.

“Ini harus diusut, karena itu jenazah manusia, yang punya harkat dan martabat dan sangat perlu di hormati sesuai agama dan adat istiadat suku masing-masing,” pintanya.

Pantauan kru PERISTIWAINDONESIA.com di Kecamatan Pematang Bandar, khususnya penduduk desa Wono Rejo, penduduk desa merasa cemas dan was-was akibat keadaan ini.

Parahnya lagi, warga menjadi takut berobat ke Puskesmas dan Rumah Sakit karena takut divonis Covid-19, yang belakangan ini santer dengan istilah drakula Covid-19.

“Ya ampun, kita jadi takut berobat, karena yang tidak Covid pun bisa berubah jadi Covid. Sesuka hati mereka saja mempermainkan status jenazah orang yang meninggal dunia. Kalau itu Covid-19, maka keluarga Ibu EN dan anak-anaknya tentulah terinfeksi karena mereka bersentuhan satu sama lain. Kasus ini harus serius diselidiki pemerintah seperti pernyataan Kepala KSP Bapak Moeldoko,” jelas warga (*)

Tags: Headline
Previous Post

DPC SBSI 1992 Minta Buruh Dan Mahasiswa Demo Jauhi Tindakan Anarkis

Next Post

Pengusaha Meubel Tuding PLN Sewenang-wenang, Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan

abed nego panjaitan

abed nego panjaitan

RelatedPosts

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal
Headline

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia
Headline

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata
Headline

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026
Anggaran Kelurahan Muara Ampolu Diduga Disalahgunakan, Masyarakat Minta Lurah Dievaluasi
Headline

Anggaran Kelurahan Muara Ampolu Diduga Disalahgunakan, Masyarakat Minta Lurah Dievaluasi

14 Juli 2026
Dugaan Prostitusi Terselubung Sentra Eropa Kotwis: Praktik “Koordinasi” Mencuat, Kinerja Satpol PP Bogor Dipertanyakan
Headline

Dugaan Prostitusi Terselubung Sentra Eropa Kotwis: Praktik “Koordinasi” Mencuat, Kinerja Satpol PP Bogor Dipertanyakan

14 Juli 2026
Diduga Bekingi Mafia BBM Oknum Aparat TNI Aktif Dan POM Sibolga Berkerjasama Dengan Pemilik SPBU   14.225.315 Terancam Dilaporkan Ke BPH Migas dan Puspomad TNI AD Dijakarta
Headline

Diduga Bekingi Mafia BBM Oknum Aparat TNI Aktif Dan POM Sibolga Berkerjasama Dengan Pemilik SPBU 14.225.315 Terancam Dilaporkan Ke BPH Migas dan Puspomad TNI AD Dijakarta

9 Juli 2026
Next Post
Pengusaha Meubel Tuding PLN Sewenang-wenang, Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan

Pengusaha Meubel Tuding PLN Sewenang-wenang, Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sejarah Lahirnya Tahlilan Dalam Upacara Kematian, Khususnya Di Tanah Jawa, Indonesia

Sejarah Lahirnya Tahlilan Dalam Upacara Kematian, Khususnya Di Tanah Jawa, Indonesia

23 Februari 2021
SBSI 1992 Minta Jokowi Berikan Pekerjaan Pengganti 514 Korda dan 7.230 Pendamping BSP Kemensos yang Kehilangan Pekerjaan

SBSI 1992 Minta Jokowi Berikan Pekerjaan Pengganti 514 Korda dan 7.230 Pendamping BSP Kemensos yang Kehilangan Pekerjaan

7 Januari 2022
Ditjen PFM Dihapus, Komisi VIII Berjanji Akan Tindaklanjuti Aspirasi Korda dan Pendamping Kecamatan

Ditjen PFM Dihapus, Komisi VIII Berjanji Akan Tindaklanjuti Aspirasi Korda dan Pendamping Kecamatan

18 Januari 2022
RUU Pertanahan Yang Baru, Hak Milik Dicabut Jika Tanah Tak Dipakai

RUU Pertanahan Yang Baru, Hak Milik Dicabut Jika Tanah Tak Dipakai

7 Agustus 2020
Atasi Krisis Air Bersih, Tapanuli Utara Butuh Dana Rp 60 Miliar

Atasi Krisis Air Bersih, Tapanuli Utara Butuh Dana Rp 60 Miliar

0
Mikie Funland Beroperasi Kembali Dengan Protokol New Normal

Mikie Funland Beroperasi Kembali Dengan Protokol New Normal

0
Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang juga Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menjawab pertanyaan saat wawancara di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (18/6/2020)

Yurianto yang Dijuluki “Pembawa Berita Kematian” karena Sampaikan Data Covid-19

0
Konimex Dukung Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Pandemi & New Normal

Konimex Dukung Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Pandemi & New Normal

0
Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026

Recent News

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026
peristiwaindonesia.com

Penerbit :
PT Rajawali Sukmajaya Pers
SK MENKUMHAM Nomor: AHU-41733.40.10.2014
SIUP Nomor: 2472/2306/1.1/0904/08/2017

Follow Us

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

©2008 www.peristiwaindonesia.com "Mandiri Terpercaya dan Profesional"

No Result
View All Result

©2008 www.peristiwaindonesia.com "Mandiri Terpercaya dan Profesional"

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In