Home / Kriminal

Kamis, 20 Agustus 2020 - 21:36 WIB

Wartawan Ditemukan Meninggal Di Jalan Poros Mamuju Tengah

Penulis : Kiyosi Bombang

MATENG, PERISTIWAINDONESIA.com

Seorang wartawan ditemukan tewas di jalan poros Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, Rabu (19/8/2020) malam.

Kasat Reskrim Polres Mateng, Iptu Agung Setyo Negoro mengatakan korban diketahui bernama Demas Laira (28).

Demas ditemukan tewas di pinggir jalan Dusun Salu Bijau, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Demas diduga menjadi korban pembunuhan karena ditemukan luka bekas tusukan benda tajam di sekujur tubuhnya.

“Ada tusukan dari ketiak sebelah kiri hingga ke bagian dada. Jumlahnya kira-kira 7 sampai 8 tusukan,” terang Agung via telepon, Kamis (20/8/2020).

Awalnya, Polisi mengira yang bersangkutan adalah korban kecelakaan. Namun setelah diidentifikasi, ternyata didapati bekas luka tusuk.

Di sekitar tubuh korban ditemukan sejumlah barang bukti, seperti kartu identitas KTP dan SIM, Id Card Media Online kabardaerah.com dan indometro.id, serta satu unit sepeda motor.

Selain itu, polisi juga menemukan satu buah sepatu tanpa pasangan, yang belum diketahui pemiliknya.

“Ada satu sepatu yang belum kita tahu siapa pemiliknya,” sambung Kasat Reskrim.

Menurut Iptu Agung, setelah olah TKP jasad korban kemudian dievakuasi ke RS Satelit Mateng untuk dilakukan visum et repertum. Pihak keluarga sudah mengambil jasad Demas untuk dimakamkan (*)

Share :

Baca Juga

Kriminal

Tim Intelijen Kejati Sulbar Berhasil Tangkap Tiga DPO Kasus Pencabulan Anak

Kriminal

Kurang Puas Aniaya Empat Tetangga, Rumah Pun Ikut Dibakar. Lalu Tersangka Bunuh Diri

Kriminal

Lagi, Kejati Sulbar Berhasil Tangkap DPO Koruptor Di Polman

Kriminal

Karyawan Rumah Sakit di Surabaya Tewas Gantung Diri dalam Kamar Kos

Daerah

Aktivis Edyanto Simatupang Dikeroyok Gerombolan OTK

Kriminal

Bareskrim Polri Musnahkan 5 Hektare Ladang Ganja di Sumut

Kriminal

Judi Mesin Tembak Ikan Marak Beroperasi di Tanah Karo

Kriminal

Lapor Pak Kapolda: “Mesin Judi Tembak Ikan Bebas Beroperasi di Tanah Karo”