Home / Daerah

Sabtu, 4 September 2021 - 23:17 WIB

BIMA Tabagsel Dukung Gaji DPRD Dialokasikan Untuk Bayar Insentif Nakes RSUD Padangsidimpuan

Aktivis Mahasiswa Padangsidimpuan Randa Pohan

Aktivis Mahasiswa Padangsidimpuan Randa Pohan

Penulis: Ridwan Efendi Pohan

Padangsidimpuan, PERISTIWAINDONESIA.com |

Pernyataan anggota Komisi XI DPR RI Gus Irawan Pasaribu yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, yang meminta gaji 4 anggota DPRD Padangsidimpuan Fraksi Gerindra dialihkan untuk membayar insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Padangsidimpuan direspon masyarakat.

Kali ini dukungan datang dari BIMA TABAGSEL (Barisan Independent Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan).

Dukungan ini disampaikan aktivis mahasiswa Padangsidimpuan Randa Pohan di sela-sela Rapat Kerja (Raker) BIMA TABAGSEL, Sabtu (4/9/2021) di Kampung Teleng, Kelurahan Wek III Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan.

Randa Pohan sangat mengapresiasi pernyataan tersebut dan BIMA Tabagsel, menurutnya, sangat mendukung penuh statement Gus Irawan untuk mengalihkan gaji anggota DPRD Fraksi Gerindra dipergunakan untuk membayar insentif Nakes di RSUD Padang Sidimpuan.

“Bahkan kalo bisa seluruh anggota DPRD, Walikota beserta seluruh staf dan OPD se-Kota Padangsidimpuan meneladani sikap tersebut apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini,” ujar Randa Pohan selaku Demisioner Ketua BIMA TABAGSEL.

Sejauh ini, Observasi BIMA TABAGSEL di lapangan, kata Randa Pohan, RSUD Kota Padangsidimpuan masih kekurangan fasilitas seperti obat-obatan, tabung Oksigen dan terutama 1,5 tahun insentif nakes masih terkendala.

Akibatnya, lanjut Randa, kebanyakan masyarakat tidak lagi berobat ke RSUD Padangsidimpuan, tapi beralih ke rumah sakit swasta, diduga karena kurangnya dukungan materil dari Pemerintah Daerah.

“Nakes sudah bertaruh nyawa menangani Wabah Covid-19 ini, seyogianya insentif Nakes diutamakan dalam sistem penanganan Covid-19, padahal hanya RSUD Kota Padangsidimpuan satu-satunya tempat rujukan pasien Covid-19 di Padangsidimpuan ini,” terang Randa Pohan.

Oleh karena itu, Randa Pohan berharap seluruh lembaga pemeriksa keuangan perlu mendalami dan memeriksa kegunaan uang yang mengalir untuk penanganan Covid-19 di Kota Padangsidimpuan.

“Ini perlu dipertanyakan, sejauh ini sudah berapa banyak APBN dan APBD habis untuk menangani Covid-19 ini,” tandasnya (*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy Hadiri Pembukaan Musrenbang Provinsi Sumatera Utara

Daerah

DPRD Sumut Kunker ke Langkat, Bahas Perlindungan & Pelestarian Budaya

Daerah

Mantan Kadiskes Tapanuli Tengah Sumut Disebut Layak Direhabilitasi.

Daerah

Melalui Aksi Peduli, Komunitas Basis Gereja Santa Maria Bunda Allah Paroki Santo Yosef Tapanuli Tengah Bagi-Bagi Sembako

Daerah

Menjelang Bulan Ramadhan TPID Sidak ke Pasar dan Swalayan

Daerah

Lodewick Fraus Saren Marpaung Ambil Formulir Pendaftaran Balon Bupati-Wakil Bupati Periode 2024-2029 di Kantor DPD PAN Tapanuli Tengah

Daerah

PERAN MAJELIS ZIKIR SYEKH SOFYAN SIMBOLON DALAM MENINGKATKAN KETAATAN MASYARAKAT DI DESA TANJUNG KASAU

Daerah

Oknum Sebar Fitnah, Saat Pj Bupati Tapteng Gencar Bersih-bersih OPD Dari Korupsi