• Home
  • Redaksi
  • Info Iklan
Minggu, September 13, 2026
  • Login
peristiwaindonesia.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nusantara
  • Investigasi
  • Selebritis
  • Sportaiment
  • Kesehatan
  • Suara Buruh
  • Daerah
  • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nusantara
  • Investigasi
  • Selebritis
  • Sportaiment
  • Kesehatan
  • Suara Buruh
  • Daerah
  • Pariwisata
No Result
View All Result
peristiwaindonesia.com
No Result
View All Result
Home Headline

Benarkan Pemerintah Akan Mengimpor Indukan Sapi Perah Sebanyak 1,5 Juta Ekor ?

MTPM 01 by MTPM 01
6 Agustus 2024
in Headline, Pariwisata
0
Benarkan Pemerintah Akan Mengimpor Indukan Sapi Perah Sebanyak 1,5 Juta Ekor ?
0
SHARES
53
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,PERISTIWAINDONESIA.COM

Adanya wacana Prabowo Subianto mengimpor indukan sapi perah sebanyak 1,5 juta ekor untuk memenuhi pasokan susu dalam melaksanakan program minum susu gratis yang akan dibagikan kepada seluruh anak-anak pelajar, mulai pra sekolah, anak sekolah dan ibu hamil.

Mengimpor indukan sapi adalah sebuah strategi dan percepatan agar tercapai populasi sapi perah untuk memenuhi target pasokan susu, induk sapi perah yang diimpor sebanyak 1,5 juta ekor akan dipelihara, diperkirakan dalam waktu dua atau tiga tahun kedepan populasi sapi perah akan berkembang menjadi 3 juta ekor.

Kementerian Pertanian juga sudah menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengimpor susu untuk program makan bergizi dan minum susu gratis, malah wacana pemerintah akan mengimpor indukan sapi lebih banyak lagi, yaitu sekitar 5,4 juta ekor.

Cara pemerintah agar indukan sapi bisa beranak dan populasi sapi bertambah banyak dengan cara indukan sapi disuntik dengan bibit yang sudah diolah dan dipilih dengan menggunakan teknologi inseminasi buatan agar melahirkan sapi betina, tujuannya agar kebutuhan daging dan susu tercukupi secara nasional termasuk juga untuk program makan bergizi dan minum susu gratis.

*Data Populasi Sapi Perah dan Produksi Susu Segar di Indonesia*

Menurut data BPS tahun 2022, produksi susu segar di Indonesia sekitar 968 ribu ton, sementara untuk kebutuhan susu nasional dibutuhkan sekitar 4,4 juta ton, dari total produksi susu segar tersebut sekitar 90 persen dihasilkan dari peternak sapi perah rakyat.

Sementara untuk data populasi sapi perah menurut Fakultas Peternakan UGM mencatat populasi sapi perah ada sekitar 507 ribu ekor, masih jauh dari populasi sapi perah yang diharapkan pemerintah yaitu sekitar 2,5 juta ekor.

*Pemerintah harus Memperhatikan beberapa Hal jika Mengimpor Indukan Sapi Perah sebanyak 1,5 Juta Ekor*

*Pertama.* Impor indukan sapi perah adalah percepatan untuk menambah populasi sapi perah di dalam negeri, akan tetapi ada hal lain yang perlu diperhatikan oleh pemerintah sebelum mengimpor indukan sapi perah adalah dengan melihat potensi populasi sapi perah, ada sekita 507 ribu ekor, populasi bisa dikembangbiakkan, hanya saja membutuhkan waktu yang lebih lama.

*Kedua.* Jika pemerintah mengimpor indukan sapi perah sebanyak 1,5 juta ekor, secara konsep sangat menguntungkan karena populasi sapi perah dan produksi susu segar bisa tercapai, tapi dalam menerapkannya tidaklah mudah, butuh anggaran yang sangat besar, harga satu ekor induk sapi perah impor sekitar 50 juta sehingga membutuhkan anggaran sebesar 75 trilyun.

*Ketiga.* Siapa yang memelihara indukan sapi perah sebanyak 1,5 juta ekor, apakah peternak yang sudah ada atau peternak baru ? Jika dipelihara oleh peternak baru tentu resiko kegagalannya besar sekali. Kendala lain yang harus diperhatikan pemerintah adalah masalah lahan untuk ditanami rumput, setiap hari sapi perah membutuhkan rumput sekitar 15 sampai 20 kilogram.

*Keempat.* Lebih baik pemerintah membuat kebijakan sederhana, jangan membuat perencanaan yang terlalu tinggi dan fantastis, bisa dimulai dengan mengembangkan potensi yang ada, seperti populasi sapi perah bisa diperbanyak dengan melakukan tehnologi inseminasi buatan. Termasuk juga, pemerintah mempersiapkan industri pengolahan susu karena susu segar cepat rusak jika tidak segera diproses.

*Kelima.* Pemerintah mencari format yang praktis dan efisien, lakukan impor secara bertahap mulai dari 50 ribu sampai 100 ribu ekor terlebih dahulu, berikan sapinya kepada peternak sapi perah yang sudah trampil sambil melakukan pemberdayaan kepada peternak yang sudah ada dan peternak baru.

Dari pemaparan di atas bisa dijelaskan bahwa jika pemerintah berhasil melakukan impor indukan sapi secara bertahap, dipelihara, lahan disiapkan, susunya diserap oleh industri maka impor indukan sapi untuk tahun selanjutnya bisa dilaksanakan dengan jumlah yang lebih besar lagi, diprediksi lima tahun ke depan tujuan pemerintah untuk meraih swasembada daging dan susu tercapai.

Tim/Red

Previous Post

Dugaan Transaksi Besar Mencurigakan Bos JSI Jadi Sorotan Masyarakat, PPATK Diminta Selidiki Semua Terlibat

Next Post

Lapor Pak Kapolri dan Pak Kapolda Serta BPH Migas Usut Tuntas SPBU 64.788.03 Menjadi Tempat Sarang Mafia BBM Bersubsidi

MTPM 01

MTPM 01

RelatedPosts

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal
Headline

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia
Headline

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata
Headline

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026
Anggaran Kelurahan Muara Ampolu Diduga Disalahgunakan, Masyarakat Minta Lurah Dievaluasi
Headline

Anggaran Kelurahan Muara Ampolu Diduga Disalahgunakan, Masyarakat Minta Lurah Dievaluasi

14 Juli 2026
Dugaan Prostitusi Terselubung Sentra Eropa Kotwis: Praktik “Koordinasi” Mencuat, Kinerja Satpol PP Bogor Dipertanyakan
Headline

Dugaan Prostitusi Terselubung Sentra Eropa Kotwis: Praktik “Koordinasi” Mencuat, Kinerja Satpol PP Bogor Dipertanyakan

14 Juli 2026
Diduga Bekingi Mafia BBM Oknum Aparat TNI Aktif Dan POM Sibolga Berkerjasama Dengan Pemilik SPBU   14.225.315 Terancam Dilaporkan Ke BPH Migas dan Puspomad TNI AD Dijakarta
Headline

Diduga Bekingi Mafia BBM Oknum Aparat TNI Aktif Dan POM Sibolga Berkerjasama Dengan Pemilik SPBU 14.225.315 Terancam Dilaporkan Ke BPH Migas dan Puspomad TNI AD Dijakarta

9 Juli 2026
Next Post
Lapor Pak Kapolri dan Pak Kapolda Serta BPH Migas Usut Tuntas SPBU 64.788.03 Menjadi Tempat Sarang Mafia BBM Bersubsidi

Lapor Pak Kapolri dan Pak Kapolda Serta BPH Migas Usut Tuntas SPBU 64.788.03 Menjadi Tempat Sarang Mafia BBM Bersubsidi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sejarah Lahirnya Tahlilan Dalam Upacara Kematian, Khususnya Di Tanah Jawa, Indonesia

Sejarah Lahirnya Tahlilan Dalam Upacara Kematian, Khususnya Di Tanah Jawa, Indonesia

23 Februari 2021
SBSI 1992 Minta Jokowi Berikan Pekerjaan Pengganti 514 Korda dan 7.230 Pendamping BSP Kemensos yang Kehilangan Pekerjaan

SBSI 1992 Minta Jokowi Berikan Pekerjaan Pengganti 514 Korda dan 7.230 Pendamping BSP Kemensos yang Kehilangan Pekerjaan

7 Januari 2022
Ditjen PFM Dihapus, Komisi VIII Berjanji Akan Tindaklanjuti Aspirasi Korda dan Pendamping Kecamatan

Ditjen PFM Dihapus, Komisi VIII Berjanji Akan Tindaklanjuti Aspirasi Korda dan Pendamping Kecamatan

18 Januari 2022
RUU Pertanahan Yang Baru, Hak Milik Dicabut Jika Tanah Tak Dipakai

RUU Pertanahan Yang Baru, Hak Milik Dicabut Jika Tanah Tak Dipakai

7 Agustus 2020
Atasi Krisis Air Bersih, Tapanuli Utara Butuh Dana Rp 60 Miliar

Atasi Krisis Air Bersih, Tapanuli Utara Butuh Dana Rp 60 Miliar

0
Mikie Funland Beroperasi Kembali Dengan Protokol New Normal

Mikie Funland Beroperasi Kembali Dengan Protokol New Normal

0
Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang juga Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menjawab pertanyaan saat wawancara di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (18/6/2020)

Yurianto yang Dijuluki “Pembawa Berita Kematian” karena Sampaikan Data Covid-19

0
Konimex Dukung Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Pandemi & New Normal

Konimex Dukung Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Pandemi & New Normal

0
Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026

Recent News

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026
peristiwaindonesia.com

Penerbit :
PT Rajawali Sukmajaya Pers
SK MENKUMHAM Nomor: AHU-41733.40.10.2014
SIUP Nomor: 2472/2306/1.1/0904/08/2017

Follow Us

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

©2008 www.peristiwaindonesia.com "Mandiri Terpercaya dan Profesional"

No Result
View All Result

©2008 www.peristiwaindonesia.com "Mandiri Terpercaya dan Profesional"

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In