Home / Hukum

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 09:44 WIB

DPO Herianto Suami Rosalina Tiba di Sulawesi Barat

Penulis : Kiyosi Bombang

Mamuju, PERISTIWAINDONESIA.com |

Kajari Mamasa Erianto menyampaikan Terdakwa Herianto, yang merupakan suami dari Rosalina merupakan tahanan Kejari Mamasa tahun 2016.

“Seyogianya Heriyanto dan istrinya Rosalina menjadi tahanan kami, tetapi suami istri itu melarikan diri,” terang Kajari, saat jumpa Pers baru-baru ini di bandara Tampa’padang Mamuju

Setelah Empat tahun jadi buronan, akhirnya kedua DPO itu berhasil ditangkap Satuan Intelijen Kejati Sulawesi Barat (Sulbar) di Kantor Balai Rehabilitasi BNN Makassar, Rabu (7/10/2020) setelah tim intelijen melakukan perburuan dari pengembangan informasi yang di peroleh selama empat hari di Sulawesi Selatan.

Tim ini dipantau langsung Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulbar Johny Manurung dengan rute pencaharian dan penggrebekan di sarang bandar narkoba di Kota Pare-pare.

Dilanjutkan ke Makassar setelah mendapat informasi bahwa DPO berada di Makassar dan berkat koordinasi antara tim intel Kejati Sulbar dengan Kejati Sulsel dan Polda Sulsel, akhirnya DPO Herianto berhasil ditangkap.

Usai diamankan, DPO Heriyanto alias Rian alias Dg Ero di berangkatkan dari bandara Mandai Makassar pukul 10:00 WITA dan tiba di Bandara Tampa’padang Mamuju Sulbar sekira pukul 12:00 WITA Siang.

Kali ini Kejati Sulbar tidak mau lengah, maka pengawalan terhadap DPO Herianto ini diperketat sebab Terdakwa sangat pintar dan lihai mengelabui Petugas.

Kejati Sulbar yang ikut mengawal terdakwa Heriyanto alias Rian alias Dg ero, dari Makassar ke Mamuju diantaranya Kasi Penkum Amiruddin, Koordinator Tim Salahuddin, Kasi C Mustar, Jaksa Fungsional Ottoman dan Kajari Mamasa Erianto dibantu Kasi Intel Kejari Mamasa Andi Farman dan Jaksa Oktovianus S Tumuju.

Kajari Mamasa Erianto juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh Tim yang terlibat dalam membantu pencarian dan penangkapan buron DPO ini.

“Dan tak lupa juga saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Media yang selalu setia membantu memberikan informasi kepada kami. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih,” tandas kajari (*)

Share :

Baca Juga

Hukum

SPBU 34-171-27 Margahayu Diduga Salah Gunakan Izin Usaha

Daerah

Terjadi di Tapteng Kekerasan Terhadap Anak Dibawah Umur, dan Dimasukkan Dalam Karung , Pelaku Adalah Diduga Tantenya.

Hukum

Fokus Harkamtibmas, 10 Polsek Jajaran Polda Maluku Utara Tidak Lagi Lakukan Penyidikan Kasus

Daerah

Oknum ASN Diduga Pungli, Ketua PW MOI Minta Satgas Saber Pungli Tindak Tegas

Hukum

Asintel Kejati Sulut Hadir Peresmian PLTD Pulau Siladen

Hukum

Bawaslu Kota Bekasi akan Tertibkan Semua Alat Peraga Calon Legislatif yang Melanggar Aturan.

Hukum

PKN Melawan BPK RI Sidang Mediasi di Komisi Informasi Pusat

Hukum

Disabilitas Korban Pemerkosaan, Kadis DP3AP2KB Pelalawan Maksimal Upayakan Bantuan