• Rab. Feb 28th, 2024

Masyarakat Kecewa Pelayanan PLN Janarata Pondok

Byabed nego panjaitan

Okt 14, 2020

Penulis : Dasa Yushelmy

Bener Meriah, PERISTIWAINDONESIA.com |

Masyarakat mengaku kecewa pada Pelayanan PLN Rayon Janarata Pondok Baru Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Pasalnya, dalam sepekan ini arus listrik sering hidup mati tak beraturan, bahkan berujung pada pemadaman.

Sebut saja salah seorang Ibu Rumah Tangga bernama Evi (35) menuturkan kecewa terhadap pelayanan PLN Rayon Janarata Pondok Baru yang sering memadamkan listrik tanpa pemberitahuan, bahkan pemadaman listrik seperti kurang beretika sebab tekesan sesuka hati mereka saja.

“Kami kecewa, lampu mati selalu tak beraturan. Terkadang siang atau malam, bahkan berjam-jam tanpa ada pemberitahuan secara terencana,” kata warga Karang Rejo, Kecamatan Wih Pesam ini, Rabu (14/10/2020).

Menurut Evi, pihak PLN mestinya paham dan peduli keluhan warga. Pemberitahuan mati listrik, kata dia, sebaiknya di umumkan secara terbuka hingga sampai kepada masyarakat.

“Pelayanan buruk pihak PLN sejak sepekan terakhir ini sangat besar dampaknya kepada pelanggan,” imbuhnya.

Bukan saja banyak kerugian materi, namun rasa kepercayaan terhadap penyedia layanan listrik ini justru semakin berkurang.

Sementara itu, Arina selaku Manager PLN Rayon Janarata Pondok Baru Kabupaten Bener Meriah, saat di temui media ini di ruang kerjanya Rabu (14/10/2020) mengakui pemadaman listrik terdiri atas dua kategori.

Pertama, pemadaman secara terencana. Artinya, karena ada perbaikan disisi jaringan dan sebelum pemadaman listrik itu diberlakukan. Pihak PLN sendiri, sebut Arina telah mengeluarkan surat pemberitahuan secara terencana.

Kedua, lanjut Arina, pemadaman listrik tidak secara sengaja. Biasanya dikarenakan ranting pohon maupun hewan burung yang menggangu kabel listrik. Bahkan, pihak PLN Rayon Janarata sendiri setiap harinya telah berupaya selalu merintis ranting pohon yang mengganggu area kabel listrik di sepanjang jalurnya .

Begitu pula sebaliknya untuk hewan seperti burung yang sesekali hinggap di kabel listrik dan sewaktu-waktu dapat pula mengganggu jaringan listrik sehingga padam tanpa terencana.

“Nah, untuk itu pihak PLN Janarata sendiri telah menaruhkan “tutor” sebagai penghindar hewan burung maupun ranting pohon yang jatuh,” jelas Arina.

Jadi pihak PLN Rayon Janarata Pondok Baru sendiri tidak ada maksud untuk memadamkan listrik di suatu wilayah dengan sengaja.

Kondisi lampu kerap mati karena adanya pekerjaan perbaikan jaringan untuk peningkatan pelayanan dan pasokan listrik kepada pelanggan.

“PLN Janarata juga berharap pada masyarakat agar selalu koorperatif pada saat penebangan kayu yang sedikit menghambat tiang maupun kabel listrik agar dapat saling bekerjasama,” pinta Arina (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *