• Rab. Feb 28th, 2024

Menteri PPPA I Gusti Ayu Darmawati Kunjungi Rumah Sakit Lapangan TNI AD

Byabed nego panjaitan

Jan 28, 2021

Penulis: Kiyosi Bombang

Mamuju, PERISTIWAINDONESIA.com |

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Darmawati SE MSi mengunjungi Rumah Sakit TNI AD, Kamis (28/1/2021) di Lapangan Tammajarra Makorem 142/Tatag di jalan Abdul Malik Pattana Endeng, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Menteri PPPA memasuki setiap ruang yang ada di dalam rumah sakit, baik ruang perawatan perempuan, perawatan bayi, hingga ruangan lain yang dinilai krusial untuk melaksanakan perawatan medis.

Hasilnya cukup membuatnya tercengang, betapa tidak, rumah sakit yang terdiri dari 28 tenda itu memiliki pelayanan, personel, hingga fasilitas yang sangat memuaskan.

Bahkan I Gusti Ayu Darmawati SE MSi mengaku baru kali ini melihat rumah sakit di lokasi bencana yang memiliki sarana dan prasana yang lengkap.

“Kalau boleh jujur, dari beberapa kali saya turun ke titik-titik pengungsian, pertama kali saya melihat konsep rumah sakit di pengungsian yang luar biasa. Ada dokter, kemudian ada fasilitas yang luar biasa,” kata I Gusti Ayu Darmawati takjub

Dibeberkannya, ketika mengunjungi berbagai titik pengungsian di Mamuju, banyak catatan penting harus mendapat penanganan intensif, di antaranya ibu hamil tua dan bayi yang lahir di pengungsian.

Namun kata dia, semua kendala yang terbersit di kepalanya terjawab, ketika mengunjungi Rumah Sakit Lapangan milik TNI AD yang berdiri di Korem 142/Tatag ini.

“Di sini di tempat ini (Korem 142/Tatag, red ) saya melihat seluruh alternatif yang bisa menangani persoalan. Setelah berkunjung ke sini sudah dijawab oleh rumah sakit ini, ternyata masih banyak fasilitas yang memungkinkan ibu-ibu hamil tua ditampung di sini dengan pelayanan melahirkan yang sangat luar biasa,” ungkapnya.

I Gusti Ayu Darmawati kemudian memberikan apresiasi dan bersyukur atas kehadiran rumah sakit yang bisa menyangga rumah sakit yang belum bisa beroperasi maksimal.

Kemandirian rumah sakit itu dinilai penting untuk melayani yang mengalami luka akibat terkena reruntuhan gempa atau sakit ketika berada di pengungsian.

“Saya mengapresiasi dan bangga yang luar biasa melihat kemandirian rumah sakit ini. Ini suatu harapan baru. Makanya pas sekali kita berkunjung ke sini,” imbuh I Gusti Ayu Darmawati.

Di tempat yang sama Komandan Batalyon Kesehatan Danyonkes 2 Divisi Infanteri 2 Kostrad Letkol Ckm dr Ayiq Mahmud SpOT (K) Spine berterima kasih atas kunjungan Menteri PPPA I Gusti Ayu Darmawati SE MSi.

Menurut Letkol Ckm dr Ayiq Mahmud SpOT (K) Spine, Rumah Sakit Lapangan tersebut merupakan rumah sakit pertama di Indonesia yang terlengkap, terdiri dari 28 tenda dari berbagai fasilitas, di antaranya ruang operasi, UGD, radiologi, dan fasilitas medis lainnya.

Selain itu, petugas medis andal pun tersedia dalam rumah sakit ini, 12 dokter ahli, bedah, anastesi, anak, kandungan, bidan, dan personel lain yang memiliki kompetensi yang sudah tidak diragukan lagi.

“Itu semua dilengkapi dan melayani secara mandiri. Saat ini sudah 267 pasien perawatan, ada 14 orang yang dirawat dan dioperasi sudah 4 orang,” ungkap Ayiq Mahmud.

Harapan KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa, menurut Ayiq Mahmud, bagaimana rumah sakit ini bisa menjadi pendukung rumah sakit di daerah yang pelayanannya masih terbatas.

“Harapan Bapak KASAD, rumah sakit ini didirikan untuk benar-benar menjadi rumah sakit pendukung sampai rumah sakit daerah dinyatakan bisa berdiri sendiri,” pungkasnya (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *