• Sel. Apr 23rd, 2024

Minibus Rombongan Pelancong dari Langsa Jatuh ke Jurang di Pantan Terong, Dua Meninggal

Byabed nego panjaitan

Mar 22, 2021

Penulis: Zulkarnaini

Takengon, PERISTIWAINDONESIA.com |

Kecelakaan tunggal terjadi di Kampung Bahgie, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (21/3/2021).

Satu minibus BL 7554 FL pembawa wisatawan dari Kota Langsa terperosok ke jurang di seputaran lokasi wisata Pantan Terong.

Kepala Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Aceh Tengah Ishak, saat dikonfirmasi PERISTIWAINDONESIA.com mengatakan, kecelakaan itu terjadi sekira pukul 10.00 Wib tadi pagi.

“Di lokasi kejadian ada dua orang yang meninggal dunia atas nama Erni dan Erna, dalam mobil tersebut terdapat 13 orang penumpang,” katanya.

Sementara ini, Ishak mengakui sejauh ini pihaknya masih melakuan pendataan terhadap nama-nama korban kecelakaan tersebut.

“Petugas di lapangan saat ini, sedang melakukan evakuasi terhadap para korban. Untuk korban yang selamat sudah berada di RSUD Datu Beru Takengon,” ujarnya.

Dari laporan sementara, mobil beserta penumpang berasal dari Kota Langsa, tujuannya untuk berwisata, hampir rata-rata penumpangnya semua perempuan.

Satu Bocah Asal Bener Meriah

Minibus BL 7554 FL yang membawa rombongan wisatawan dari Kota Langsa yang jatuh ke jurang di kawasan wisata Pantan Terong, Kampung Tensaran, Kecamatan Bebesen Aceh Tengah dikemudikan oleh Anto (38) warga Kampung Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa itu membawa 13 orang.

Dua di antaranya dinyatakan meninggal di tempat yakni Erna (60) warga Kampung Lengkong Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa; dan Erni Agustina (51) Kampung Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.

Sementara itu, 11 korban yang dievakuasi ke RSUD Datu Beru Takengon yakni Satira (60) warga Kampung Lengkong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa; dan Fifi Yanti (51) Kampung Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.

Berikutnya, Sribana (59) warga Kampung Tengoh, Kecamatan Langsa Kota Langsa; Tina Asmawati (59) Kampung Paya Pojok Teungoh, Kecamatan Langsa Barat Kota, Langsa dan Safrida (49) warga Kampung Gedubang, Kecamatan Langsa Baro’ Kota Langsa.

Selanjutnya, Diah Setiawati (49) warga Kampung Puntung, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa; Karmida (58) warga Kampung Lengkong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa; Rehani Hasibuan (59) warga Kampung Gedubang Jaya, Kecamatan Langsa, Kota Langsa; Warsiah (62) warga Kampung Bundar, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang; dan Salwa Hairun Nisa (9) warga Kampung Serule Kayu, Kecamatan Bukit Bener Meriah.

“Sampai saat ini, kita merawat ada enam orang, salah satunya bocah yang bernama Salwa Hairun Nisa warga Bener Meriah, yang selebihnya sudah kita pulangkan,” kata Azwar Iwantona salah seorang dokter piket RSUD Datu Beru Takengon, Minggu (21/3/2021).

Terhadap Salwa Hairun Nisa tersebut, kata Azwar, ia ikut dalam rombongan bersama neneknya yang merupakan salah satu korban dalam kecelakaan tersebut.

“Dari pengakuan korban mereka merupakan rombongan senam lansia asal kota Langsa yang berlibur ke kota Takengon,” katanya (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *