• Sel. Apr 23rd, 2024

Program Transmigrasi Membuka Keterisolasian Daerah Tertinggal

Byabed nego panjaitan

Des 12, 2020

Penulis: Gidion Pasande

Mamuju, PERISTIWAINDONESIA.com |

Peringatan Hari Bhakti Transmigrasi ke-70 yang dilaksanakan setiap tanggal 12 Desember, tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, karena dilaksanakan di tengah pandemi covid-19.

Tahun ini dipusatkan di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar, Sabtu (12/12/2020) dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Bertindak sebagai inspektur upacara Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar. Peringatan tahun ini dengan tema ‘Revitaslisasi dan Modernisasi Transmigrasi Mendukung Ketahanan Pangan Nasional’.

Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menyampaikan, sudah 70 tahun program transmigrasi diselenggarakan pemerintah Indonesia. Tentu, telah banyak hal positif dikontribusikan program transmigrasi dalam kerangka pembangunan Indonesia.

Meski demikian, tentu banyak kekurangan yang mesti diperbaiki ke depan. Diantara kontribusi positif dari program transmigrasi adalah membuka keterisolasian daerah tertinggal.

Program transmigrasi berhasil membangun 3.606 satuan permukiman transmigrasi yang berada di 619 kawasan transmigrasi.

Dalam konteks ekonomi, program transmigrasi telah berkontirbusi nyata pada pertumbuhan ekonomi, yakni dengan mewujudkan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, dalam Lima tahun terakhir, program transmigrasi telah mendukung terbitnya sertifikat tanah warga transmigran sebanyak 163.151 bidang.

“Ke depan, pemerintah akan fokus melakukan revitalisasi terhadap kawasan transmigrasi yang sudah ada.  Hal ini kita lakukan sebagai bagian dari wujud terima kasih pemerintah kepada keluarga besar transmigran yang sudah bertahun-tahun bertahan, bahkan telah mampu menjadikan daerahnya menjadi lebih produktif dan berdaya saing,” kata Abdul Halim Iskandar.

Lebih lanjut dikatakan, transmigrasi harus mampu menjadi kekuatan pengungkit ekonomi kawasan sekitarnya, transmgrasi harus mampu menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam pembangunan desa di Indonesia.

Usai upacara, menteri Desa PDT dan Transmigrasi didampigi Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menyerahkan sertifikat hak milik hasil program strategis nasional tahun 2020 sebanyak 1.000 sertifikat dari kabupaten se-Sulbar, terdiri dari Kabupaten Mamuju sebanyak 50 serfipikat, Kabupaten Polman sebanyak 100 serfipikat, Kabupaten Majene sebanyak 300 serfipikat, Kabupaten Mamasa sebanyak 104 serfipikat dan Kabupaten Pasangkayu sebanyak 378 sertifikat.

Selain itu, Menteri juga menyerahkan bantuan pangan dan peralatan kesehatan pencegahan Covid-19 untuk masyatakat transmigrasi (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *