Home / Nusantara

Jumat, 3 Maret 2023 - 09:55 WIB

Syah Afandin Ingin Jadikan Langkat Centra Tanaman Kedelai di Sumut

Penulis: Muhammad Salim

Langkat, PERISTIWAINDONESIA.com |

Bupati Langkat H Syah Afandin SH melaksanakan gerakan tanam kedelai mendukung peningkatan luas tambah tanam, Produksi dan Provitas Kedelai di kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2023,di Areal Gapoktan Cinta Damai Desa Paya Rengas Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat, Kamis (2/03/2023).

Bibit yang akan di salurkan di kabupaten langkat berjumlah 15.500 Kg dalam 1 Hektar mendapatkan 50 kg. Dalam kesempatan ini 18 kelompok di 5 kecamatan yang mendapatkan di antaranya kecamatan Hinai,Kecamatan Stabat, Kecamatan Besitang, Kecamatan Sirapit dan Kecamatan secanggang .

1. Hinai 5 kelompok dengan luas lahan 150 Hektar

2. Stabat 6 Kelompok dengan luas tanah 85 Hektar

3. Besitang 2 Kelompok dengan luas tanah 40 Hektar

4. Sirapit 5 Kelompok dengan luas tanah 25 Hektar

5. Secanggang 1 Kelompok dengan luas tanah 10 Hektar

Bupati Langkat Syah Afandin sangat berbahagia pada hari ini sudah terbukti perhatian pemerintah pusat kepada Kabupaten Langkat ini, bukan hal yang mudah 5000 hektar untuk tahap pertama dibantu untuk bibit kedelai sudah disampaikan, dengan tujuannya supaya langkat ini sebagai barometer untuk produksi kedelai di Provinsi Sumatera Utara ucapnya.

Hari ini kebahagiaan saya datang di karenakan masyarakat mempunyai jalan keluar untuk mengatasi persoalan-persoalannya terutama para petani hari ini kita dibantu gratis untuk benih kedelai bahkan sudah panen beliau sendiri juga membeli hasil panen bapak/ibu tetapi di jadikan benih kedelai yang siap untuk di tanam dan akan di hargai 15 rb- 18 rb/Kg.

Kedelai merupakan kebutuhan nasional dalam negeri Karena kita masih mengimpor kedelai dari luar sementara lahan kita cukup.

Syah Afandin juga siap untuk menampung 30 Ribu Hektar apabila di percayakan untuk menanam kedelai, kita bisa bekerja sama dengan kelompok-kelompok lain untuk menanam kedelai.

Ini bukan merupakan tanaman yang sulit yang penting petani mau untuk menjadi jalan keluar bagi para petani, Saya mau Langkat menjadi Centra tanaman kedelai di Sumatera Utara mengatasi inflasi saat ini yang terjadi.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara Rajali SSos MSP menyampaikan Kabupaten Langkat dulunya merupakan penghasil kacang kedelai yang sangat bagus.

“Kami pemerintah Provinsi Sumatera Utara fokus untuk mengembalikan kabupaten langkat menjadi penghasil kedelai terbesar di Sumatera Utara,” ucapnya.

Komunitas kedelai di Langkat, katanya berharap nantinya menjadi Langkat sebagai penghasil kedelai terbesar di Sumatera Utara.

“Kepada Bapak Ibu sekalian Saya ucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Direktur AKABI Kementrian Pertanian RI dan Terima kasih kepada bapak Bupati yang sudah menyiapkan lahan Rp5.000 hektar di Langkat,” ucapnya.

Kami dari Kementerian Pertanian RI membawa berita gembira untuk para kelompok petani kedelai di langkat melakui Direktur AKABI, saya mau minta tolong kepada bapak/Ibu untuk dihabiskan dana dan anggaran di kementrian, dikarenakan tahun lalu 200 Milyar di kembalikan kepada negara karena petani tidak mau menanam kedelai di karenakan harga jual yang murah, dari pada di kembalikan mari kita tananam kedelai.

Deraktur AKABI Kementrian Pertanian Ir Yuristianto MM juga sangat senang dalam kegiatan ini, kegiatan ini bukan rekayasa karena terlihat dari tempat acara tampak petani juga masih pada bekerja seperti yang terjadi di depan kita ini tolong wartawan diekspos.

Saya target kan untuk Provinsi Sumatera Utara 30.000 hektar yang akan tanami kedelai, kedelai tidak hanya ditanam di lahan sawah tapi bisa ditanam di lahan jagung, lahan Sawit yang masih kecil.

Yuris juga mengatakan jangan enggan untuk menanam kedelai di karenakan harga sekarang sudah bagus 11.500/Kg kalau lah Bapak/Ibu menjadikan untuk benih maka harga juga semangkin mahal ucapnya.
Kepada para petani bisa mendapatkan bantuan sebanyak 2 kali dalam 1 tahun dengan ketentuan 2 musim, Saya harap semua pelaksanaan nya agar tidak fiktif, apa bila bantuan yang di berikan di kerjakan fiktif maka Bapak/Ibu siap di peroses.

Turut hadir Kabag Logistik Kompol H Manurung, Kadis pertanian Hendrik Tarigan SPt MAP, Kadis Kominfo H Syahmadi SSos MSP, Kabag Prokopim Setda Langkat Mahardhika Sastra Nasution SSTP, Kabag Perekonomian Setda Langkat Nuryansyaha Putra MSi, Camat Hinai Bahrum SE, Prokopimca Hinai, dan Kelompok Tani (*)

Share :

Baca Juga

Nusantara

Diterbitkan Resmi DPO Hartoyo Alias Oyok, Pendana Kejahatan Keji Terhadap Wartawan

Nusantara

Kepala BPN Singkil Masih Tetap Arogansi Perihal Keterbukaan Dalam Pelayanan Sertifikat Masyarakat Serta Merasa Kebal Hukum Jika Lakukan Kesalahan

Nusantara

Bobby Nasution Segera Atasi Banjir Di Kawasan Jalan Asia, Sei Kera & Letda Sujono

Nusantara

Kepala BNN: Insan Pers Sebagai Akselerator P4GN di Sulbar

Nusantara

Ketua Buruh SBSI 92 Tegaskan Siap Menjadi Garda Terdepan Dari PT.Rajawali Parkindo Terkait Tindak Pidana Pengrusakan Aset Dilakukan PT.MPD

Nusantara

MRC Bersama BNPT dan Polsek Bojongsari Sawangan Depok Jalin Sinergitas Lintas Elemen Dalam Rangka Penanggulangan Terorisme

Nusantara

Plt Bupati Langkat Ikuti Rakor Perdana dengan Pj Gubernur Sumut

Nusantara

Kapolda Kalbar Pimpin Upacara HUT Ke 78 Korps Brimob Polri di Mako Satbrimobda Polda Kalbar