Home / Headline

Rabu, 2 November 2022 - 22:02 WIB

Tokoh Adat Lapago Surati Presiden Jokowi Minta Lenis Kogoya Dipilih Jadi Penjabat Gubernur Papua Pegunungan

Penulis: Marjuddin Nazwar

Jayawijaya, PERISTIWAINDONESIA.com |

Tokoh Adat wilayah Lapago menyurati Presiden Jokowi meminta Lenis Kogoya dipilih jadi Penjabat Gubernur Papua Pegunungan.

Hal ini disampaikan Koordinator Wilayah (Korwil) Lembaga Masyarakat Adat (LMA) wilayah Lapago Charlus Wandikbo, Rabu (2/11/2022) di Wamena.

“Kami Lembaga Masyarakat Adat Provinsi Papua Pegunungan kepada Bapak Presiden mengusulkan Dr Lenis Kogoya STh MHum untuk dipilih sebagai karteker Gubernur Provinsi Papua Pegunungan, karena penilaian kami selama ini kriteria yang layak untuk menjabat Gubernur Provinsi Papua Pegunungan hanya sosok Lenis Kogoya,” kata Charlus Wandikbo.

Menurutnya, berbagai pengalaman, karir dan gelar akademik yang dimiliki Dr Lenis Kogoya STh MHum dinilai sangat mumpuni untuk mengemban jabatan tersebut.

Adapun kriteria yang melekat pada sosok Lenis Kogoya adalah sebagai berikut:

1. Dr Lenis Kogoya MHum saat ini menjabat sebagai Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua.

2. Dr Lenis Kogoya MHum adalah Staf Khusus Presiden RI Periode 2015- 2019.

3. Dr Lenis Kogoya MHum adalah Tenaga Ahli Utama Presiden pada Kantor Staf Presiden (KSP) Periode 2019 s/d sekarang.

4. Dr Lenis Kogoya adalah Putra Asli Papua Pegunungan yang dikenal dan mengenal tanah kelahirannya.

Dijelaskannya, kunjungan kerja pertama Staf Khusus Presiden Lenis Kogoya ke Papua dimulai dari Wamena.

Lenis Kogoya, katanya, pertama-tama merangkul kalangan masyarakat adat dan turun langsung mengadakan pertemuan di Kantor LMA Kabupaten Jayawijaya pada tahun 2015 silam.

Pada saat itu, kata Charlus Wandikbo, Staf Khusus Presiden Lenis Kogoya bersama para Ketua Lembaga Masyarakat Adat se Provinsi Papua membuat program kerja berbasis kebutuhan masyarakat, yaitu berbagai usulan pembangunan, termasuk pemekaran Propinsi Papua Pegunungan.

“Dan kini terbentuklah Provinsi Papua Pegunungan membawahi 8 Kabupaten, 252 Distrik, 10 Kelurahan dan 2.617 Kampung,” terangnya.

Selain itu, tutur Charlus Wandikbo, atas kepiawaian Lenis Kogoya dan kedekatannya dengan Presiden Jokowi, maka pemerintah pusat menggelontorkan anggaran pelaksanaan pembangunan Jalan Trans Jayapura – Wamena, Jalan Wamena – Nduga, Jalan Yahukimo – Pegunungan Bintang, Jalan Kabupaten Tolikara – Kabupaten Puncak Jaya, Jalan Kabupaten Puncak Ilaga – Kabupaten Intan Jaya, Jalan Hamadi Holtekam dan sejumlah pembangunan infrastruktur lainnya.

“Bapak Lenis Kogoya juga sukses membawa pemerintah pusat untuk membangun Pasar bagi Mama-mama di Sentani Kabupaten Jayapura dan Pasar Mama-mama di kota Jayapura,” imbuhnya.

Yang paling fenomenal, kata Charlus Wandikbo, Lenis Kogoya dapat mendamaikan perang antar Suku, yaitu perang Suku Amume melawan Suku Dani di Timika, serta mendamaikan perang suku karena Politik antara pendukung Elvis Tabuni melawan Natalis Tabuni di Kabupaten Intan Jaya.

Masih kata Charlus Wandikbo, belum lama ini kegiatan Peringatan Hari Kesakitan Pancasila pada tanggal 1 Juni 2022, Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua dan Papua Barat di bawah Pimpinan Dr Lenis Kogoya STh MHum sukses melaksanakan “DEKLARASI DAMAI PAPUA” yang dipusatkan di lapangan Pendidikan Kabupaten Jayawijaya.

Dampak kegiatan Deklarasi Damai Papua tersebut, menurut Charlus Wandikbo, maka pro dan kontra yang sempat memanas terkait “Otsus & DOB menjadi aman, tenang dan Damai.

Oleh karena itu, ujar Korwil Lembaga Masyarakat Adat Provinsi Papua Pegunungan ini, sudah selayaknya Presiden RI Ir Jokowi untuk mengangkat Dr Lenis Kogoya sebagai karteker Gubernur Provinsi Papua Pegunungan.

“Jadi, hanya Dr Lenis Kogoya MHum sajalah sosok yang layak dan mampu membawa perubahan dan situasi damai di wilayah Provinsi Papua, khususnya di wilayah Provinsi Papua pegunungan,” tandasnya (*)

Share :

Baca Juga

Headline

LMA Apresiasi Kekompakan Tokoh Adat, Agama dan Pemerintah Selesaikan Konflik Perang Suku di Papua

Headline

Bantuan Hand Traktor di Simalungun Diduga Diperjualbelikan

Headline

Humas KPK Tantang Pelapor Segera Buatkan Pengaduan Dugaan KKN di Taput

Headline

Buruh Kritik Sejumlah Kebijakan Pemerintah yang Dinilai Tak Penuhi Rasa Keadilan

Headline

Terkait Bimtek Aparatur Desa ke Bali, Pemkab Nias Selatan Diduga Kangkangi Permendes Nomor 7/2021

Headline

Masih Ingat PT BMM Tambang Emas Ilegal Kini Pasilitas Mesin Tambangnya Ditahan Warga dan Gulung Tikar

Headline

Demo Tolak DOB Pegunungan Tengah Tidak Mewakili Masyarakat Asli Kabupaten Lanny Jaya

Headline

LSM Berkordinasi Minta KPK Ambil Alih Kasus Djoko Tjandra