• Sab. Feb 24th, 2024

Wah, Jalan Lapen Belum Berumur Tiga Bulan Sudah Mengelupas

Byabed nego panjaitan

Feb 23, 2021

Penulis: Suradi

LAMSEL, PERISTIWAINDONESIA.com |

Pembangunan infrastruktur jalan menjadi idaman masyarakat, tapi ruas jalan yang baru saja diaspal, Cuma berumur sekitar dua bulan sudah mengelupas dan rusak di beberapa titik.

Fakta ini terungkap sesuai temuan Awak Media, Selasa (23/02/2021).

Contohnya pekerjaan proyek lapen mulai dari jalan Prapatan Wonodadi sampai ke Dusun Kawat Ngangkang Desa Pardasuka Kecamatan Katibung kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Padahal, ruas jalan ini di kerjakan pada bulan Desember 2020 kemaren, namun baru di bulan Februari 2021 kondisinya sudah sangat memprihatinkan, bahkan terlihat di beberapa titik kondisinya rusak parah sehingga ketahanan aspal badan jalan ini diperkirakan tidak akan berlangsung lama.

Saat awak media mempertanyakan hal ini kepada masyarakat sekitar mengakui ruas jalan tersebut belum lama diaspal.

“Iya Mas, jalan ini baru dibangun bulan Desember 2020 yang lalu, tapi entah pengerjaannya sesuai RAB atau tidak kami pun bingung. Memang saya lihat tipis betul, tapi karena saya tidak tahu, ya saya beranggapan yang penting jalan di kampung saya ini di bangun dan bagus Mas. Tapi setelah sekarang terlihat ada yang bergelombang dan mengelupas di beberapa titik, ya kami masyarakat disini sangat kecewa mas,” ungkap salah satu masyarakat yang enggan di sebutkan namanya.

Disampaikannya, sebagai masyarakat Kampung, pihaknya tidak seberapa paham mengenai pembangunan infrastruktur jalan, apalagi soal anggaran dan masa perawatannya.

“Tetapi secara kasat mata kita lihat keadaaan ini, ruas jalan baru saja dibangun dan baru berumur kurang lebih dua bulan, namun kenyataannya sudah ada yang rusak,” timpalnya.

Ketika Awak Media mengkonfirmasi kondisi proyek ini kepada pemborongnya Rustam melalui sambungan telepon seluler mengakui masih ada masa perawatan.

“Iya Mas, jalan itu masih perawatan selama enam bulan dan pengerjaan kemaren anggarannya cuma Rp 500 juta lebih dan ketebalan 2 cm. Terkait perawatan kita tunggu dari dinas terkait,” ujar Rustam (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *