• Rab. Feb 28th, 2024

LSM BERKORDINASI Lampung Selatan Minta Aparat Keamanan Usut Tuntas Motif Pelaku Menusuk Ulama

Penulis : Suradi

Lampung, PERISTIWAINDONESIA.com |

Sungguh miris akhlak manusia pada akhir zaman ini, Ulama Besar Umat Islam Syekh Ali Jaber ditusuk seorang pemuda saat sedang mengisi tablig Falahudin, Minggu sore (13/09/2020) di Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, Propinsi Lampung.

Kepada kru peristiwaindonesia.com, saksi mata mengatakan, saat kejadian Syekh Ali Jaber sedang mengisi tauziah, tiba-tiba seorang pria mengenakan kaos berwarna biru dan celana hitam menghampiri Syekh Ali Jaber dan langsung menusuknya.

“Memang Syekh Ali Jaber sempat menghindar, namun bagian pundak beliau terluka tusukan pisau pelaku,” tutur saksi mata, Senin (14/9/2020).

Pelaku berhasil diamankan para jamaah, sementara Syekh Ali Jaber langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan. Saat ditanyai warga, pemuda tersebut mengaku bernama Albert dan langsung menyerahkan pelaku ke pihak yang berwajib.

Di kesempatan itu, Humas DPD LSM Berkordinasi Kabupaten Lampung Selatan Ahmad Widodo meminta aparat keamanan segera mengungkap motif pelaku menusuk Syekh Ali Jaber.

“Saya berharap dan yakin Polda Lampung bisa mengusut tuntas kasus yang dialami Syekh Ali Jaber. Dan kami dari DPD LSM BERKORDINASI meminta aparat Kepolisian segera mengusut kasus ini sampai tuntas. Ungkap motif pelaku menusuk ulama,” pinta Widodo.

Ahmad Widodo juga menghimbau umat Muslim bersabar dalam menghadapi musibah ini.

“Saat ini kita umat Islam harus sabar, kita serahkan dulu kepada pak Polisi untuk mengungkap kasus ini dengan terang benderang,” imbuhnya.

Widodo berharap supaya semua pihak bisa terus menjaga kerukunan antar umat beragama dan menjaga ketertiban dan ketenteraman bersama.

“Kita semua wajib terus menjaga kekondusifan dan kerukunan antar umat beragama. Jangan sampai hal ini dimanfaatkan untuk hal yang tidak kita inginkan. Dan saya mengecap perilaku busuk pelaku yang menusuk seorang Ulama, ini sangat menyakitkan umat, tapi sekali lagi kita harus sabar. Kita percayakan kepada aparat penegak hukum,” pungkasnya (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *