• Home
  • Redaksi
  • Info Iklan
Sabtu, Agustus 22, 2026
  • Login
peristiwaindonesia.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nusantara
  • Investigasi
  • Selebritis
  • Sportaiment
  • Kesehatan
  • Suara Buruh
  • Daerah
  • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Nusantara
  • Investigasi
  • Selebritis
  • Sportaiment
  • Kesehatan
  • Suara Buruh
  • Daerah
  • Pariwisata
No Result
View All Result
peristiwaindonesia.com
No Result
View All Result
Home Headline

Peran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sebagai Perekat dan Pemersatu Bangsa Indonesia

MTPM 01 by MTPM 01
17 September 2023
in Headline, Nusantara
0
Peran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sebagai Perekat dan Pemersatu Bangsa Indonesia
0
SHARES
36
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – PERISTIWAINDONESIA.Com

Disampaikan Widyaiswara Dr. Ade Suhendar S.T., M.AP., M.P dengan materi pembelajaran Agenda I Kepeminpinan Pancasila dan Bela Negara yang sedang dipelajari pada pelatihan Kepeminpinan pengawas Angkatan VI di Puslatbang PKASN LAN.

Di lingkungan Kementrian Hukum dan Ham, sejumlah pejabat pengawas dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan mengikuti pelatihan Kepemimpinan VI tahun 2023, bertempat di jalan Jatinagor yang diselenggarakan pada hari, Jum’at (15/9/2023).

Kegiatan Pelatihan Kepemimipinan Pengawas ini terdiri dari beberapa tahapan pembelajaran mandiri (self learding), adapun tahap E-Learding (Synchronous) yaitu tahap membangun komitmen bersama, klasikal tahap I (pertama) adalah Aktualisasi Kepemimpinan dan klasikal tahap II (kedua), kegiatan ini membentuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mampu mengikuti perubahan dalam melakukan pelayan kepada masyarakat.

Dalam paparannya Ade Suhendar menjelaskan bahwa Indonesia negara yang dikenal dengan keaneka ragaman Budaya, Suku, dan Agama, hal ini tentu memiliki tantanga yang unik dalam mempertahankan Persatuan dan Kesatuan di tengah-tengah keragaman yang luar bisa.

Ditegaskannya oleh sebab itu Pancasila dibentuk dalam rangka mempersatukan keragaman yang ada pada rakyat Indonesia, yang mana di dalam Pancasila mengandung nilai-nilai dasar yang diakui oleh seluruh masyarakat Indonesia antara lain, ke-Tuhanan, Kebinekaan, Persatuan, Kedaulatan Rakyat dan Kesejahteraan Sosial.”cetusnya.

Diingatkannya, dalam rapat Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPK), menetapkan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai wujud Ideologi Panccasila (Jiwa dan Falsafah), sehingga menjadi Hukum Dasar yang tertulis atau Konstitusi Negara.

Katanya lagi, sehingga lembaga Pemasyarakatan salah satu Lembaga Pemerintah yang memiliki peran sentral dalam menjaga stabilitas sosial, serta memperkuat Kohesi antar warga Negara, yang mana warga Negara yang ada di dalam Lapas adalah warga Negara yang menjalani pidana (Narapidana) seraya mendapatkan pembinaan.

Dia juga mengakui bahwa meskipun seringkali diidentifikasi sebagai tempat berkumpulnya para Narapidana, tentu peran Lapas yang sebenarnya jauh lebih besar dan mendalam yang mencakup berbagai aspek dalam upaya menjaga Kesatuan bangsa.”ujarnya.

Juga diberitahukannya bahwa berdasarkan Undang-Undang nomor 22 tahun 2022, tentang Pemasayarakatan menyebutkan bahwa hakikat perlakuan Tersangka, Terdakwa dan Terpidana yang dirampas kemerdekaannya harus didasarkan pada prinsip perlindungan Hukum dan Penghormatan Hak Asasi Manusia, yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

Kata Ade, perlu untuk diketahui dan dipahami bahwa aspek-aspek yang mencakup peran Lapas sebagai menjaga Kesatuan Bangsa (Perekat dan Pemersatu) antara lain ;

A.Pembinaan Karakter dan Keterampilan
Hal ini merupakan salah satu peran utama Lapas untuk membina Narapidana agar dapat kembali menjadi anggota masyarakat yang Produktif dan Bertanggung jawab.

Tentu harus melibatkan beragam program Rehabilitasi, yang dirancang untuk meningkatkan karakter dan keterampilan mereka.

Narapidana diberikan akses ke pendidikan, pelatihan kerja, serta layanan konseling, tujuannya adalah untuk mempersiapkan mereka agar dapat berkontribusi positif saat kembali ke masyarakat. Dengan memberikan narapidana kesempatan untuk belajar dan tumbuh, Lapas membantu menciptakan individu yang lebih baik dan membangun fondasi yang kuat untuk persatuan.

B. Dialog Antar-Budaya, Lapas merupakan tempat di mana individu dari berbagai latar belakang budaya, etnis, dan agama berkumpul, hal ini menciptakan peluang yang unik untuk interaksi antara mereka. Sehingga Narapidana belajar untuk hidup bersama dalam lingkungan yang heterogen, yang mencerminkan keragaman Indonesia yang sejati.

Selama masa penahanan mereka. Tentu mereka terlibat dalam dialog, berbagi pengalaman, dan sering kali memahami dan menghormati nilai-nilai budaya dan agama yang berbeda, inilah yang membantu memperkuat toleransi dan pengertian antarwarga negara, yang merupakan dasar penting bagi persatuan bangsa.

C. Promosi Keadilan Sosial pentingnya keadilan sosial tidak bisa diabaikan dalam upaya mempersatukan bangsa, Lapas adalah simbol dari sistem hukum yang adil di mana semua orang, tanpa memandang status sosial atau ekonomi, tunduk pada hukum yang sama. Narapidana dalam menghadapi konsekuensi perbuatan mereka, dihukum sesuai dengan Undang-Undang. Pesan tentang keadilan ini membantu memperkuat persepsi bahwa setiap warga negara, terlepas dari latar belakangnya, harus tunduk pada norma dan hukum yang sama.

D. Keterlibatan Masyarakat Lapas tidak hanya tanggung jawab pemerintah atau narapidana saja. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam membangun hubungan yang lebih baik antara narapidana dan masyarakat. Program sukarelawan yang melibatkan masyarakat lokal, organisasi non-pemerintah, dan lembaga swadaya masyarakat dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih Inklusif dan mendukung. Dengan keterlibatan aktif dari masyarakat, kita dapat memastikan bahwa narapidana yang akan kembali ke masyarakat mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan untuk sukses.

E. Kesempatan untuk Memperbaiki Diri, bagi narapidana yang memiliki tekad untuk memperbaiki diri, Lapas adalah tempat di mana mereka dapat melakukan refleksi mendalam tentang kesalahan masa lalu dan merencanakan masa depan yang lebih baik. Dengan dukungan dari program-program rehabilitasi, narapidana dapat membangun kembali kepercayaan diri, keterampilan, dan kemandirian yang hilang. Kesempatan ini untuk perbaikan diri juga merupakan kontribusi positif terhadap stabilitas sosial dan persatuan bangsa.

F. Mendorong Transformasi Sistem Peradilan Pidana Selain itu, Lapas juga berperan dalam mendorong transformasi sistem peradilan pidana. Dengan memberikan penekanan pada pembinaan dan rehabilitasi, Lapas berkontribusi pada pergeseran paradigma dari hukuman semata menjadi pendekatan yang lebih berorientasi pada pemulihan. Hal ini sejalan dengan upaya untuk menciptakan sistem hukum yang lebih adil dan berkelanjutan.
Saat menyimpulkan paparannya, Ade Suhendar menyimpulkan, bahwa secara keseluruhan, Lembaga Pemasyarakatan memiliki peran yang sangat penting sebagai perekat dan pemersatu bangsa Indonesia.

Melalui program rehabilitasi, promosi dialog antar-budaya, penegakan keadilan sosial, keterlibatan masyarakat, dan kesempatan untuk memperbaiki diri, Lapas membantu menciptakan masyarakat yang lebih bersatu, beragam, dan adil.

“Dalam upaya membangun Indonesia yang lebih kuat, peran Lapas tidak dapat diabaikan, karena ia membantu menjaga persatuan dan kesatuan dalam keragaman yang begitu kaya.”pungkasnya. (Red)

Cc.Sudirman Halawa

Tags: Presiden RI
Previous Post

Besi Tua Barang Sitaan Dirtipidum Bareskrim Mabes Polri di Bekasi Diduga Ada Yang Curi.

Next Post

Ribuan Liter BBM Solar Tanpa Dokumen di Tahan di Pos Satpam PT. SHP Serawi

MTPM 01

MTPM 01

RelatedPosts

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal
Headline

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!
Kesehatan

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia
Headline

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata
Headline

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026
Anggaran Kelurahan Muara Ampolu Diduga Disalahgunakan, Masyarakat Minta Lurah Dievaluasi
Headline

Anggaran Kelurahan Muara Ampolu Diduga Disalahgunakan, Masyarakat Minta Lurah Dievaluasi

14 Juli 2026
Dugaan Prostitusi Terselubung Sentra Eropa Kotwis: Praktik “Koordinasi” Mencuat, Kinerja Satpol PP Bogor Dipertanyakan
Headline

Dugaan Prostitusi Terselubung Sentra Eropa Kotwis: Praktik “Koordinasi” Mencuat, Kinerja Satpol PP Bogor Dipertanyakan

14 Juli 2026
Next Post
Ribuan Liter BBM Solar Tanpa Dokumen di Tahan di Pos Satpam PT. SHP Serawi

Ribuan Liter BBM Solar Tanpa Dokumen di Tahan di Pos Satpam PT. SHP Serawi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sejarah Lahirnya Tahlilan Dalam Upacara Kematian, Khususnya Di Tanah Jawa, Indonesia

Sejarah Lahirnya Tahlilan Dalam Upacara Kematian, Khususnya Di Tanah Jawa, Indonesia

23 Februari 2021
SBSI 1992 Minta Jokowi Berikan Pekerjaan Pengganti 514 Korda dan 7.230 Pendamping BSP Kemensos yang Kehilangan Pekerjaan

SBSI 1992 Minta Jokowi Berikan Pekerjaan Pengganti 514 Korda dan 7.230 Pendamping BSP Kemensos yang Kehilangan Pekerjaan

7 Januari 2022
Ditjen PFM Dihapus, Komisi VIII Berjanji Akan Tindaklanjuti Aspirasi Korda dan Pendamping Kecamatan

Ditjen PFM Dihapus, Komisi VIII Berjanji Akan Tindaklanjuti Aspirasi Korda dan Pendamping Kecamatan

18 Januari 2022
RUU Pertanahan Yang Baru, Hak Milik Dicabut Jika Tanah Tak Dipakai

RUU Pertanahan Yang Baru, Hak Milik Dicabut Jika Tanah Tak Dipakai

7 Agustus 2020
Atasi Krisis Air Bersih, Tapanuli Utara Butuh Dana Rp 60 Miliar

Atasi Krisis Air Bersih, Tapanuli Utara Butuh Dana Rp 60 Miliar

0
Mikie Funland Beroperasi Kembali Dengan Protokol New Normal

Mikie Funland Beroperasi Kembali Dengan Protokol New Normal

0
Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang juga Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menjawab pertanyaan saat wawancara di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (18/6/2020)

Yurianto yang Dijuluki “Pembawa Berita Kematian” karena Sampaikan Data Covid-19

0
Konimex Dukung Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Pandemi & New Normal

Konimex Dukung Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Pandemi & New Normal

0
Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026

Recent News

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

Seret Oknum ke Propam hingga Puspom TNI, Pelapor Siap Bongkar Praktik Culas ‘Uang Jalan’ BBM Ilegal

19 Juli 2026
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Jumpa Pers Guna Paparan Hasil Operasi Berantas Jaya Telah Ungkap 77 Kasus.!!

22 Agustus 2026
Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

Ketum SOKSI: Momentum Presiden Prabowo Memimpin Reformasi Nasional untuk Mengakhiri Paradoks Indonesia

17 Juli 2026
Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

Bisnis Berkedok ‘Home SPA’ Berjamur di Sentra Kota Wisata

22 Agustus 2026
peristiwaindonesia.com

Penerbit :
PT Rajawali Sukmajaya Pers
SK MENKUMHAM Nomor: AHU-41733.40.10.2014
SIUP Nomor: 2472/2306/1.1/0904/08/2017

Follow Us

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

©2008 www.peristiwaindonesia.com "Mandiri Terpercaya dan Profesional"

No Result
View All Result

©2008 www.peristiwaindonesia.com "Mandiri Terpercaya dan Profesional"

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In