• Rab. Feb 28th, 2024

Pulihkan Psikis Korban Gempa, Polda Sulbar dan SSDM Polri Gelar Trauma Healing di Tenda Pengungsian

Penulis: Kiyosi Bombang

Mamuju, PERISTIWAINDONESIA.com |

Gempa bumi yang menimpa kabupaten Mamuju dan Majene, provinsi Sulawesi Barat meninggalkan luka mendalam, trauma, depresi, perasaan tertekan dan rasa was-was yang mengahantui, apalagi kepada mereka yang masih anak-anak, hak Ini karena mereka belum mampu mengontrol emosi sepenuhnya.

Untuk memulihkan kondisi psikis masyarakat yang trauma akibat gempa itu, Biro SDM Polda Sulbar berkolaborasi dengan Biro psikologi SSDM Polri dan Biro SDM Polda Sulsel menggelar trauma healing di tenda-tenda pengungsian di areal Polda Sulbar dan Stadion Manakarra Mamuju, Rabu,(27/01/2021).

Terlihat Para Polwan berbincang bincang, bernyanyi hingga bermain dengan anak-anak di tenda pengungsian.

Kabid Humas Polda Sulbar Kombes Pol Syamsu Ridwan menjelaskan bahwa Trauma healing sangat dibutuhkan oleh anak yang menjadi korban gempa bumi. Tindakan ini dilakukan sebagai upaya untuk menyelamatkan masa depan si Kecil agar kembali tertata dengan baik dan berlangsung sesuai dengan apa yang diharapkan.

Diharapkannya agar para orang tua dapat menjadi konselor trauma healing kepada anaknya dengan tetap bersikap tenang dan meluangkan waktu untuk bermain.

“Trauma healing ini sangat dibutuhkan oleh para korban, utamanya bagi anak-anak agar rasa trauma dalam diri mereka bisa hilang dan tidak terbawa hingga mereka tumbuh dewasa nantinya,” Jelas Kabid Humas.

Menurutnya, Trauma healing ini akan terus berlangsung beberapa hari ke depan hingga rasa trauma yang menyerang psikologi para korban dapat berkurang,” tutup Kombes Pol Syamsu Ridwan (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *