Home / Hukum

Sabtu, 15 April 2023 - 04:32 WIB

Terkait Pemberitaan Dugaan Kendaraan Modifikasi Antri di SPBU Kel.Ceger Menuai Tanggapan Tentang Pencatutan Nama Opan Ketua PWJI

Penulis : Marjuddin Nazwar

JAKARTA – PERISTIWAINDONESIA.COM

Seperti dalam pemberitaan sebelumnya terkait adanya dugaan kecurangan pada pengelolaan SPBU yang bertempat di kelurahan ceger kecamatan cipayung, akhirnya menuai tanggapan keras dari salah seorang yang dicatut namanya atau disebut-sebut oleh sopir kendaraan box engkel juga Hariyanto sebagai kordinator lapangan sesuai pemberitaan sebelumnya.
Dikatakan Opan Ketua FWJI saat dikonfirmasi via seluler oleh awak media,

“telat ente konfirmasi sekarang, berita sudah naik. Sambungnya saya tidak dapat apapun dan dia mencatut nama saya benar, karna saya pangil mereka tu semua? jadi ente sudah pada menaikkan pemberitaan yang jelas jelas notabene saya di awal tidak ada di konfirmasi sama siapa pun, dengan sopirnya saya pun gak kenal dengan herianto pun saya tidak kenal.”

Selanjutnya ketika ditanya oleh awak media “Jadi kapasitas bang opan memang tidak ada disitu ya” dijawab “La engak ada sama sekali, kok tiba tiba saya dibilang kordinator dapat kordinasian la lucu gitu, mangkanya saya bilang apa lagi ada mengatasnamakan ada saya ketua umum FWJI ini se Indonesia pada marah, mangkanya tadi saya bantah, nih kalo. Saya kan abis pres com juga tadi” selanjutnya dirinya meminta awak media untuk menelpon bang bule atau pengurusnya karna sedang ada rapat, sambil menanya apa punya nomor HP bang bule ya udah saya kasih ya.

Seperti Diberitakan Kemarin :

Terlihat banyak aktivitas pelaku pembelian BBM bersubsidi menggunakan mobil Box Engkel dugaan kuat 8 kendaraan modifikasi ber kapasitas ribuan liter, mobil mobil tersebut bergantian masuk di SPBU 34. 138. 03 dalam waktu kurang dari satu jam Bahkan, di SPBU itu, berjejer kendaraan-kendaraan lainnya yang menunggu giliran pengisian BBM bersubsidi oleh operator. Pada Kamis, (13/4/2023).

Saat di konfirmasi kepada sopir kendaraan box engkel dirinya pemilik usaha diduga ilegal dan mencatut salah satu nama ketua forum di Jakarta, “Pemilik bos Wisnu (red) dan si bos sudah berkoordinasi dengan Opan dari FWJI,”Kata Sopir yang enggan menyebutkan namanya.

Hal tersebut di benarkan oleh Koordinator lapangan, sebut saja Hariyanto, “iya bang si bos sudah berkoordinasi dengan Opan ketua dari media,”tegasnya Hariyanto Klapa dua

Lanjutnya, Hariyanto Kembali memaparkan bila mana ada awak media kata Hary untuk segera menghubungi Opan selaku pihak yang mengkoordinir,”Jelasnya Hari

Kendati demikian, Aksi Penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bukan hanya terjadi akibat adanya mafia atau pengepul, akan tetapi keterlibatan pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) juga patut dipertanyakan.

Seperti yang terjadi di salah satu SPBU 34. 138. 03 di Ceger Cipayung Jakarta timur. Di lokasi tersebut, Menurut salah satu warga sekitar inisial MD. Akhir-akhir ini di SPBU 34. 138. 03 sering mengantri Mulai dari sore hari hingga malam ,”kata MD

“Yang saya liat sih mobil nya itu itu terus cuma saya gak tau kalo mereka beli BBM itu untuk di timbun”,tambah MD

Bahkan SPBU Ceger terkesan memandang sebelah mata atas atensi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang akan menindak tegas bagi pelaku dan pengusaha SPBU yang kedapatan menyalurkan minyak dan menyalahgunakan BBM Subsidi.

Marjuddin Nazwar selaku Kornas DPP LSM berkoordinasi saat dimintai tanggapan terkait fenomena di SPBU 34. 138. 03 di Ceger Cipayung Jakarta timur yang diduga kangkangi UU Migas dan MyPertamina, dalam waktu dekat akan membawa hal ini ke Subdit Sundaling Reskrimsus Dirdit Direktorat Reserse Khusus Polda Metro Jaya terkait tentang fenomena itu, dikatakannya dirinya akan melaporkan dan mengadukan agar ada penertiban atau penindakan atas adanya fenomena tersebut,”Ungkapnya Kornas DPP LSM berkoordinasi itu (13/04).

Hal tersebut di ungkapkan kepala migas profinsi, Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan bahwa pihaknya terus berkomitmen untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi dapat tepat sasaran sesuai dengan alokasi dan regulasi yang berlaku.

Selain itu, setiap SPBU sudah memakai aplikasi MyPertamina. MyPertamina adalah aplikasi layanan keuangan digital dari Pertamina dan anggota Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terintegrasi dengan aplikasi LinkAja. Aplikasi ini digunakan untuk pembayaran bahan bakar minyak secara non-tunai di stasiun pengisian bahan bakar umum SPBU Pertamina. Jadi disini sudah jelas pendistribusiannya namun peraturan tersebut tidak di indahkan oleh SPBU 34. 138. 03.

Selanjutnya saat di konfirmasi petugas SPBU di lokasi hanya mengatakan, “saya hanya sebagai pengawas,”ucapnya Ozi
Dalam hal itu, Jelas melanggar per Undang-Undang hingga berita ini ditayangkan berharap pihak terkait memberikan sanksi.(TIM/RED)

Share :

Baca Juga

Hukum

Kejari Simeulue Usut Dugaan Kelebihan Bayar SPPD Mantan Anggota DPRK

Hukum

Tak Terima Jadi Tersangka, Bupati Sidoarjo Gugat KPK ke PN Jakarta Selatan.

Hukum

Kejagung Resmi Tahan Tersangka dalam Perkara PT Waskita Karya

Hukum

Markas Komando Polres Mamuju Tengah Pindah ke Jalan H Aras Tammauni Benteng Tobadak

Hukum

*Di temukan Tumpukan Kayu Ulin di Tepi Jalan SBK kilometer 34 jalan arah ke Kalteng Kabupaten Melawi

Hukum

Negara Dirugikan 8 Miliar, Polda Jabar dan Polres Subang Bongkar Penyelundupan Gas LPG

Hukum

Tanah Almarhum Baharudin Lopa di Pontianak Ikut Disantap “Mafia Tanah”

Hukum

Segala Bentuk Judi di Berastagi dan Kabanjahe Ditutup, Tapi di Desa Guru Singa Tetap Beroperasi