• Sel. Apr 23rd, 2024

*Warga Desa Randau Jungkal kecamatan Sandai kabupaten Ketapang Menyesalkan Tindakan Kades Terkait Sarang Burung Walet Tanpa IMB*

BySahiluddin Lumban gaol

Mar 11, 2024

Penulis, Hadi Mulyani

Ketapang, Kalimantan barat, Peristiwaindonesia.com ~ Kades Randau Jungkal kembali menjadi sorotan publik setelah salah satu warganya menuding bahwa bangunan sarang burung walet milik Kades tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Warga yang enggan disebutkan namanya ini menyatakan bahwa sikap Kades tidak mencerminkan seorang pemimpin yang bertanggung jawab.

Permasalahan ini bermula ketika kades Desa Randau jungkal kecamatan Sandai kabupaten Ketapang memprotes atau menuding warga membangun sarang burung walet tanpa memiliki IMB.

Warga pun merasa kecewa Mereka juga mempertanyakan apakah Kades sendiri memiliki IMB untuk sarang burung walet yang dibangunnya.

“Bukankah sikap Kades yang menuding sarang burung walet milik Ayak tidak memiliki IMB juga mencerminkan bahwa dia sendiri tidak memiliki IMB untuk bangunan tersebut?” ujar salah satu warga, dengan rasa malu.

Kepala Desa Randau Jungkal seharusnya menjadi teladan bagi warganya, bukan malah menimbulkan polemik dan kekacauan di tengah masyarakat. Seorang pemimpin harus memegang teguh aturan dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai keadilan dan kebenaran.

Namun, tindakan Kades yang diduga tidak memiliki IMB untuk bangunannya sendiri, tentunya menimbulkan keraguan akan integritas dan kemampuannya sebagai pemimpin.

Warga desa pun berharap agar Pemerintah Kabupaten setempat dapat segera menindaklanjuti permasalahan ini dan memastikan bahwa seluruh bangunan yang ada di desa Randau Jungkal telah memiliki IMB yang sah.

Hal ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang kondusif dan harmonis antara warga dan pemerintah desa.

Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi para pemimpin di semua tingkatan untuk selalu bertindak sesuai dengan prinsip-prinsip kepemimpinan yang baik dan benar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *