• Sab. Feb 24th, 2024

Paslon Amerta Bertarung Untuk Perubahan Kota Denpasar

Byabed nego panjaitan

Sep 6, 2020

Penulis : Eka Budiyasa

Denpasar, PERISTIWAINDONESIA.com |

Situasi politik di Kota Denpasar Propinsi Bali mulai menggeliat, setelah dimulainya pendaftaran Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota yang diusung masing-masing Partai Politik.

Calon Walikota Denpasar I Gst Ngurah Jaya Negara yang berpasangan dengan Calon Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa secara resmi mendaftar di KPU Kota Denpasar, Jumat (4/9/2020), disusul pasangan Gede Ngurah Ambara Putra dan Made Bagus Kertha Negara, Minggu (6/9/2020) diantarkan oleh rombongan dari Partai pengusung menuju Kantor KPU Kota Denpasar di kawasan Niti Mandala Renon Denpasar.

Ditemui setelah kembali dari kantor KPU, Anak Agung Ngurah Gede Widiada Pengelingsir Puri Peguyangan Denpasar yang menjabat sebagai Ketua Fraksi DPRD Kota Denpasar dan Pengarah Internal Tim Pemenangan Partai Nasdem Kota Denpasar kepada Awak Media menyebutkan, saat ini posisi kontestan tinggal 2 (dua) saja, sehingga peluang Paslon 50%:50%. Oleh karena itu, ke depan dituntut adu strategi untuk menaikkan persentase masing-masing Paslon.

“Figur kami memiliki kreatifitas dan inovasi dalam menterjemahkan ide dan gagasannya guna memajukan Kota Denpasar. Apalagi didukung oleh semangat juang partai koalisi dan berbagai elemen masyarakat Denpasar, maka kami yakin pasangan Amerta (Ambara-Kertha Negara) akan memenangkan kontestasi ini,” kata Anak Agung Ngurah Gede Widiada, Minggu (6/9/2020) di Denpasar.

Dikatakannya, kepercayaan diri ini sangat beralasan karena pemilih di Denpasar sudah cerdas sehingga dapat memilih figur yang memiliki kecerdasan ide, gagasan, kreatifitas tinggi, jujur dan didukung kesantunan cara bersosialisasi dalam menjaga kondusifitas Kota Denpasar.

“Kami sangat menghindari cara pendekatan yang kurang cerdas dan kurang mendidik. Apalagi sampai melupakan akar persaudaraan. Pilihan boleh berbeda namun setelah ditentukan pemenangnya, maka persatuanlah yang menjadi modal kemajuan Kota Denpasar tercinta dan Paslon Amerta siap bertarung untuk menang dan melakukan Perubahan Kota Denpasar,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Ketua DPD Partai Nasdem Kota Denpasar I Dewa Nyoman Budiasa yang juga mencalon sebagai Wakil Bupati Tabanan mendampingi Anak Agung Ngurah Panji Astika pada Pilkada di Kabupaten Tabanan mengaku optimis dapat memenangkan Paslon Amerta di Kota Denpasar.

I Dewa Nyoman Budiasa malah menargetkan kemenangan 60%. Terlebih melihat soliditas dan masifnya pergerakan Paslon Walikota dan Wakil Walikota yang diusung Partai Nasdem Kota Denpasar itu.

“Kami memiliki keyakinan akan memenangkan pertarungan di Kota “Catur Muka” Kota Denpasar ini. Pasangan calon yang kami usung memiliki modal politik cukup memadai baik di kalangan pemilih milenial maupun di kalangan orang tua,” terangnya.

Bagus Kerta Negara adalah Pengurus di Desa Adat sehingga memiliki kemampuan berkomunikasi untuk meyakinkan pemilih non millenial dengan gagasan memperkuat Budaya serta Desa Adat yang ada di Denpasar. Sedangkan Gede Ngurah Ambara Putra sudah teruji mengakomodir suara millenial di Kota Denpasar.

Sementara Gede Ngurah Ambara Putra Paslon Walikota Denpasar mengaku ikut mencalon sebagai pelayan di Kota Denpasar karena tujuan ingin melanjutkan Pembangunan yang sudah dilaksanakan oleh Rai Mantra dan memperbaharuinya sesuai kekinian yang berorientasi pada transparansi pengelolaan anggaran, sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kota Denpasar termasuk semeton “tamiu” dari seluruh Bali yang tinggal dan berdomisili di Kota Denpasar.

“Kami akan melanjutkan program-program strategis Pak Rai Mantra dengan mengembangkannya sesuai kekinian berbasis transparansi dan pengelolaan asset dan keuangan daerah yang akuntabel. Sebab dengan meneruskan program-program bapak Rai Mantra, maka masyarakat Kota Denpasar semeton Rai Mantra semakin bangga dengan perkembangan Kota Denpasar dan akan tetap pada barisan terdepan memajukan Kota Denpasar tercinta,” tuturnya dengan santun.

Hasil pantauan Awak Media, di seputaran Kota Denpasar tidak ditemukan poster atau baliho yang mencolok mempromosikan para Kandidat, sepertinya para kandidat betul-betul beradu gagasan dan strategi pemenangan dengan senyap serta menjunjung politik cerdas dalam meraih simpati masyarakat Kota Denpasar (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *