• Sab. Feb 24th, 2024

Petugas Parking Attendant Angkasa Pura Supports Tagih Belasan Juta Biaya Parkir Kendaraan Rombongan Balon Walikota Ternate

Byabed nego panjaitan

Sep 9, 2020

Penulis : Muh Saifullah

Ternate, PERISTIWAINDONESIA.com |

Ketika menjemput Bakal Calon (Balon) Walikota Ternate Muhamad Hasan Bay (MHB), Senin (31/8/2020) di Bandara Sultan Babullah Ternate, relawan MHB diduga menyisakan utang mencapai belasan juta rupiah.

Hal ini sesuai pengakuan Petugas Parking Attendant Angkasa Pura Supports, Muhammad Ikbal baru-baru ini di Ternate.

Menurut Ikbal, saat itu ia bertugas di pos area masuk Bandara. Rombongan relawan MHB memasuki Bandara dalam rangka menjemput MHB yang baru saja tiba di Bandara Sultan Babullah sekira pukul 13.00 WIT.

Iring-iringan rombongan MHB ini diketahui mengendarai sepeda motor berkisar 70-100 unit bersama 6 unit kendaraan roda empat lainnya.

Setelah penjemputan selesai massa relawan ini kemudian keluar mengikuti rombongan Pangdam XVI/Pattimura tanpa membayar biaya masuk kendaraan mereka ke Petugas Bandara.

“Hari itu (Senin) ada dua Tamu, selain kedatangan MHB ada juga rombongan Pangdam. Nah relawan MHB ini mengekor pada rombongan Pangdam saat keluar Bandara,” ungkap Ikbal.

Ikbal mengaku hingga saat ini ia telah berupaya menghubungi TIM MHB sekaligus pengurus Partai pengusung supaya menyelesaikan tunggakan tersebut, namun tidak pernah di respon.

Sebagai karyawan biasa, kata Ikbal tentu ia sangat terbeban dengan utang belasan juta rupiah yang ditimpakan Perusahan kepadanya.

“Kalau mereka tidak membayarnya, maka otomatis gaji sayalah yang akan dipotong oleh perusahaan sampai selesai,” ujarnya memelas.

Dikatakannya, sistem portal masuk yang ada di Bandara Sultan Babullah sendiri terkontrol secara langsung dengan jaringan kantor pusat.

Artinya, setiap kendaraan yang keluar jika tidak melakukan pembayaran, maka sistem secara otomatis membacanya.

“Apalagi unit kendaraan yang masuk dan parkir di dalam area bandara, yaitu rombongan relawan MHB ini ketika masuk Bandara satu persatu mengambil karcis di portal pintu masuk. Akan tetapi, pada saat keluar (pulang) mereka tidak membayar. Sementara di sistem kami hitungannya terus berjalan, dari hari ke hari,” terang Ikbal.

Ikbal berharap dirinya tidak menjadi korban euforia sesaat dan relawan MHB dapat menyelesaikan tunggakan ini.

“Saya hanyalah karyawan biasa. Jangan karena ulah mereka (relawan MHB), lantas saya menjadi korbannya. Apabila masalah ini tidak tuntas juga, maka saya akan menyerahkannya kepada pihak berwajib (Kepolisian). Hanya itu yang bisa saya lakukan,” tandasnya.

Inilah hitungan kerugian Ikbal akibat rombongan Bakal Calon Walikota Ternate MHB : Karcis masuk Bandara Sultan Babullah untuk satu unit sepeda motor Rp3.000 per satu kali masuk per jam. Kelipatan per jam Rp1.000 x 23 jam kemudian dikalikan dengan jumlah motor.

Sementara untuk kendaraan roda empat sekali masuk di bandrol Rp6.000 per jam dan kelipatan per jam dihitung Rp3.000 di kali jumlah hari. Hingga hari ini kerugian tersebut ditaksir telah mencapai belasan juta rupiah.

Sementara itu, pengurus Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 Abednego Panjaitan, Rabu (9/9/2020) di Jakarta meminta Balon Walikota MHB merespon tuntutan karyawan Parking Attendant Angkasa Pura Supports Ternate ini.

Dikatakan Abednego, Serikatnya sangat prihatin atas nasib yang menimpa karyawan Muhammad Ikbal. Karena itu, Serikat Buruh berharap MHB menaruh belas kasihan dan turun tangan untuk menagih biaya parkir dari rombongannya tersebut

Sementara itu, salah satu Partai pengusung Paslon MHB – GAS, yaitu DPD Partai Golkar Kota Ternate melalui Sekertaris M Saiful saat dikonfirmasi mengaku pihaknya bakal segera berkoordinasi dengan Kandidat MHB untuk membicarakan hal ini (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *